Husband My Love

Husband My Love
Hanya Manusia Biasa


__ADS_3

Setelah pergantian pekerja,sore ini Nicholas langsung tancap gas pulang ke rumah.Kelelahan nampak jelas menghiasi wajahnya setelah bekerja seharian.



Iya langsung menuju kamar begitu tiba di rumah.Tak ada lagi bunga untuk Emely seperti tempo hari,bukan karena marah,tapi takut menyinggung perasaan Emely.



Setelah mengetuk pintu, Nicholas langsung masuk kamar.Nampak Emely yg sedang duduk di depan meja rias tersenyum manis padanya.



Nicholas terkesiap dengan pemandangan yang ada di depan matanya saat ini, seorang wanita yg sangat cantik,kulit mulus sedang mengenakan gaun tidur yg minim.



Nicholas menelan salivanya menahan gejolak dalam hati dan pikirannya.Buru-buru iya mengalihkan pandangannya.Bagaimana pun iya adalah pria normal.



Tanpa membalas senyuman Emely ,Nicholas masuk dan meraih handuk . Dalam sekejap iya kini telah berada di kamar mandi.Nicholad bersandar didinding kamar mandi,iya mencoba mengatur kembali nafasnya.



Sementara Emely merasa heran dengan perubahan sikap Nicholas yg tak biasanya mengacuhkannya,ini tanpa sepatah kata langsung ngacir ke kamar mandi.



Nicholas berendam di bathtub untuk merilexkan pikirkan. dan tubuhnya.Lama iya membenamkan diri di bathtub tersebut.



Setelah merasa siap dan agak kedinginan, Nicholas kini kembali ke kamar.Tanpa menoleh ke arah Emely, Nicholas masuk ke kamar ganti.Emely yg bingung dengan sikap Nicholas hanya angkat bahu.



Setelah berdandan,kini Emely duduk selonjoran di sofa tempat biasanya Nicholas tidur.Iya sedang membaca majalah favoritnya.



Tampak pahanya yg mulus dan jg belahan dadanya sedikit terlihat dengan gaun tidurnya yang super seksi itu.Sementara Nicholas yg sudah mengambil wudhu setelah mandi memutuskan sholat magrib di kamar ganti.



Iya tak ingin salah fokus dengan pemandangan yang di ciptakan Emely saat ini.Dengan khusyu Nicholas sholat memenuhi panggilan yg kuasa,iya berharap suatu saat iya bisa membimbing Emely untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.



Clek, terdengar pintu kamar ganti terbuka.Emely memandang ke arah pintu tersebut, Nicholas hanya tersenyum sekilas lalu menuju balkon.



Walau angin malam begitu dingin,namun bagi Nicholas itu lebih baik daripada menahan gejolak yg kian meronta di dalam sana.Iya mencoba menghindar demi kebaikan Emely.



Nicholas duduk selonjoran di kursi panjang yg sedianya untuk bersantai di sore hari, matanya terpejam,mencoba mencari ketenangan dalam keremangan malam.



Tap,tap,tap, terdengar langkah kaki mendekat, Nicholas tetap memejamkan mata,iya yakin itu pasti Emely.



''Boleh kita bicara???''Emely buka suara,iya kini duduk di samping Nicholas.



''Iya,bicaralah''Nicholas masih pada posisi yg sama,tanpa menoleh pada Emely.


''Apa aku punya salah ???aku perhatikan sore ini sikapmu tak seperti biasanya ''Emely meminta penjelasan


''Nggak kok,aku cuma lagi capek aja'' Nicholas beralasan seadanya.



''Kamu lagi bohong kan Nick,ini bukan kamu yg aku kenal beberapa bulan terakhir''kata Emely tak percaya

__ADS_1



''Lalu aku harus jawab apa Emy,''Nicholas kini berdiri dan menuju pagar pembatas balkon,iya memunggungi Emely.



''Aku ingin kau jujur Nick,katakan apa yg salah denganku,aku nggak tahan dengan sikapmu ini''Emely ikut berdiri di samping Nicholas.



Nicholas menarik nafas panjang, dengan segenap keberanian iya kini menghadap Emely.



''Emely,aku tak sedang marah saat ini,aku hanya mencoba melindungimu,dan mencoba tetap mematuhi perjanjian pernikahan kita'' jelas Nicholas.



''Maksudnya,aku nggak ngerti ???kata Emely.



''Emely,siapa pun lelaki yg normal,pasti tak akan tahan dengan apa yg kamu kenakan saat ini,itu jg termasuk aku,ingat Emy,aku ini lelaki normal dan aku jg manusia biasa,bisa saja aku khilaf dan melakukan apa yg tidak semestinya terjadi diantara kita ''kata Nicholas menjelaskan.



''Aku mohon Emy,tolong bantu aku untuk memegang teguh perjanjian kita,aku tak ingin menyakitimu walau sekecil apapun ''lanjut Nicholas.



Emely merasa tersentuh dengan apa yg di ucapkan Nicholas barusan,matanya berkaca-kaca,hampir saja iya meneteskan air mata.



''Nick, maafkan aku.Aku telah salah paham padamu,ini tak akan terjadi lagi,janji''Emely memperlihatkan dua jarinya.



'Jadi,kamu paham apa yg harus kau lakukan sekarang ??? Nicholas tersenyum.




Karena begitu bersemangat,tanpa sadar Emely mengecup pipi Nicholas, setelah itu iya berlari masuk kembali ke kamar.



Nicholas yg mendapat kecupan tiba-tiba,kaget.Iya mengelus pipinya dengan tersenyum.Ini bonus untukmu Nick,bukankah dia itu istrimu jadi sah-sah aja dong.Batin Nicholas,iya tersenyum.



Tak lama Emely kembali


''Apa ini udah tepat,bosku''?? Emely telah berganti pakaian.


''Ya, seharusnya memang begitu,walau pun....???Nicholas tak melanjutkan.



''Walau pun apa??? Emely penasaran


Walau pun sebagai suami,aku lebih suka yg tadi,batinnya.


''Ah,nggak ada apa-apa kok''kata Nicholas menyembunyikan perasaannya.



''Apaan sih,suka banget buat penasaran orang ''Emely mencubit pinggang Nicholas.



''Auww''sakit tau'' Nicholas menjerit.


''Biarin''kata Emely cemberut, Nicholas tersenyum.


''Nick,makan yuk,laapaar''Emely merengek.

__ADS_1


''Baik tuan putri ''balas Nicholas.


Emely meraih pergelangan tangan Nicholas,dengan manja iya memeluk lengan kekar itu.



Nicholas tersenyum,iya sangat suka saat Emely bersikap manja seperti sekarang,namun dalam hati iya jg sedih,toh pernikahan mereka terikat perjanjian,yg kapan pun bisa berujung cerai,walau Nicholas tak menginginkan itu,namun itulah kenyataannya.



Dengan senyum bahagia mereka berdua menuruni anak tangga menuju lantai bawah,para pelayan ikut bahagia melihat kedekatan Emely dan Nicholas.



''Mau makan sekarang Nyonya,Tuan??tanya bik Ida.



''Iya bik''sahut mereka berbarengan, mereka duduk bersebrangan.



Setelah menata makanan,bik Ida berlalu ke kamarnya, meninggalkan mereka berdua.



Emely mengambil makanan untuknya dan jg Nicholas, dengan senyum iya menyodorkan nya pada Nicholas.



''Makan yg banyak,biar cepat besar''Emely bercanda.



''Enak aja,kamu tuh yg harus makan banyak,biar kuat sampai pagi''kata Nicholas jahil.



''Emang kita mau ngapain,haah??? Emely sewot.



''Ya itu,''Nicholas tetap jahil.



''Nick, jangan buat aku takut'' Emely serius.



''Nggak bakalan,kamu kayak nggak kenal aku aja''Nicholas tersenyum.Iya mulai makan.



Emely pun demikian,namun dalam hati iya jg sedih,iya begitu tahu apa yg di inginkan Nicholas, bagaimana pun mereka sah menjadi suami istri,namun Emely tak dapat melakukan kewajibannya sebagai istri di sebabkan hatinya hanya untuk Yudha, orang yg di cintanya dan kini tak seorangpun yg tahu di mana keberadaannya.



''Kok malah bengong,di makan dong'' Nicholas membuyarkan lamunan Emely.



''Oh,eeh ii..iya''Emely gelagapan.



''Mikirin apa sih,aku yaa??? Nicholas menggodanya.



''Ge Er banget sih''timpal Emely.


''Udah bengongnya,nih makan''Nicholas menyodorkan sendok berisi makanan.


Dengan sigap Emely melahapnya.Nicholas kembali menyuapinya.Begitu seterusnya hingga Emely merasa kenyang.


__ADS_1


Emely sangat senang punya suami penyayang seperti Nicholas,namun sayang Nicholas bukanlah Yudha,.


__ADS_2