I AM A THEACHER

I AM A THEACHER
Bab 6 Tempat Baru


__ADS_3

Mereka bertiga langsung turun berjalan masuk menuju dimana letak kamar kost Lili. Di depan kamar, Lili sudah menyambut Sania dan juga Tisya.


" hai... Lili... kenalin ini yang namanya Mutiara panggilannya Ara.... ucap Sania memperkenalkan Ara.


" Ara, ini yang namanya Lili dia nanti yang akan jadi rekan guru kamu di sekolah...


" hai mbak... salam kenal... ucap Ara sambil menyalami Lili.


" hai Ara... salam kenal juga... kamu cantik sekali Ara... dan kamu berasal dari mana...?


" Alhamdulillah makasih mbak Lili... aku dari Malang mbak dan baru tadi aku sampai di Jakarta....


" mbak Lili... kok nggak nanyain kabar aku...! sela Tisya sedikit cemberut.


" eh... iya ternyata Tisya juga ikut kirain tadi cuma berdua aja...


" lah... emang Tisya setan apa... mereka berdua terus yang ketiganya setan gitu... ucap Tisya makin cemberut


Akhirnya mereka semua tertawa melihat kelakuan Tisya.


" lama nggak ketemu kamu makin cantik aja Tis... pacar siapa siiih... uluh...uluh... ucap Lili mencolek dagu Tisya.


" jangan ngeledek udah tau kita masih jomblo... sesama jomblo dilarang saling ngeledek...

__ADS_1


" aduuuh hahahaha bisa aja sih kamu Tis... udah ayo masuk yok... aku buatin minuman yang sueger....


Akhirnya mereka bertiga masuk mengikuti langkah Lili yang sudah duluan masuk ke kamar kostannya.


" maaf ya sempit tapi nggak papalah yang penting muat buat kita berempat... Oia San, Ara ini saudara kamu...?


" ya bisa dibilang begitu sih anggep aja saudara ceritanya panjang nanti kapan-kapan kalo aku ada waktu aku akan cerita ke kamu... Oia bentar lagi aku pamit pulang ya Li soalnya suamiku sudah jemput ke sini...


" oooh gitu ya udah terserah kamu aja... masalah Ara biar aku aja yang ngomong sama ibu kost karena memang kostan sebelah aku ini kosong...


" dek, kamu nanti pulang sendiri ya soalnya mas Raka jemput mbak... ucap Sania pada Tisya.


" siiip... mbak nggak usah khawatir lagian aku masih betah disini sekalian temu kangen sama mbak Lili dan juga Ara...


" terserah kamu aja dek pokoknya kalo pulang hati-hati dan jangan malem-malem karena ibuk sendirian dirumah... tutur Sania


" ayo diminum nih... es jeruknya seger banget... ucap Lili.


" hemmmm.... makasih ya... balas Sania.


Tak lama kemudian nampak mobil berhenti di jalan raya yang ternyata adalah Raka suami dari Sania. Akhirnya Sania langsung pamit dan ikut suaminya pulang.


Kemudian Lili mengajak Ara menemui sang pemilik kost, walaupun sudah berumur tapi wajah yang masih cantik kalem dan penyabar yang membuat mereka-mereka yang kost betah untuk tinggal disana.

__ADS_1


" assalamu'allaikum Bu Ningsih...? salam Lili yang ada di depan pintu rumah sang pemilik kost.


" wa'allaikum salam... eh ada nak Lili sini masuk... ucap Bu Ningsih mempersilahkan lili dan Ara yang ada dibelakang lili.


" makasih Bu... Oia Bu... ini Ara yang aku bilang akan ngekost disini menggantikan kamar Dewi... ternag Lili.


" ooo... ini ya... perkenalkan nama ibu Ningsih... ucapnya mengulurkan tangan dan disambut oleh Ara.


" gimana... menurut nak Ara... kondisi kost-kostan disini... kira-kira nyaman nggak buat nak Ara...? tapi ya beginilah adanya nak namanya juga kost-kostan.... nak Lili sudah cerita belum gimana-gimananya...?


" sudah Bu... tempatnya sangat nyaman Bu... dan cocok dengan saya...


" jadi pembayarnya harus tepat ya nak... jangan telat tapi kalo misalkan memang ada sesuatu yang mengharuskan bayar telat ibu akan maklum... ucapnya panjang lebar.


" iya Bu... saya mengerti... terima kasih Ara ucapkan karena ibu mau menerima Ara kost disini...


" tempat ini terbuka untuk siapa saja nak Ara laki perempuan boleh asal mereka tahu peraturannya... Oia nak Lili kamu juga sudah menjelaskan peraturannya kan pada nak Ara...?


" sudah Bu... Ara juga sudah paham... jelas Lili.


" baiklah Bu, kalo memang sudah tidak ada hal lain kami permisi...? pamit Lili dan diikuti Ara.


" ya nak...

__ADS_1


Mereka berdua keluar dari rumah ibu kost yang memang masih dalam lingkup kost-kostan tersebut dengan alasan mudah mengawasi.


" Ara... nama yang cantik... orangnya juga cantik dan anggun... pasti baik... ehmmm... cocok kalo sama Arman... Arman pasti langsung suka pada pandangan pertama... monolog Bu Ningsih.


__ADS_2