
Setelah mencari tahu keberadaan mereka berlima sekarang Chen Niu merasa sangat lega, mereka berada di Hotel Kunlun dan dijaga dengan ketat oleh orang-orang Sekte Iblis dan Keadilan.
Sekte Iblis memiliki kemampuan hebat dalam mengumpulkan informasi, tentunya ketika mereka merasa ada sesuatu yang salah maka mereka akan mengambil tindakan langsung.
Namun menghadapi empat orang Dewa sekaligus adalah tindakan yang sama saja mencari kematian. Jadi Dong Yan hanya bisa mengambil langkah untuk menyembunyikan semua orang dan meminta bantuan dari Nian Suo.
Chen Niu sendiri juga sedang pergi dan Handphonenya disimpan didalam Labu, tentunya pilihan terbaik adalah menunggunya kembali.
Sekarang Chen Niu masih direruntuhan Villa miliknya yang hancur. Dong Yan dan Nian Suo baru saja tiba bersama dengan orang-orang mereka, namun aura membunuh yang bocor sudah membuat tubuh mereka merinding ketakutan.
"Tuan !" Hormat mereka semua dengan ekspresi yang gelisah.
"Kerja bagus untuk kalian berdua.... aku berhutang kali ini, jika semuanya sudah kembali normal aku akan memberikan hadiah yang bagus untuk kalian." Kata Chen Niu dengan dingin.
__ADS_1
"Kami mengambil tindakan yang seharusnya diambil sebagai Bawahan Tuan." Kata mereka berdua dengan hormat.
"Dong Yan... kirim salah seorang Murid ke Hongkong, pastikan dia menyamar dan mengetahui posisi Dewa bernama Ban Ra. Orang ini sudah kabur dengan cara menyandra seorang Anak Kecil disini, tapi ini baru permulaan. Aku akan menagih hutang dengan nyawanya disana, bahkan jika aku harus menjungkirbalikan Hongkong sekalipun aku akan melakukannya !" Kata Chen Niu dengan niat membunuh yang meledak-ledak.
Nian Suo sedikit ragu dan berkata, "Tuan... aku rasa ini bukanlah tindakan yang benar. Jika Tuan membuat kekacauan disana maka mungkin akan menjadi masalah yang besar. Kedua Negara mungkin akan memiliki konflik..."
Niat membunuh Chen Niu disertai ledakan kekuatan jiwa yang kuat membuat membuat tempat itu berguncang. Walaupun Nian Suo sudah menstabilkan Alam Dewa tapi dia sangat memiliki pengetahuan, levelnya dengan Chen Niu itu sudah seperti langit dan bumi yang memiliki jarak yang tidak bisa dijangkau.
Chen Niu berdiri dan berteriak, "Bahkan untuk menguasai daratan Cina aku mampu melakukannya sendirian. Aku akan membuat peringatan jelas untuk sejarah dunia kedepannya, bahwa aku Chen Niu yang berada di Puncak Alam Dewa Bumi akan memberikan pembalasan yang jelas bagi mereka yang berani mengincar anggota Keluargaku. Bahkan jika seluruh Dunia memusuhiku aku hanya perlu meratakan semuanya dengan tanganku."
Semua orang yang mendengar pernyataan sombong Chen Niu merasa kekaguman yang luar biasa. Beginilah seharusnya seorang Dewa yang memiliki kekuatan yang hebat, mereka adalah sosok yang harus mendominasi segalanya.
Dong Yan memberi hormat dan berkata, "Kami akan segera melakukan apa yang Tuan inginkan !"
__ADS_1
"Bubar." Chen Niu melambaikan tangannya dan sosoknya segera pergi menuju Hotel Kunlun.
Pada saat Chen Niu dapat menemukan lokasi Ban Ra maka dia akan mengejarnya. Kali ini dia benar-benar sangat malu untuk bertemu dengan mereka berempat, karena dirinya mereka masuk kedalam bahaya yang nyata.
Sampainya Chen Niu di Hotel dia merasa sangat lega melihat mereka semua dalam keadaan baik-baik saja. Chen Niu meminta maaf dengan benar selayaknya seorang Pria yang bersalah dan mereka tidak terlalu mengkhawatirkannya.
Kemungkinan akan membutuhkan waktu lama sampai Villa benar-benar diperbaiki. Akhirnya mereka memutuskan untuk pindah di Pusat Kota, Meng Tian memberikan sebuah Mansion yang begus untuk Chen Niu dan akhirnya mereka menetap disana.
Pertarungan kelima Dewa di Donghai sudah memberikan banyak kejutan, pasalnya mereka adalah kesumpulan orang yang merupakan Dewa yang jarang menunjukan diri.
Distrik utama hancur total dan untungnya tidak ada korban jiwa disana, namun sekarang nama Chen Niu menjadi pusat perhatian diseluruh dunia dengan aksinya.
Sekarang dia menghabiskan waktunya untuk berlatih sampai batasannya. Sebisa mungkin dia akan mencoba yang terbaik untuk masuk ke Alam Dewa Langit, hanya dengan itulah mereka semua akan berpikir dua kali untuk mengincarnya.
__ADS_1