I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 209 - Menghilangkan Ego


__ADS_3

Tiga sosok bergegas muncul didepan Chen Niu dan mereka adalah dua Master Sekte yang berkhianat yaitu Shi Jiao dan Lei Weichan yang berada di Puncak Alam Dewa Bumi.


Sisanya merupakan orang wilayah timur dan merupakan komandan besar yang bernama Xian Shie. Semua Pasukan sudah hancur dengan tindakan yang dibuat oleh Chen Niu dan sebelum banyak dari mereka yang mati maka mereka bertiga memutuskan untuk keluar.


"Siapa kau... apa maksudmu membuat keributan seperti ini ?" Teriak Xian Shie dengan marah.


Chen Niu hanya tersenyum mengejek dan tidak berniat untuk berbicara. Melihat tindakan kurang ajar Chen Niu membuat Shi Jiao dan Lei Weichan menjadi sangat geram.


"Tuan tidak perlu banyak bicara... singkirkan langsung saja orang ini !" Mereka berdua terbang kearah Chen Niu dengan niat membunuh yang kuat.


Mereka berdua mengeluarkan Pedang yang diselimuti Qi yang ganas, mereka mengayunkan kearah kepala Chen Niu dan berebut untuk mengambil kepalanya.


Namun dengan santai Chen Niu mengangkat Busur Ilahi dan menahan kedua Pedang itu, Chen Niu menarik tali Busurnya dan melepaskannya. Gelombang Qi yang sangat kuat menyapu mereka berdua dan membuatnya terpental sangat jauh.


Jiwa mereka berguncang sangat hebat dan Xian Shie tidak bisa diam dengan tindakan Chen Niu, kedua tinjunya berubah menjadi Naga Api dan melesat langsung kearah Chen Niu.


*Boom.*

__ADS_1


Tiba-tiba Petir yang sangat kuat menyambar Naga Api dan menghancurkannya. Sosok Cang Yue keluar dari dalam penghalang dan berdiri didepan Chen Niu. Lu Weichan dan Shi Jiao bergegas kembali dan bergabung bersama Xian Shie.


"Akhirnya kau keluar juga... aku akan membunuh kalian berdua disini !" Teriak Xian Shie dengan marah.


Semua orang dapat melihat kelima Dewa yang akan bertarung diatas Sekte Seribu Gadis. Sosok asing Chen Niu membuat mereka bingung dengan identitasnya, namun bisa dikatakan kalau kekuatan mereka semua setara.


Pasukan yang hancur membentuk kembali kesiapan mereka. Sekarang para Dewa sudah bergerak dan kapanpun mereka siap untuk bertarung.


Cang Yue mengabaikan mereka semua dan berbalik menatap Chen Niu dengan ekspresi yang marah, "Kenapa kau kemari ?"


"Ugh... Sepertinya kau sama sekali tidak berubah... karena kau sudah datang maka kau sudah siap mati denganku bukan ?" Kata Cang Yue sambil tersenyum.


Chen Niu mengangkat alisnya dan berpikir kalau Cang Yue salah paham tentangnya. Dirinya memang berniat memberikan pertolongan dan tidak mungkin kalah dari mereka, namun sepertinya Cang Yue memikirkan hal yang lain dan ketika Chen Niu mencoba menjelaskan Cang Yue membuka cadarnya dan sepenuhnya menunjukan wajahnya kepada Chen Niu.


Semua orang sangat terkejut melihat hal ini terutama orang-orang yang berasal dari Sekte Seribu Gadis. Ada sebuah tradisi dimana wanita di Sekte Seribu Gadis harus menutup wajah mereka.


Hanya jika mereka menunjukan wajah mereka kepada Pria itu artinya dia mengungkapkan perasaannya. Maka Cang Yue sendiri secara tidak langsung mengatakan bahwa dirinya menyukai Chen Niu.

__ADS_1


Cang Yue hanya dapat berpikir sederhana dan dihadapan semua Pasukan besar maka dirinya yakin bahwa mereka semua akan mati. Setidaknya dia akan meninggalkan egonya sebelum dia mati dan menyatakan perasaan yang sebenarnya.


Cang Yue mendekat dan tangannya meraih leher Chen Niu, dia menciumnya dan berkata, "Jika ada kehidupan kedua setelah kita mati aku harap kita akan dipertemukan kembali !"


"Tunggu... Kau salah paham !" Chen Niu berusaha untuk menjelaskan namun Cang Yue terlihat tidak peduli.


Cang Yue menunjuk kearah Xian Shie dan berkata, "Setidaknya aku akan membunuh orang ini terlebih dahulu, tolong bertahanlah dari Lei Weichan dan Shi Jiao !"


"Hehehe... aku tidak menyangka kalau Master Sekte Seribu Gadis akan secantik ini. Kemarilah jika kau ingin bermain denganku, kalian berdua singkirkan Pria itu !" Kata Xian Shie dengan senyum yang mengejek.


Cang Yue terbang kearah Xian Shie dan petir yang kuat meledak-ledak dari tubuhnya. Sosoknya sudah seperti Burung Petir yang mengerikan dan Xian Shie harus mengakui bahwa Cang Yue ini bukan lawan yang bisa dia remehkan.


Api yang ganas menyembur dari tinjunya dan berubah menjadi Naga. Petir dan Api saling beradu satu sama lain dan dalam sekejap pertarungan diantara mereka berdua pecah.


Ledakan Api dan Petir terus bersaing disertai gelombang aura yang mengerikan. Disisi lain Lei Weichan mengangkat Pedangnya dan Auranya mulai naik. Qi miliknya membentuk sebuah Pedang yang sangat kuat dan ini adalah Teknik terbaik dari Sekte Weichan.


"Hati-hati dengan orang ini... Busur ditangannya bukanlah sesuatu yang sederhana, dia mungkin bergantung kepada Artifak itu. Karena dia bisa menghempaskan kita berdua maka jangan pernah meremehkannya !" Kata Lei Weichan yang mengingatkan Shi Jiao.

__ADS_1


__ADS_2