I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 64 - Tinggal Bersama


__ADS_3

Setelah seharian penuh bermain dan berbelanja sangat banyak, mereka berdua akhirnya memutuskan untuk pulang. Chen Niu saat ini sudah seperti keranjang, ditangan sampai lengannya tergantung banyak bawaan yang berupa pakaian dan sepatu.


Bibi Zhang membantu Chen Niu membawa barang belanjaan dan menaruhnya diruang tamu. Chen Niu duduk dikursi dan menghidupkan rokoknya, dia tidak menyangka kalau menemani Wanita belanja akan sangat melelahkan. Jika harus memilih maka Chen Niu lebih baik dikeroyok puluhan orang Master Seni Beladiri dari pada harus menemani Wanita belanja.


"Nona dan Tuan sepertinya membeli banyak pakaian !" Kata Bibi Zhang sambil membawa secangkir kopi untuk Chen Niu.


"Aku juga membelikan untuk Bibi Zhang." Lin Yu mengambil beberapa tas dan memberikannya kepada Bibi Zhang.


Chen Niu mendapatkan panggilan dari Kepala Polisi Donghai yaitu Ren. Chen Niu tersenyum dan merasa sangat puas dengan kinerjanya, Zie Gang memiliki urusan yang sama dengan Bai Sha dan Chen Niu tidak berniat untuk melepaskannya juga.


Sekarang Ayah dari Zie Gang sudah dikeluarkan dari kepolisian dengan tidak hormat, Ren sengaja mencari tahu perilakunya yang selalu memalak toko-toko kecil dengan alasan keamanan. Jadi dia dikeluarkan secara tidak hormat dari departemen mereka dan diharuskan membayar denda yang besar.


"Kenapa kau terlihat sangat senang... apakah ada sesuatu yang terjadi ?" Tanya Lin Yu dengan penasaran.


"Bukan apa-apa... hanya beberapa penjahat yang merugikan orang kecil yang sudah tertangkap." Kata Chen Niu dengan sungguh-sungguh.

__ADS_1


"Ini bukan Grup Bai bukan ?" Tanya Lin Yu dengan curiga.


"Tenang saja... aku tidaklah sekejam itu, karena mereka sudah meminta maaf dengan tulus dan aku sudah memaafkan mereka. Maka tidak ada alasan bagiku untuk berurusan dengan mereka." Kata Chen Niu dengan jujur.


Lin Yu berdiri dan duduk disamping Chen Niu, "Baguslah... aku tidak ingin kau salah dalam mengambil jalan. Pengaruhmu yang sekarang sangatlah besar, aku tidak ingin kau menjadi orang yang kejam dan ringan tangan."


"Sejak awal aku memanglah orang yang jahat dan kejam. Tapi semua itu hanya ditujukan untuk musuh-musuhku." Kata Chen Niu dengan tegas.


"Terserah apa katamu saja... aku sudah membeli banyak pakaian bagus untuk kau gunakan sehari-hari. Kapan kau akan mencobanya ?" Tanya Lin Yu dengan santai.


"Nanti saja... ada yang ingin aku minta darimu !" Kata Chen Niu dengan santai.


"Mulai sekarang tinggallah disini bersamaku, akan lebih menyenangkan jika suasana ditempat ini lebih ramai dengan adanya dirimu." Kata Chen Niu dengan sungguh-sungguh.


Chen Niu tidak tahu bahaya macam apa yang akan diberikan musuhnya dimasa depan, Lin Yu sekarang adalah Kekasihnya dan akan jauh lebih baik jika dia tinggal bersama.

__ADS_1


"Hehehe... takutnya jika aku mengiyakan ini perutku mungkin akan membesar dan mengandung Anak nantinya. Aku masih belum siap untuk hal ini dan aku masihlah seorang Pelajar, setidaknya aku ingin menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu." Kata Lin Yu dengan sedikit bercanda.


Chen Niu memberikan jempol dan berkata, "Itu bagus... tapi tenang saja lain kali aku akan bermain dengan aman. Kau tidak perlu khawatir Nona cantik !"


"Sudah aku duga." Kata Lin Yu dengan senyum yang lebar.


Namun harus Lin Yu akui bahwa dia sangat senang mendapatkan perhatian dari Chen Niu, dia sangat serius dengan hubungan mereka sekarang dan jika Chen Niu melamarnya sekalipun Lin Yu tidak akan pernah menolaknya. Bersama dengan Pria ini seolah dia bisa mengorbankan segalanya termasuk impiannya.


Dalam kehangatan tiba-tiba ekspresi Chen Niu berubah dan segera dia melihat kearah luar jendela. Tiba-tiba kaca besar itu hancur berkeping-keping dan sebuah peluru panjang meluncur kearah kepalanya.


Chen Niu mengangkat tangannya dan menghentikan peluru itu dengan Qi miliknya, dia memeluk Lin Yu yang terkejut dan melihat sebuah rumah besar.


"Ada apa ini ?" Tanya Lin Yu dengan bingung.


"Sepertinya ada yang ingin membuat masalah dengan melempar batu. Tidak perlu khawatir... kau tunggulah disini bersama Bibi Zhang. Aku akan membuatnya untuk mengganti rugi biaya kerusakan !" Kata Chen Niu yang bergegas melompat keluar dengan marah.

__ADS_1


Disisi lain seorang Pria yang berpakaian hitam dan membawa tas berisi Senapan Jarak Jauh bergegas mengemasi semua bawaannya. Targetnya sudah lolos dan menurut informasi targetnya kali ini adalah seorang Master yang sangat kuat.


Walaupun masih sangat muda tetapi Chen Niu memiliki kekuatan yang mengerikan. Menahan Peluru miliknya itu sangatlah susah, jadi Pria itu hanya bisa menebak bahwa Chen Niu ini sudah hampir menjadi seorang Grandmaster yang seharusnya tidak dia jadikan target pembunuhan.


__ADS_2