I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 212 - Bertahan di Kursi Kepemimpinan


__ADS_3

Cang Yue meraih kerah Chen Niu dan terlihat kesal, "Maksudmu kau menerimaku dengan terpaksa begitu ?"


"Tidak juga... Pria yang sehat tidak akan menolak wanita sepertimu." Chen Niu berbisik ditelinga Cang Yue.


"Huh... mulut pria memang tidak ada yang baik." Kata Cang Yue sambil menahan senyumnya.


"Ada sesuatu yang ingin aku diskusikan denganmu, tapi sepertinya kau harus mengurus Sektemu terlebih dahulu !" Chen Niu melirik kebawah dan melihat semua Gadis yang menatapnya.


"Kau ingin mengakuisisi Wilayah Barat dan membuatnya menjadi kekuasaanmu. Keempat Sekte Besar hanya tinggal kami sendiri, dua orang yang kau bunuh adalah kedua Master Sekte yang membelot kepihak musuh. Aku bisa membantumu untuk membangun kekuasaanmu sendiri !" Kata Cang Yue dengan jujur.


"Aku akan memberitahu situasinya nanti... pertama pastikan mengirim orang untuk memperingatkan kepada mereka pada pengkhianat. Jika aku tidak melihat mereka semala satu bulan dan berlutut didepan pintu keluar Sekte Seribu Gadis maka aku akan memburu mereka semua, namun jika mereka datang aku mungkin dapat menyelamatkan hidup mereka." Kata Chen Niu dengan tegas.


"Baik." Cang Yue mengangguk dan mengajak Chen Niu untuk pergi ke Sekte Seribu Gadis.

__ADS_1


Untuk situasi yang akan dikatakan Chen Niu membuat Cang Yue sedikit penasaran, namun apa yang harus dia lakukan adalah memulihkan kembali kerusakan yang diterima Sekte Seribu Gadis.


Cang Yue meminta semua Murid untuk mengumpulkan barang rampasan yang bisa mereka ambil. Beberapa kota dan bisnis yang dimiliki Sekte Seribu Gadis dihancurkan, setidaknya mereka harus memperbaiki kerusakan dengan semestinya.


Untuk permintaan yang diberikan Chen Niu dia meminta beberapa Tetua Luar untuk memberitahu mereka pesan dari Chen Niu. Seharusnya semua itu sudah cukup untuk memberikan mereka pengetahuan siapa Penguasa Wilayah Barat sekarang.


Chen Niu menunggu diruang yang sudah disiapkan oleh Cang Yue bersama dengan Luo dan Fei Yan. Sedangkan Cang Yue mengumpulkan semua Tetua dan mengadakan pertemuan untuk membahas dirinya yang mundur dari kursi Master Sekte.


"Apapun alasannya aku sudah melanggar aturan yang dimana tidak mungkin untuk menetap di Sekte Seribu Gadis. Aku sudah menaruh hati kepada seorang Pria dan kalian sudah melihat dengan mata kepala kalian sendiri kalau akan melepaskan cadarku. Aturan Sekte mengatakan bahwa jika kita sudah memilih seorang Pria dan menunjukan wajah, maka mereka dipersilahkan untuk pergi."


Cang Yue melanjutkan, "Tenang saja... walaupun aku sudah bukan Master Sekte tapi didalam hatiku Sekte Seribu Gadis akan tetap menjadi rumahku dan berkumpulnya Keluargaku. Jika Sekte Seribu Gadis mengalami kesulitan maka dimasa depan aku akan tetap membantunya. Aku yakin Tetua Agung Die Sie adalah orang yang cocok menggantikan aku."


"Aku mengerti... tapi tidak ada yang dapat menggantikan kepemimpinan yang Master Sekte bangun sampai sekarang. Lagi pula ini bukan saat yang tepat untuk membicarakan turunnya Anda dari Kursi Master Sekte, aku yakin krisis ini belum selesai dan masalah yang lebih berat akan terjadi dimasa depan. Turun sekarang akan melemahkan kekuatan Sekte dan itu bukanlah tindakan yang bijak." Kata Die Sie dengan jujur.

__ADS_1


Semua Tetua setuju dengan perkataan Tetua Agung Die Sie. Sebelumnya mereka hanya diserang oleh beberapa pengkhianat dan masalah sebenarnya adalah Mo He.


Kemungkinan besar orang-orang wilayah timur akan bergerak. Perang tidak akan mungkin berakhir hanya dengan memukul balik musuh sekali.


"Lalu apa Tetua Agung memiliki pendapat ?" Tanya Cang Yue dengan pasrah.


"Jika Master Sekte turun sekarang maka itu akan melemahkan semua kekuatan yang sudah terorganisir dibawah kepemimpinan Anda. Akan butuh waktu untuk menstabilkan dan kita tidak akan tahu serangan semacam ini akan terjadi lagi, terlebih kita membutuhkan Master Sekte dan Dewa Langit Chen Niu. Sekarang kekuatan Wilayah Barat hanya tersisa kita seorang diri dan jika Mo He datang bersama tiga Jendral miliknya maka itu akan menjadi bencana yang sebenarnya. Abaikan peraturan saat ini dan kelangsungan hidup semua orang jauh lebih penting." Kata Die Sie dengan jujur.


Cang Yue melihat reaksi semua orang dan sepertinya tidak ada penolakan tentang saran yang diajukan oleh Die Sie. Namun apa yang dikatakan oleh Die Sie merupakan kebenaran yang tak terbantahkan.


Selama Mo He masih hidup maka ancaman penyerangan masih belum berakhir. Mungkin dalam waktu dekat Perang yang sebenarnya akan berlanjut dan sepertinya Cang Yue harus menerima hasil ini.


"Baiklah kalau begitu... setelah krisis ini selesai aku akan turun dari Kursi Master Sekte. Aku akan membahas langkah selanjutnya bersama dengan Chen Niu, apa yang perlu kalian lakukan adalah memperbaiki kembali kerusakan seperti semula." Perintah Cang Yue kepada mereka semua.

__ADS_1


__ADS_2