
Keluarga Ye Penguasa Cina Timur dan Keluarga Song yang berada di Jiangbei, kedua Keluarga ini sudah seperti duri bagi Chen Niu. Karena dia kembali kemasa lalu berkata bantuan mereka jadi dia juga harus mempersiapkan hadiah yang bagus untuk mereka.
Memang dimasa ini kedua Keluarga ini belum menyentuhnya sama sekali, tapi bukan berati dimasa depan mereka akan membiarkannya begitu saja mengingat ambisi mereka yang terlalu besar.
Alangkah baiknya jika menyingkirkan mereka lebih awal dan membuat rencana sebelum mereka membuat masalah untuknya dimasa depan.
"Master Chen tidak perlu khawatir... pekerjaan kecil seperti ini aku sangat mampu melakukannya, ketika Keluarga Song membuat pergerakan yang mencurigakan maka aku akan segera menghubungi Master Chen !" Kata Sheng Tian dengan sungguh-sungguh.
"Oke... aku serahkan kepadamu." Chen Niu mengakhirinya dan meraih Gadis dibelakangnya yang terus menggodanya, "Ada apa.... apakah olahraga semalam masih belum cukup untukmu ?"
Gadis itu berpikir kalau Chen Niu ini terlalu bagus untuknya. Awalnya dia berpikir kalau dia harus melayani seseorang Pria Tua dan harus pasrah, tapi siapa yang menyangka kalau dia akan mendapatkan Pria muda yang kaya raya.
Wajahnya juga tampan dan melepaskannya begitu saja sungguh sangat disayangkan, karena itulah dia berusaha sekeras mungkin untuk mendapat perhatian yang lebih.
"Bak mandi yang dimiliki Hotel ini cukup besar, aku ingin mencobanya !" Chen Niu membawa Gadis itu dengan paksa dan bercinta didalam Bak Mandi.
__ADS_1
Siang harinya Chen Niu meninggalkan Cek dua juta yuan untuk Gadis itu belanja. Segera dia keluar Hotel sendirian dan pergi kepinggiran Kota Yancheng, sejak awal tujuan utamanya adalah bertemu dengan seseorang dan Chen Niu akan membawa orang itu sebelum dia mengikuti pertarungan kekuasaan nanti.
Setelah beberapa waktu Chen Niu sampai didaerah yang terlihat sangat kumuh, dia segera masuk kedalam gang kecil dan banyak mata yang mulai menatapnya dengan niat yang buruk.
Sudah wajar bagi sebuah Kota memiliki daerah yang rawan akan tingkat kejahatan, contohnya seperti daerah yang sekarang Chen Niu kunjungi.
Walaupun jarang terdapat pembunuhan tapi tidak sedikit adanya perkelahian ataupun perampokan, sebuah Kelompok Pria menghadang jalan Chen Niu.
"Jika kau ingin lewat maka serahkan semua barang berhargamu, atau mungkin kami akan mengambilnya sendiri dan menyisakan Mayatmu !" Kata salah seorang Pria yang berdiri tepat didepan Chen Niu.
Chen Niu dengan kesal menendang tubuh Pria itu kesamping, Pria itu terlempar hanya dalam satu kali sapuan dan menabrak tembok dengan keras. Semua orang yang berada di Kelompok yang sama berniat menyerang musuhnya, tapi Chen Niu mengeluarkan Pistol dari sakunya dan menodongkannya kearah Kelompok itu.
Seorang Pria dengan berani berkata, "Jangan takut... itu hanya Pistol mainan, selama...."
*Door.*
__ADS_1
Chen Niu menembakkan Pistolnya dan kepala Pria itu berlubang, Pria itu terjatuh ketanah dan darah mengalir dari lubang kepalanya. Pria itu mati ditempat dan semua orang merasa ketakutan dengan Chen Niu, segera mereka semua membuka jalan dengan patuh dan tubuh mereka gemetar ketakutan.
Chen Niu menyimpan kembali Pistolnya dan berjalan kedepan melewati mereka dengan santai, "Jika kalian dari awal patuh maka aku tidak perlu melakukan hal kejam seperti ini bukan !"
Semua orang hanya bisa menundukkan kepala mereka dan tidak berani membalas perkataan Chen Niu. Jika mereka melawannya maka mungkin nasib mereka akan sama seperti teman mereka yang tergeletak ditanah.
Chen Niu berhenti disebuah rumah yang sederhana dan mengetuk pintunya, "Hei... Xiao Rain buka pintunya dan mari berbicara tentang Bisnis !"
"Siapa ?" Suara seorang Wanita terdengar lembut dan pintu perlahan mulai sedikit terbuka.
Bau yang tidak menyenangkan mulai tercium dan itu adalah tumpukan sampah kaleng dan minuman instan bekas pakai. Chen Niu berpikir kalau kebiasaan Gadis ini sama sekali tidak berubah.
"Aku Chen Niu..." Sebelum Chen Niu menyelesaikan kata-katanya pintu itu terbuka sepenuhnya dengan sangat cepat.
Sebuah Pisau yang sangat tajam diarahkan langsung kewajah Chen Niu, namun Chen Niu sudah menebak kalau Gadis ini akan melakukan hal seperti ini. Chen Niu menangkap mata Pisau dengan dua jarinya, namun tendangan yang keras diberikan langsung oleh Xiao Rain dan Chen Niu mundur kebelakang.
__ADS_1
Lengan kiri Chen Niu yang menahan tendangan Xiao Rain mengeluarkan asap. Xiao Rain sangat terkejut dengan kemampuan Chen Niu dan berpikir kalau dia sekarang mendapat masalah besar.
"Katakan padaku... kau ingin membicarakan bisnis atau sengaja datang kemari untuk menangkapku ?" Tanya Xiao Rain dengan dingin.