Ice BOYFRIEND

Ice BOYFRIEND
episode 01


__ADS_3

Seorang siswi cantik dengan pipi chubby dan senyum manisnya menjadi siswi populer di sekolahnya, Adiva sa'diyyah Safa seorang siswi di SMA Ganesha, yang memiliki kekasih yang sifatnya seperti patung hidup, bahkan mengucapkan gombalan pun tak pernah, hanya diam saja dan irit bicara.


Muhammad Raka afshin, seorang pria tampan yang memiliki rahang tegas, alis tebal ,bulu mata lentik, dan badan yang berotot dengan perut six pack nya. tapi dia orang yang sangat cuek seperti patung, dia juga salah satu most wanted di SMA Ganesha, dia seorang ketua basket, mantan ketua OSIS dan kakak kelas, sekaligus pacar dari adiva.


Banyak orang yang bilang pasti senang bisa berpacaran dengan seorang Raka, sosok hampir bisa dikatakan sempurna dengan wajah tampan, pintar, dan dari keluarga kaya raya.


Tapi tidak dengan yang dirasakan oleh adiva, yang merasa bosan dengan sikap dan sifat datarnya, posesif, egois nya Raka, padahal adiva sering meminta putus dari Raka tapi tidak pernah digubris oleh Nya, selalu saja Raka meminta balikan dan akhirnya pertahanan adiva selalu runtuh dan selalu begitu sampai 6 kali adiva minta putus dari Raka tapi selalu gagal.


Dan selama 2 tahun mereka pacaran, membuat adiva sudah tau sifat kekasih nya, juga sudah bisa menerima Raka, walaupun sifatnya yang begitu menyebalkan Raka juga selalu perhatian dan stand by di sisi adiva.


Adiva tinggal dengan keluarga yang harmonis penuh dengan kehangatan dan kesederhanaan, ia juga memiliki seorang kakak yang kini mengenyam pendidikannya 3 tahun di luar negeri.


ia juga memiliki 2 sahabat dari kecil yaitu, afia Anastasia dan Aidah Khumaira yang biasa di sebut dengan sebutan 3A, yang selalu kompak, Afi (afia Anastasia) sifatnya yang lucu humoris dan Ira (Aidah Khumaira) yang lembut dewasa.


bulan mulai menghilang yang kini akan berganti dengan sinar matahari, sudah jam 6 pagi tapi masih ada gadis yang belum bangun dari tidurnya dan masih bergelung di selimut yang seperti kepompong.


kring kring...


suara jam weker berbunyi berkali-kali


Diva yang mendengar suara jam, langsung bangun untuk bergegas mandi dan bersiap-siap berangkat dengan rambut yang diurai dan make up tipis dengan menggunakan pewarna bibir yang natural, bau parfum yang segar menambah nilai plusnya.


Diva yang sudah siap pun bergabung turun untuk sarapan pagi.


"selamat pagi semuanya" ucap Diva yang langsung mencium papa dan mama


" selamat pagi princess" balas papa yang sedang duduk meminum kopi dan membaca koran.


"pagi juga sayang, kamu mau makan apa..?? roti atau nasi goreng..?" tanya mama


" roti aja ma, sama susu" ucap Diva mengambil roti yang sudah di siapkan mamanya.


"adek, mau berangkat ke sekolahnya sama Raka apa mau sama papa, sekalian papa juga sebentar lagi berangkat..??" tanya papa


"kantor papa kan beda arah sama sekolah diva.." ucap diva


"oh papa lagi ada urusan, dan urusan papa satu arah sama sekolah adek.." jelas papa

__ADS_1


" oh gitu ntar pa...!! Dira tanya Raka dulu.." Diva pun mengambil handphone nya dan mengirim pesan kepada Raka.


*my Girlfriend**🥰*


Raka


kamu mau jemput aku nggak..?


my boyfriend 🥰


ya


jln


my Girlfriend 🥰


ok aku tunggu


diva pun memasukkan HP nya ke saku dan melanjutkan makannya.


" diva berangkat sama Raka pa, soalnya Raka udah di jalan." jelas Diva sambil makan.


tit..tit..


" itu pasti suara mobil Raka.. Diva berangkat dulu pa ma " ucap diva bangun dari duduknya.


"eh.. bentar dulu nih habisin dulu susu nya baru berangkat, palingan juga Raka ngga bakalan ninggalin kamu .." cegah mama


diva pun meminum habis susu buatan mama nya sampai habis.


"ya udah diva berangkat dulu pa ma assalamualaikum." pamit diva menyalimi kedua orang tuanya.


"hati hati di jalan ya.. salam buat Raka.." ucap papa


" iya pa.." Diva pun langsung menghampiri mobil Raka dan langsung masuk.


selama perjalanan tak ada yang bersuara mereka hanya diam dalam kegiatan masing-masing, Diva yang hanyut dalam pikirannya dan Raka yang fokus menyetir sesekali melirik Dira.

__ADS_1


tiba-tiba suara hp Diva berbunyi memecahkan keheningan, Diva pun langsung mengambil handphone di tasnya, ternyata telepon dari Riko ketua kelas nya, Raka yang mendengar itu pun melirik ke arah diva.


***call Riko ketua kelas👨‍🦱


"hallo Rik.. ada apa..?" tanya diva


"hallo juga va, gue ngingetin buku absen sama keuangan kelas harus dibawa ya.." ucap Riko mengingatkan


"oh iya Rik tenang aja gue udah bawa kok.." jawab diva


" gue cuma ngingetin Lo, karena kebiasaan Lo itu pelupa kan.."jelas riko.


"iya gue tau, tapi tenang aja gue udah bawa kok." ucap diva cemberut


"ya udah bagus deh, gue tunggu yah di sekolahan dah.. sampai jumpa."kata Riko


"dah Sampai jumpa juga.." timpal*** diva


diva pun mematikan sambungan telepon nya, dan Raka masih setia dengan wajah datar nya dengan perasaan cemburunya.


"siapa..??" tanya Raka


diva pun menoleh ke arah Raka "Riko ngingetin aku soal buku absen" jelas Diva


"kok nelpon kamu,.."ucap Raka


"emang harus yah.." sambung raka


diva yang mendengar itu pun tidak percaya, pagi-pagi Raka sudah cemburu.


"karena aku itu sering lupa, jadi Riko cuma ngingetin aku doang karena berkas itu lagi penting banget." jelas diva


"terus yah kamu pagi-pagi udah cemburuan aja nggak ada percaya-percayanya sama aku, bikin pagi aku kesel tau nggak..??" sambung diva kesel


Raka yang mendengar itu pun menghela nafas, dirinya emang tidak bisa mengatur sifat pencemburuan nya terhadap diva dan apapun yang bersangkutan dengan wanita kesayangannya itu.


20 menit kemudian mereka sampai di sekolah, seperti biasa Raka selalu mengantar Diva ke kelasnya, walaupun diva masih setia dengan diamnya karena kesal terhadap Raka.

__ADS_1


__ADS_2