Ice BOYFRIEND

Ice BOYFRIEND
episode 06


__ADS_3

waktu terus berlalu Raka yang sudah masuk jenjang kuliahnya, bahkan Raka menginjak genap 1 tahun berkuliah di kampus milik keluarganya dan diva akan melakukan ujian terakhirnya.


diva dan Raka sudah berniat untuk satu kampus yang sama malah ini permintaan Raka.


diva yang berjalan menuju gerbang sekolah, Raka berjanji akan menjemputnya seperti biasa, malah setelah Raka kuliah, ia semakin posesif terhadap diva walaupun tetep datar dan irit Ngomong.


diva berdiri di gerbang menunggu Raka yang telat menjemput Nya, disana sudah agak sepi cuma beberapa anak yang sedang mengikuti ekskul dan mang Udin dan kang Jalu mereka satpam di sekolahnya, diva pun berjalan menuju pos keamanan.


"halo neng diva.. lagi nunggu jemputan den Raka yah... ??"tanya mang Udin


"iya mang.. lagi nunggu jemputan kak Raka, aku boleh numpang nunggu di sini nggak mang....??"ucap diva


"boleh atuh neng... sok mangga atuh.. duduk-duduk disini pasti capek, ngadem disini aja dulu neng.."ujar mang Udin, mengambilkan kursi untuk diva Duduk.


"makasih mang.."ucap diva,


diva pun langsung duduk, sembari menunggu raka, ia ngobrol dan bercanda dengan mang Udin dan kang Jalu.


"masih awet aja neng, sama den raka nya..??udah berapa tahun neng..??"tanya kang Jalu


"iya kang, sudah 3 tahun ini.."jelas Diva


"nggak bosen neng, emang sih den Raka itu ganteng banget neng kayak mamang muda dulu tapi bedanya mamang ngga datar dan irit Ngomong kalo mamang sih selalu murah senyum neng...??"ujar mang Udin


"enak aja muka mu yang kayak gitu minta disamain sama raka, huh.... ngimpi kamu Din.." ucap kang Jalu.


"yeh.. kamu mah nggak pernah bahagiain aku sedetik aja, sesekali iya in omongan sahabatmu ini biar hatinya seneng.." jelas mang Udin


"udah-udah mang kang jangan ribut, malu atuh udah tua juga.."lerai diva dengan kekehan melihat aksi mang Udin dan kang Jalu ribut sangat lucu.


tit.... tit... suara klakson mobil


"eh .. mang kang aku pulang duluan yah... sudah datang jemputan- nya..."pamit diva


"iya neng hati-hati dijalan.."ucap mang Udin dan kang Jalu


diva pun berjalan menuju mobil Raka, ia langsung duduk disamping Raka yang masih diam.


"kenapa harus di pos keamanan..?" tanya Raka


ya ampun mulai lagi nih posesif nya masa cemburu sama penjaga sekolah sih...batin diva yang kesal


"Udah deh jangan mulai lagi..!! masa kamu cemburu sih... sama mang Udin dan kang Jalu.."sungut diva


"kang Jalu lajang.."ucap singkat Raka


"ya ampun Raka kamu mikirnya jauh amat sih.... yang harusnya salah itu kamu kenapa jemputnya lama, Udah panas lagi... eh datang-datang malah cemburu nggak jelas, bikin emosi aja kamu.." cerocos diva


diva yang sudah bad mood pun hanya diam saja.


Raka mencoba meraih tangan diva tapi selalu saja di tepis, Raka pun hanya menghela nafas panjang.


"sorry aku salah.." ucap Raka memelas dirinya tidak bisa didiamkan oleh diva lama walaupun ia baru beberapa menit didiamkan.


ini semua gara-gara cewek gila yang membuat dirinya telat menjemput diva dan berakhir seperti ini, pikiran Raka.

__ADS_1


diva tidak bergeming, ia masih mendiamkan Raka karena rasa kesalnya, Raka menepikan mobilnya, dan menghadap kearah diva, dia meraih tangan diva dengan erat karena ia tau diva pasti akan menepisnya dan dia langsung memeluk diva dengan erat sesekali menciumi pucuk kepalanya.


"maafin aku.." Mohon Raka yang


semakin mengeratkan pelukannya.


cup.


raka mencium bibir diva sedikit lama, diva hanya terpaku dengan aksi Raka yang menciumnya membuat jantungnya berdegup kencang dan pipinya yang memanas.


selalu aja ada hal yang tak terduga, ugh... kalo kayak gini sih aku nggak akan bisa marah.. akh.. senengnya, gemesin banget sih kamu, tapi tahan dulu diva kita jual mahal dulu.."pikiran Diva


Diva pun hanya diam aja, ia ingin mencoba apa lagi yang akan dia lakukan jika dirinya masih diam.


Raka pun menangkup wajah diva yang masih cemberut sungguh sangat menggemaskan, mata mereka saling bertatapan.


diva melihat ketulusan dan penyesalan Raka, sebenarnya dirinya sudah memaafkan Raka, malah dia sangat gemas dengan tingkah laku yang dilakukan Raka yang membujuknya.


"Jangan diemin aku..!!"ucap Raka memohon


" iya aku maafin, habisnya kamu cemburuan nggak bener, nggak mikirin aku yang nunggu panasan.." jelas diva


"iya maaf.."ucap Raka sekali lagi


"kalo ini aku maafin, tapi kalo kamu selingkuh atau deket dengan yang lain berarti kamu sudah siap kehilangan aku.. karena aku tidak akan terima pengkhianatan, dengar itu Muhammad Raka afshin .." ujar diva dengan penekanan diakhir kata.


entah mengapa diva bisa mengucapkan itu semua, karena dirinya masih teringat ucapan sahabatnya yang tadi siang tentang Raka .


"iya.. aku nggak akan.."balas Raka dengan tegas


Raka pun melanjutkan perjalanan menuju rumah diva.


setelah sampai di rumah diva mereka pun langsung turun dan masuk ke dalam rumah.


"duduk dulu kak..!! aku ganti baju dulu yah... kalo haus langsung ambil aja kak.. soalnya aku udah gerah banget nungguin kamu panasan.."ujar diva


diva pun naik tangga untuk pergi ke kamarnya untuk mandi dan berganti baju.


Raka pun hanya mengangguk, ia memilih memejamkan matanya, ia bisa bernafas lega karena diva sudah memaafkannya, emang dirinya akui bahwa ia sungguh posesif pencemburuan karena dia sangat sayang kepada diva tapi dia tak bisa bersifat mencair dirinya terlalu kaku.


Raka Masih kepikiran ucapan diva yang akan pergi jika dia selingkuh, ia tidak mungkin akan selingkuh tapi gimana diva salah paham karena cewek gila yang mengejar-ngejar dirinya dan bisa berbuat apa saja dan berakhir diva yang akan meninggalkan dia pergi, itu tidak akan pernah terjadi, ia sangat takut memikirkan hal itu.


bodoh, kenapa harus berfikir seperti itu, nggak nggak itu nggak akan terjadi. pikir Raka dengan menggelengkan kepalanya.


Ting.. suara pesan masuk dari handphone nya


Raka melihat pesan dari grup wa kumpulan cogan


***Dimas. : woy mau pada ikutan nggak...??


Bayu. : apaan..??


Ikhwan : kemana..??


satria. : gue ikut

__ADS_1


Adit : kemana sih..??


Dimas. : sabar dong.. besokkan ada acara demo seluruh mahasiswa di gedung DPR, kita ikutan yuk... ini demi masa depan negara dan masa depan kita juga.


Ikhwan : oh gue ikut


Bayu. :gue juga


Satria. : gue juga dong


Adit. : gue pasti ikut juga dong, tapi si Raka ikutan nggak... woy bos keluar Lo... jangan pacaran Mulu Lo..


satria. :" Lo kok tau sih Raka lagi pacaran..?


Dimas. :" Lo pikun yah.. biasanya kan raka setiap pulang ngampus atau istirahat dia selalu nyempetin jemputin bidadari- nya.


Raka. :apaan..??


Adit. : tuh dia si bos nongol juga


Bayu. : gimana ka, Lo mau ikutan apa nggak nih...?? demo.


Raka : ikut


Dimas. : jadi ini sip kan ikut semua jadi kita berangkat bareng aja dari kampusnya***.


satria. : woy jangan lupa kumpul di basecamp.


Raka pun menyimpan hp nya kembali ketika melihat diva yang sudah memakai baju santai tapi tetep cantik.


diva datang dengan membawa minuman dan cemilan.


"nih.. kak diminum dulu..!" ucap diva.


Raka meminumnya karena dirinya emang haus, ketika dia ingin mengambil minuman malah membaca pesan hp dulu.


diva pun duduk di samping raka, ia bersender dan bergelayut manja di lengan kekar Raka, Raka pun menikmati wangi rambut diva yang menjadi candu nya.


"kak, nanti katanya ada demo mahasiswa di gedung DPR, emang kakak nggak ikutan yah.. katanya sih besok..??" tanya diva.


"iya ada, aku ikut.."jawab Raka


"beneran kamu ikutan..??" tanya diva sekali lagi


"heum... iya "jawab Raka.


"kak, aku boleh ikutan nggak...?? aku mau ikut please..??" mohon diva menunjukkan wajah imutnya.


Raka yang melihat itu pun sedikit tidak tega dengan diva tetapi dirinya juga harus mengambil keputusan tegas, karena ia tidak mau diva kenapa-napa jika ikut demo dengannya.


"nggak bisa.."ucap Raka tegas


"oh ya udah nggak apa-apa kok.." ucap diva dirinya mencoba memahami jika keputusan Raka yang terbaik, mungkin dia tidak ingin dirinya kenapa-napa apalagi kan ini ikutan demo.


Raka pun menghela nafas Lega, ia melihat jamnya yang sudah sore, ia langsung berpamitan kepada diva.

__ADS_1


setelah berpamitan kini dirinya berjalan menuju rumahnya karena dirinya sangat lelah baru ke basecamp.


__ADS_2