Ice BOYFRIEND

Ice BOYFRIEND
episode 04


__ADS_3

waktu pelajaran telah usai, semua siswa siswi pun bergegas untuk pulang.


diva yang masih sibuk membereskan buku-bukunya.


"Va, kita pulang duluan yah.. " pamit Ira dan Afi, diva hanya mengangguk.


setelah semua beres diva pun langsung berjalan menuju gerbang disana sudah ada mobil milik Raka yang terparkir.


diva sudah terbiasa, jadi dia langsung masuk mobil.


mobil Raka pun langsung meninggalkan gedung sekolah.


"kak nanti berhenti di minimarket..!! aku pengin beli cemilan "rengek diva yang memeluk leher Raka, itu hal biasa baginya, sifat diva yang agresif dan Raka yang datar.


Raka hanya mengangguk dan mobil pun berhenti di minimarket.


diva pun segera turun dari mobil tapi Raka mencegahnya.


"kenapa kak..? kamu mau nitip.?"tanya diva.


Raka hanya menggelengkan kepalanya, Diva yang melihat itu merasa bingung.


"beli apa..??" tanya Raka


"mau beli cemilan sama minuman" jawab diva.


"kamu disini aja.." titah Raka, dia pun pergi meninggalkan diva.


ya ampun mau ngomong biar aku yang beliin aja susah banget... gini nih.. punya pacar dingin tapi perhatian, gimana nggak gemes.. "gerutu diva

__ADS_1


setelah Raka membeli cemilan dia langsung melajukan mobilnya, dan membiarkan diva yang sibuk berkutat dengan cemilannya.


diva merasa haus dan akan membuka tutup botol air mineral,


Raka yang melihat itu langsung membukakan tutup botol.


mobil pun berhenti di depan rumah diva, dan Raka melihat diva yang tidur sambil memegang cemilan ditangannya membuatnya sangat lucu.


Raka yang tak tega membangunkannya pun mengangkat tubuh diva, dan membawanya ke dalam kamar, menaruhnya pelan-pelan agar dia tak terbangun dan langsung menyelimuti tubuh diva.


Raka memperhatikan wajah cantik diva yang tertidur sungguh menggemaskan, dia pun langsung tidur disamping diva dan memeluknya dari samping.


saat bangun dari tidurnya diva merasa ada yang berat di bagian perut, dia melihat wajah Raka yang menggemaskan saat tidur.


"kak... bangun..!!" diva mengguncang kan badan Raka pelan dengan berkali-kali.


"hum.." Raka membuka mata dan mengumpulkan nyawanya.


"kak.. tadi ngangkat aku ke kamar yah..?? maaf ya tadi aku kekenyangan jadi ngantuk deh.." jelas diva, sungguh menggemaskan bagi Raka, ia pun hanya mengangguk.


"aku cari baju kamu dulu yah..?? kamu mandi gih biar wangi dan ganteng lagi.."suruh diva menarik tangan Raka.


Raka pun langsung masuk ke kamar mandi, dan diva menyiapkan pakaiannya.


setelah itu diva pun turun kebawah dan sudah sepi, dirumahnya ada bibi yang akan pulang jika sudah jam 3 sore dan mama pasti ada di butik pasti pulangnya malam seperti papa.


dirumahnya tidak menggunakan art tetap, karena papa merasa risih dan tak ingin jika sedang berkumpul di rumahnya ada anggota lain, jadi semua di lakukan langsung oleh mama tapi 3 tahun terakhir mama merasa bosen di rumah semenjak kakak kuliah di luar negeri dan akhirnya mama membuka butik terus menyewa bibi untuk menghandle pekerjaan rumah dan pulangnya jam 3 sore.


diva langsung mengambil makanan dan minuman untuk Raka, ia masuk kamar dan melihat Raka yang sudah rapih.

__ADS_1


"nih..kak makan dulu..!!" titah diva


Raka pun langsung mengambil makanan dan memakannya.


"kamu..??" tanya Raka


"aku nanti aja makannya.. tadi kan udah ngemil jadi masih kenyang.." jawab diva


"makan..!!" Raka menyodorkan sendok yang berisi nasi ke mulut diva.


diva pun menerima suapan Raka dengan senang hati setelah menghabiskan makanan nya Raka pun pamit pulang, sebagai pacar yang baik diva mengantar Raka ke depan.


"hati-hati yah.. kak dijalan..!! langsung pulang kan..??" tanya diva


" nggak ke basecamp dulu "jelas Raka singkat


" oh ya.. udah " jawab diva


ketika Raka akan masuk ke mobil tangannya langsung dicekal diva, sepontan Raka Melihat diva.


Cup.


kecupan mendarat di pipi Raka, Raka pun mematung sejenak dengan ulah diva dia merasa jantungnya berdegup kencang dan merasa senang juga salah tingkah.


Raka segera menormalkan kembali dirinya.


" hati-hati dijalan.."ucap diva mengurangi malunya


Raka pun mengangguk dan mengacak-acak rambut diva dengan gemas dan masuk ke mobil.

__ADS_1


Raka menyetir mobil dengan senyum yang mengembang kala mengingat diva yang mengecupnya tadi


__ADS_2