Ijinkan Aku Selingkuh

Ijinkan Aku Selingkuh
episode 12


__ADS_3

Aldi sudah bergegas untuk berangkat pagi pagi sekali menjemput kekasih sekaligus rekan kerjanya,Dia mengendap endap tak ingin sampe bersuara sehingga membangun kan Riana,namun Riana yang sudah sejak tadi bangun tampaknya tak ingin mempedulikannya.Dia yang biasanya sibuk menyiapkan semua keperluan Aldi sang suami,kali ini memilih cuek bebek,Dia masih berpura pura tidur dan tak ingin berinisiatif membantu Aldi menyiapkan keperluannya untuk tugas keluar kota.


Pikirannya kali ini membayangkan rencana Dia untuk bisa pergi dengan Danar.Dia sudah tidak sabar menghabiskan hari liburnya kali ini dengan orang yang sudah membuat jantungnya berdegup kencang.Dia tak ingin terlarut akan sikap Aldi kepadanya,


setelah Ardi sudah tak terlihat dari pandangan matanya,Riana bergegas melakukan rutinitas paginya,membereskan semua sudut rumahnya,memasak,kemudian segera membersihkan dirinya,jangan sampai telat bertemu Danar,Dia tak ingin membuatnya kecewa.


Seperti ABG yang baru mengenal cinta dan pertama akan pergi berkencan,Riana mengaduk aduk semua pakaian di lemarinya,Dia tampak sangat bingung dengan pakaian yang akan dikenakannya untuk pergi bersama Danar hari ini,Dia mencoba celana jeans model pensil warna navy dipadu dengan blouse kerah sabrina kemudian Dia menggantinya karena merasa modelnya sangat tidak cocok terlalu kasual,kemudian Dia mengenakan Rok maksi dan sweater warna hijau Daun mematut dicermin berputar kekiri dan kekanan,namun kemudian Dia menggeleng,merasa modelnya ketinggalan jaman,kemudian Dia ganti lagi menggunakan rok mini dan dengan kaos dan cardigan pink namun kembali Dia menggeleng,merasa gayanya seperti ABG...


setelah sekian kali mencoba semua koleksi baju dan memadu madankannya,akhirnya pilihannya jatuh pada dress model liberty print atau dress bunga bunga warna pink sebetis dipadu dengan sepatu flat warna pink pemberian Danar dan tas kecil warna hitam menambah kesan feminim,tidak lupa Riana merias dirinya dengan make up yang tipis namun kali ini Dia memakai lipstik warna pink pada bibir sensualnya,sungguh hari ini Riana begitu tampak sangat cantik dan anggun.


"Riana,Aku sudah dipertigaan dekat rumah kamu"


Riana cepat cepat membaca pesan yang dikirim Danar dengan cepat Dia menyambar tasnya,dan seolah terburu buru Dia ingin bertemu dengan Danar,Dia tak ingin membuat Danar menunggu terlalu lama.


Danar sudah menunggu Riana didepan mobilnya saat Riana menghampirinya,sejenak Dia tertegun melihat penampilan Riana begitu cantik dan mempesona,baik Riana maupun Danar saling berpandangan satu sama lain,mengagumi oenampilan masing masing.


Danar tampil mengagumkan dengan kaos lengan panjang berwarna abu dan celana panjang berwarna hitam,rambutnya dipotong rapi namun cambang dan kumis tipisnya dibiarkan membuat ketampanannya bertambah berkali lipat,Riana masih berdiri mematung mengagumi tampilan Danar begitupun Danar seperti terhipnotis dengan kwcantikan Riana,wanita muda itu begitu sangat cantik.


"Eheeemmm...sudah puas mengagumi penampilanku?"ujar Danar membuyarkan lamunan Riana yang sedari tadi tak beranjak sambil menatap Danar,...blushh wajah Riana merah merona.


Dengan cepat Danar membuka mobilnya dan mempersilakan Riana untuk duduk,kemudian kemudian mereka melaju ketempat yang sudah Danar siapkan.Sesekali Danar melirik kearah Riana,tersenyum kearahnya.


"Kamu cantik banget Ri,..."kata Danar seraya melirik kearah Riana.Riana yang dipuji hanya bisa terswnyum malu,dan memalingkan wajahnya ke arah jendela,pura pura melihat pemandangan diluar sana.


"Kita mau kemana Mas...?"ujar Riana membuka percakapan,seolah menyembunyikan kegugupannya.Duduk disamping Danar membuatnya benar benar sangat nervous..sesekali Dia meremat dressnya,menetralisir degupan jantungnya agar bisa dikondisikan jangan sampe Dia terlihat kikuk dihadapan Danar.

__ADS_1


"Aku ingin kesuatu tempat yang sangat istimewa..sudah lama aku tidak datang ke tempat itu."


"Dan ini bener bener tempat spesial bagi Aku,ujar Danar sambil menengok kearah Riana dengan senyumnya yg memikat."


"Oh ya...memang tempat seperti apa sih,jadi penasaran".


"pokoknya Kamu bakalan seneng banget dan pasti gamau pulang,apalagi ditemenin sama cowok ganteng dan lucu kayak Aku,"


"idiiiiih...kepedean banget si"ujar Riana sambil mencubit manja lengan Danar.Kali ini Riana tidak seperti sebelum sebelumnya.Rasa nervous kini dapat dikendalikannya,apalagi ternyata Aldi orangnya tidak seserius wajahnya,didekatnya Riana merasa sangat nyaman,seperti sudah mengenalnya sejak lama.


Setelah beberapa jam perjalanan,akhirnya Danar dan Riana sampai juga ditempat tujuan.Danar melihat kesamping ternyata Riana masih terlelap,Danar tersenyum saat melihat wajah Riana yang sedang tertidur,Dia menyelipkan rambut yang menutupi wajah Riana ketelinganya.


"Cantik!"gumamnya..


"ihhh cantik cantik ileran.."ujar Danar sambil pura pura mengedikkan bahunya.Membuat Riana yang mendengarnya sebal,sehingga mengerucutkan bibirnya.


"Iiihh enak aja,siapa juga yang ngiler"ujar Riana sambil melap lap bibirnya,jangan jangan yang dikatakan Danar benar,kan bisa malu.diambilnya kaca ditas nya.


"mana ga ngiler juga iiiiihhh Mas Danar nyebelin"


"Hahahahaha...lucu banget sih kamu,suka banget deh godain kamu,habis kamunya gampang percaya hahahhaha"Danar tak kuasa menahan tawanya melihat Reaksi Riana yang Dia jahili.


Riana sangat sebal melihat Danar mentertawakannya,dengan pura pura marah Dia turun dari mobil Danar,dilihatnya sekeliling pemandangannya begitu Indah,terhampar luas perkebunan teh seperti permadani hijau nan indah.Riana menghirup nafas dalam dalam.udara disana begitu sejuk,pemandangan indah ini begitu Dia rindukan.Riana merentangkan tangannya menikmati segarnya udara dan pemandangan yang Indah.


CEKREKKK...CEKREKK..

__ADS_1


Danar tidak melewatkan pemdangan indah dimatanya,Dia segera memotret keindahan alam dengan kamera DSLR nya.


Riana pun tak lepas dari objek yang dipotretnya.Dia memotret Riana dari berbagai sisi,


"Riana.."


cekrek...cekrek...berkali kali Dia memotret Riana.Danar tersenyum tpuas melihat wajah Riana dikameranya.


DEG...


"Ayo kutunjukkan tempat yang lebih indah lagi dari ini


Tiba tiba Danar menghampiri Riana kemudian menggenggam Tangan Riana dan menariknya untuk mengajaknya ketempat yang menurutnya lebih indah,membuat degup jantung Riana bertalu talu,Dengan menautkan jari jemari mereka satu sama lain,berjalan beriringan bergandengan tangan.Riana tak kuasa menolaknya,mereka beradu pandang saling melempar senyum.


"kamu sudah menikah Ri"Danar bertanya saat jari tangan yang digenggamnya itu terpasang sebuah cincin di jai manis Riana.


"hehemh..yap aku sudah menikah"


"kamu juga Mas?"tanya Riana menatap dengan paati mata tesuh lelaki tampan itu.


"ya..."jawabnya singkat...


.


.

__ADS_1


__ADS_2