Im In Love With Criminal CEO

Im In Love With Criminal CEO
Tidak ada gratis di dunia ini


__ADS_3

Selesai permainan Mark dia menjatuhkan diri disampingku, aku hanya bisa menangis dalam


diam tanpa bersuara hangat kurasakan dipipi yang basah karena air mata, bukan


ini kisah romantic yang ku bayangkan, bukan sebuah keterpaksaan hanya untuk


bertahan hidup.


Mark menggeser tubuhku kedalam dekapannya, kepala nya dibenamkan diantara kedua


asset ku sehingga hangat nafasnya dapat kurasakan.


“Chloe kamu harus ingat bahwa semua ini karena tindakanmu sendiri, kamu lah yang


pertama kali melihatku dengan si pengkhianat itu, dan hal seperti itu tidak


pernah ada wanita-wanita ku yang mengetahuinya. Jangankan menyaksikannya hanya


mendengar cerita seperti itu saja mereka tidak pernah dengar dariku.” ucap Mark


masih dengan posisi sama


Perkataannya hanya menambah kepedihan hatiku, bayangkan dia mengatakan wanita-wanitaku yang


artinya aku hanya menjadi sampah lainnya yang kapan waktu akan dia buang.


Aku mengenang bahwa Mark adalah seorang Cassanova di kota ini, dengan segala


kekayaanya, ketampanannya dan kecerdasannya wanita manapun bisa dipastikan akan


bertekuk lutut, mungkin aku termasuk wanita itu pada dahulu sebelum peristiwa


mengerikan yang kusaksikan.

__ADS_1


Ternyata semua yang dia tampilkan di public hanyalah kedok semata, untuk menutupi segala


keburukannya. Memang terkadang iblis pun bisa berpura-pura sebagai malaikat.


Sesaat kami hanya terdiam, masing-masing tenggelam dalam pikirannya.


“Mark…” aku mencoba memberanikan diri dan mengatur agar suaraku terdengar normal


“Ya..” singkat Mark menjawab


“Bagaimana dengan wanita-wanitamu sebelumnya, apakah mereka kau bawa ke tempat ini juga?”


aku penasaran


“Tidak pernah, aku tidak membawa wanita-wanita itu kesini. Bagiku mereka hanyalah


sebatas pelampiasan atau hanya sekedar pion bisnis, mereka hanya mempedulikan


angka di rekening, kuanggap hubunganku tidak lebih dari sekedar transaksional”


“Lalu bagaimana denganku Mark? Aku hanyalah seorang pegawai biasa dikantormu, dan


mengenai peristiwa yang aku lihat, aku bisa bertindak seolah tak pernah melihat


apapun, aku hanya ingin kembali pada hidupku yang biasa Mark” mohonku


Tiba-tiba Mark bangkit dan duduk disampingku, ekspresinya yang sejak tadi serius kini


semakin tampak tegas, pupil mata hijaunya tampak membesar.


“Dengar Chloe, bagiku memang kau hanyalah wanita biasa bahkan dibandingkan dengan


wanita-wanita yang pernah bersamaku, kau hanya korban atas waktu dan kondisi

__ADS_1


yang tidak tepat. Aku tidak bisa membiarkanmu begitu saja, kau akan tetap


tinggal disini sampai aku memutuskan harus bertindak apa denganmu.” Mark


berucap


“Tapi satu hal yang pasti, selama kau tinggal disini kau harus melayaniku dengan


baik. Karena tidak ada yang gratis di dunia ini” kali ini terlihat seringai di


wajahnya


Pernyataan macam apa itu, bahkan aku tidak pernah meminta untuk tinggal ditempatnya dan


kenapa aku harus membayar atas apa yang tidak pernah aku minta.


Namun kali ini sebaiknya aku mencoba setuju saja dengannya, karena tubuh ini sudah


tak berdaya, aku sudah tidak dapat berpikir, sudah habis tubuh dan energiku.


Lebih baik esok hari aku pikirkan cara untuk terlepas dari jeratan nafsu Mark.


“Baiklah Chloe sepertinya waktumu sudah habis dikamarku, aku tidak terbiasa tidur dengan


wanita semalaman.” Usir Mark


“Apa Mark? Kau seenaknya saja memperlakukan ku seperti seorang wanita bayaran, kalau


begitu jangan pernah lagi memintaku untuk ke kamar ini” tanpa sadar aku emosi


Mark mendekatiku dan mencengkram wajahku, bibirku dilumat dengan kasar olehnya.


 

__ADS_1


 


__ADS_2