
Chloe melirik kearah jam tangan berbentuk oval yang disekelilingnya tali berwarna
silver, sesekali melihat keluar kaca coffee shop untuk memastikan pakaian dan make up yang dikenakan terlihat rapih dan flawless. Janice sudah memesan tempat di Le Grainne Café, tempat bergaya
Prancis Bistro kecil yang indah, suasana mengalun musik romantic, memastikan bahwa
sahabatnya benar-benar akan memiliki teman kencan yang luar biasa.
Tampak dari kejauhan pria bertubuh tegap dan berpakaian casual, kaos putih dibalut dengan blazer biru muda dipadu padan dengan celana putih, memberikan kesan trendy dan simple namun tetap memikat.
“Hai apakah kau Chloe ?“ seraya pria tersebut mengulurkan tangan untuk berkenalan
“Ya benar, kau pasti Josh Carter dari aplikasi jodoh online benar kan ?”
“Tentu saja aku Josh, dan aku tidak mengira kamu lebih cantik dari foto profil” ucap Josh seraya memberikan senyum yang menawan kepada Chloe, membuatnya tampak salah tingkah.
Drrt drrt drrt
Baru saja perkenalannya dengan Josh tiba-tiba ponsel Chloe berbunyi berisikan pesan dari Mark,
Bisakah kamu datang kerestoran Per Se saat ini juga ?
Maaf Mark, saat ini aku sedang bertemu seseorang dan bisakah Jason saja yang membantumu saat ini?
Klik pesan terkirim
Drrtt drrt drrt
Saat ini saya
memerlukan kamu, apakah kamu mau saya pindahkan ke kantor cabang yang berada di
Nigeria sekalian, agar kau tidak bisa bertemu dengan teman-teman mu disini?
“ Huufffttt “ Chloe menghela napas
__ADS_1
Jarak dari tempatku saat ini ke Per Se sangat jauh apakah kamu tidak apa menunggu ? klik pesan
terkirim
Aku sudah mengirim Jason untuk menjemputmu, 30 menit lagi dia akan tiba, lebih baik kamu segera
akhiri kencan buta mu itu saat ini juga.
“ Bagaimana aku bisa bertemu jodoh kalau saja setiap kencan diganggu dengan pekerjaan-pekerjaan yang irrasional seperti ini “ gumam Chloe yang tidak menyadari sejak tadi Josh memperhatikan wajahnya karena tidak berhenti menatap layar ponsel.
“ Are you okay girl ?, sejak tadi kamu menatap ponselmu dan wajahmu menunjukkan isyarat yang kurang baik” Tanya Josh berhati-hati
“ Maaf Josh, tapi sepertinya bisakah kita mengatur jadwal kembali mengenai kencan kita ? karena bosku memerlukan aku ada beberapa hal yang perlu aku kerjakan. “
“ Its oke dear, kapan saja kamu bisa menghubungi ku untuk kita lanjutkan kencan yang manis ini, lagipula pria mana yang akan menolak untuk berkencan denganmu” goda Josh
Tanpa sadar wajah Chloe merona merah.
Tin tin tin
"Baiklah Josh, aku akan menghubungimu untuk jadwal kencan yang tertunda" seraya beranjak dari kursinya dan melambaikan tangan kearah Josh, dan Josh hanya bisa membalas lambaian tangannya dan tersenyum kearah Chloe.
" Jason apakah kau tahu apa yang perlu saya lakukan direstoran Per Se? bukankah disana bos kita sedang berkencan dengan seorang model pakaian dalam? Harusnya dia menikmati kencan romantic itu daripada mesti mengganggu sekretarisnya yang sudah lama sendiri ini.“ sungut Chloe
“Saya kurang mengerti juga, apa yang terjadi disana, namun Mark tiba-tiba telepon saya untuk menjemputmu” Jason hanya menjelaskan secara singkat, memang begitulah karakter Jason yang merupakan tangan kanan Mark Kensington sekaligus orang kepercayaannya, tak berbeda jauh dari bos nya tampilan Jason pun dingin dan hanya berbicara hal yang penting saja, sepertinya sulit untuk berteman dengannya atau sekedar mengetahui apa yang dalam pikirannya.
Chloe lalu terdiam dan kembali melihat keluar jendela mobil, menatap gedung-gedung pencakar langit yang dihiasi lampu-lampu indah menunjukkan kemegahan kota New York.
Limosin berhenti tepat di lobi, restoran Amerika Prancis yang terletak di lantai empat Time Warner Center, di Colombus Circle Manhattan yang mengusung dekorasi mewah minimalis dan elegan. Mata Chloe
menyusuri tiap sudut restoran tersebut mencari seorang Mark bos yang dingin dan berwajah arogan tentu saja bertubuh atletis dan juga tampan.
Akhirnya Chloe menemukan meja bos nya dan segera menghampiri, tampak Mark sedang berbincang dengan seorang wanita dengan tubuh elok semampai menggunakan gaun dengan belahan dada yang sangat rendah hampir memperlihatkan aset wanita tersebut.
__ADS_1
“Malam Tuan Mark“ ucap Chloe
Tanpa peringatan Mark menarik pinggang Chloe sehingga terduduk dengan paksa disamping kursi Mark.
“Mark apa yang anda lakukan ?” bisik Chloe sambil memaksa tersenyum kearah wanita didepannya
“Perkenalkan ini calon tunangan saya Chloe“ ucap Mark, wajah Chloe tampak bingung dan bola matanya membesar, tidak percaya dengan apa yang baru didengarnya. Begitupun dengan Amanda sang
gadis yang berkencan dengan Mark saat ini.
Chloe mengulurkan tangan kepada Amanda untuk meyakinkan apa yang sudah dikatakan bosnya di depan Amanda.
“Kenapa kamu baru katakan sekarang Mark bahwa kamu sudah bertunangan ? bukankah saat ini kita baru berkencan ? lalu bagaimana dengan kontrak model yang kau tawarkan sebelumnya kepadaku ? apakah bisa tetap dilanjutkan ?“ Amanda mengeluarkan cukup banyak pertanyaan
“Maaf aku baru mengatakan sekarang mengenai pertunanganku, dan dari awal aku tidak menganggap kita berkencan, aku hanya berpikir kita akan berbisnis, untuk kontrak model sebaiknya kamu bisa tanyakan
kepada Jason asisten ku besok“ Mark menjelaskan
“Aku kecewa denganmu Mark, memang kamu pikir semua wanita harus bertekuk lutut kepadamu ? dan lihatlah tunanganmu, tidaklah lebih baik dibanding aku” Ucap Amanda dengan nada tinggi
Brak
Dengan kasar mendorong kursi dan melempar serbet ke sembarang arah pergi meninggalkan
seorang Mark dan Chloe yang masih belum mengerti apa yang sedang dilakukan oleh
sang bos. Mark hanya tersenyum dan meminum segelas sampagne yang sudah
tersedia, Chloe masih menatap punggung Amanda yang sudah pergi melewati pintu
restoran dan menjadi pusat perhatian bagi semua pengunjung.
“Oke Tuan Mark, sekarang apakah bisa dijelaskan kenapa sikap anda tadi ? kenapa tiba-tiba saya menjadi tunangan anda, dan membuatku merasa malu dibandingkan dengan seorang model internasional tersebut. Apakah anda sengaja agar aku merasa tidak layak dan akhirnya karena merasa
terintimidasi saya akan dibuang ke kantor cabang antah berantah ? ujar Chloe dengan kesal
__ADS_1
“No girl, good job tadi kamu berperan sebagai aktris yang terbaik pemenang Grammy Awards“ jawab Mark dengan singkat dan masih menyisakan tanda tanya bagi Chloe, tatapan dingin yang membuat siapa saja yang melihatnya akan segan untuk berada berdekatan dengannya, entah apa yang ada dalam pikirannya Mark tampak menatap kosong kedepan.