Im In Love With Criminal CEO

Im In Love With Criminal CEO
Cassanova


__ADS_3

“Ehemm” Mark berdehem membuyarkan lamunan Chloe


“Apa yang kamu pikirkan ? sudah kah semua schedule saya kamu catat ? saya saat ini sedang sibuk, dan bila tak ada hal penting yang akan kamu sampaikan kamu boleh kembali ke meja”


“Uuumm ya Mark, saya sudah selesai”


Dengan langkah terburu-buru Chloe meninggalkan ruangan bosnya.“ Mengagetkan saja cara bicaranya, seperti tidak punya hati, pantas saja wanita-wanita tidak ada yang bertahan lama dengannya”. Sungut Chloe


Sesampainya di meja tiba-tiba.


Bruk


Tiba-tiba Janice melempar sebuah majalah di meja Chloe


“Apa ini Janice ? kenapa majalah ini kamu lempar ? lihatlah mejaku berantakan“ ujar Chloe sambil membereskan note pad yang berserakan karena ulah Janice


“Lihat di halaman 2 majalah ini, Mark Kensington tertangkap paparazzi sedang berkencan dengan seorang model, padahal dia masih berkencan dengan Diana seorang selebgram terkenal di New York. Benar-benar pria yang sangat berkuasa ya, setiap bulan bisa berganti teman kencan” Seru Janice


sambil melihat keruangan berkaca besar milik Mark Kensington, takut kalau-kalau sang CEO tiba-tiba keluar dan mendengar semua ucapannya.


“Ya aku tahu, apa yang dikatakan majalah itu dan aku sudah tidak heran lagi dengan kebiasaan bosku yang sering bergonta ganti pasangan apalagi dari kalangan sosialita ataupun artis. Baru saja dia


memerintahkan Jason untuk membawa barang-barang Diana kembali ke apartemennya”


ujar Chloe, kenapa terkadang hidup ini tidak adil, bahkan diriku satupun belum


berkenalan dengan pria manapun semenjak putus dari Dave dan itu sudah bertahun-tahun lamanya.


 “What ?? Mark putus dengan Diana ? Oh My God, Diana itu cantik sexy dan bertalenta namun


hanya berakhir menambah list panjang nama mantan Mark. Aku jadi penasaran kira-kira


wanita seperti apa yang akhirnya akan menjadi pendampingn hidup Mark ?“ ucap Janice.

__ADS_1


“ Sudahlah pertanyaanmu itu lebih sulit dari misteri segitiga bermuda, sadarkah kamu ?.”


“Hhhmm baiklah, bagaimana kalau sekarang kita menebak


pria yang akan kamu kencani nanti malam?” seru Janice sambil mengedipkan mata kearah Chloe


“No Janice, jangan katakan kalau kamu sudah atur janji kencan malam ini dengan pria dari aplikasi jodoh yang bahkan aku sendiri tidak pernah membuat aplikasi tersebut. Namun dengan inisitaif kamu lah yang menggunakan fotoku dan mencoba mencari kencan disana sebagai aku. “


“Kamu akan berterima kasih nanti kepadaku Chloe, sudah lama sejak kamu berhubungan dengan Dave hingga saat ini kamu masih belum membuka hati untuk pria lain. Atau aku harus jodohkan kamu dengan bosmu sendiri ? . Agar menjadi salah satu wanita yang ada di list ‘pernah kencan nya Mark


Kensington’ ? Hahaha“ tawa Janice sambil mencolek punggung Chloe


“Kamu tahu bahwa pekerjaan menjadi sekretaris ini sangat lah menyita waktu, bahkan aku tidak diberi waktu untuk bisa tidur. Tiba-tiba saja Mark bisa telepon aku pukul 01.00 pagi hanya untuk merubah


schedule penerbangan nya ataupun hanya sekedar meminta aku untuk membeli aspirin karena dia kebanyakan minum dengan kolega-kolega nya di club.”


Clek


Tiba-tiba pintu ruangan Mark terbuka,  membubarkan pembicaraan singkat antara Chloe


“Saya lunch diluar dengan Mr. Takoyama, kamu standby di kantor kemungkinan saya butuh data, kamu bisa dengan cepat mengirimkan ke saya” ujar Mark sambil berjalan melewati meja Chloe dan beberapa staf disana.


Chloe hanya menjawab dengan anggukan tanda mengerti dengan segala perkataan Mark, lalu dengan cepat menekan tombol intercom menyambugnkan dengan Janice.


Bip bip bip


“Janice hari ini aku tidak bisa lunch denganmu”


“Kenapa ? hari ini kita bukannya akan mencoba restoran sushi yang baru buka beberapa blok dari kantor?”


“Karena Mark memintaku untuk standby di kantor, kalau saja dia butuh data aku bisa mengirimkannya dengan segera. Huuffff” terdengar Chloe menghela nafasnya.


“Baiklah, kalau begitu kita pesan makanan cepat saji dan kita bisa makan di pantry” ucap Janice,lalu menutup sambungan intercom kantor dan langsung menekan no telepon layanan makanan cepat saji.

__ADS_1


***


Mark tampak merapihkan lengan kemeja nya, sambil mengedarkan pandangannya pada sebuah restoran yang sudah dipesan sebelumnya. Tak berapa lama Mr. Takoyama yang ditemani beberapa bodyguard datang dan menyapa.


“Hai Mark, maaf kalau menunggu jalanan New York selalu macet dan tidak dapat diprediksi.” Ujar Mr. Takoyama dan langsung memposisikan diri duduk di hadapan Mark.


“Well, its ok Mr. Takoyama. Saya pun belum lama datang disini”


Tak berapa lama pramusaji membawakan sampagne yang sudah dipesan lalu menuangkan ke dalam masing-masing gelas.


“Mark, saya lihat berita kamu di majalah dengan seorang model, benar-benar seorang cassanova. Saya cukup kagum melihat seorang pria sukses diumur yang bisa dikatakan masih muda, bisa menaklukkan bisnis


sekaligus banyak hati wanita. Sekagum saya mengetahui anda bisa menaklukkan wilayah untuk klub malam yang selama ini menjadi pertarungan antar mafia New York. Operasi yang cukup senyap dan bersih, tanpa menyisakan kecurigaan Interpol” seraya memberikan senyum dari sudut bibir, dan Mark hanya membalas dengan senyuman.


Tring


Dentingan gelas sampagne beradu sebagai tanda merayakan kesuksesan yang telah dicapai oleh Mark dan Mr. Takoyama.


“Seperti yang anda ketahui, tidak mudah untuk menyeimbangkan bisnis sehat dengan bisnis yang bergelut dengan dunia malam. Tapi keduanya penting agar aliran dana dan juga pajak bisa dikelabui dengan


banyaknya ekspansi yang perusahaanku lakukan.“ ujar Mark


Sebenarnya sudah menjadi rahasia public Mark Kensington adalah penerus tahta Kensington Corp. yang sudah turun temurun dijalankan, beberapa pejabat di New York pun turut terlibat dalam bisnis dunia malam yang dijalankan oleh dinasti Kensington, karena itu banyak hal yang terjadi seperti perebutan wilayah oleh mafia akan ditutupi oleh pejabat wilayah.


Drrt drrt drrt


Ponsel Mark berbunyi dan membaca pesan yang terkirim, pesan yang dikirim Chloe mengingatkan bahwa schedule meeting dengan para pemegang saham dikantor akan berlangsung 1 jam kedepan.


Dengan sopan Mark berdiri dan berpamitan kepada Mr. Takoyama


“Maaf pertemuan kita tidak bisa berlama-lama, karena ada meeting menunggu dikantor. Nanti kita akan atur pertemuan lagi untuk membahas penyatuan wilayah klub malam yang baru ditaklukkan”


Mark dan Mr. Takoyama berjabat tangan, memperlihatkan sedikit tato di pergelangan tangan Mr. Takoyama karena lengan kemeja dan blazer nya sedikit terangkat.

__ADS_1


Brrmmm


Limosin yang merupakan lambang kemewahan yang hanya dimiliki oleh segelintir orang atau hanya organisasi-organisasi elit tertentu yang menggunakannya membawa Mark kembali ke kantor.


__ADS_2