Im In Love With Criminal CEO

Im In Love With Criminal CEO
Teman Baru


__ADS_3


Voilaaa inilah Chloe, cantik dan cerdas....


Happy Reading All !!! Peace and Love ...


 


 


“Aku tidak berselera makan pagi ini” jawabku


“Maaf nona, tapi kumohon nona bekerjasama dengan baik. Karena pekerjaanku menjadi


taruhannya, dan tuan Mark terkenal tegas menghukum siapa saja yang tidak


mematuhinya” jelas pelayan itu


Aku hanya terdiam menunduk, tak berkata apapun. Sekilas teringat kembali tembakan


yang diberikan oleh Mark kepada pria tadi, sontak aku bergidik yang akhirnya


membuyarkan pikiranku. Dan aku menatap kepada pelayan itu.


“Baiklah aku akan memakan sarapan ini, tapi dengan syarat” pintaku


“Apa itu nona ?” pelayan itu penasaran


“Aku ingin kamu ikut menemaniku sarapan dan aku ingin tahu namamu dari semalam kamu


dengan baik melayaniku tapi bahkan namamu saja aku tidak tahu.” kataku


Wajah pelayan itu tampak tersenyum


“Namaku Laura nona” jawabnya


“Nama yang bagus, dan satu lagi bisakah aku minta kamu menjadi temanku selama aku


masih disini?” sambil tanganku meraih croissant yang ternyata mengunggah


seleraku dan sepertinya perutku pun sudah mulai bersuara."


“Tentu nona, aku mau menjadi temanmu” dengan ramah Laura menjawabku

__ADS_1


 


Akhirnya kami berdua sarapan bersama dan saling berbagi cerita, menceritakan segala hal


dan terkadang menertawakan hal konyol yang pernah terjadi dalam hidup


masing-masing. Setidaknya dengan adanya seorang teman baru di mansion ini, aku


bisa melupakan sejenak peristiwa demi peristiwa yang terjadi.


“Laura bolehkan aku bertanya sesuatu ?” ucap Chloe dengan hati-hati


“Apa itu nona?” Laura


“Apakah kamu tahu yang terjadi hari ini pada seorang pria yang tampak berwajah asia?”


cecarku


“Uuumm.. maaf nona, peraturan di mansion ini tidak ada satupun yang boleh bercerita,


membicarakan atau bahkan mencari tahu apa saja kegiatan atau yang terjadi


disini. Pekerjaan atau bahkan nyawa kami yang menjadi taruhannya.” Laura tampak


“Kalau ternyata bekerja disini sangatlah menakutkan kenapa kamu masih mau bekerja


disini? “ aku penasaran


“Rata-rata yang bekerja disini sudah turun temurun nona, dan memang orang-orang kami loyal


terhadap tuan Kensington. Lagipula disini kami aman dan terjamin selama kami


mengikuti seluruh aturan yang ada, dan satu hal lagi nona apapun yang nona


lihat mengenai tuan Mark sebenarnya beliau adalah orang yang baik dan


bertangggung jawab.” Jelas Laura


“Tapi Laura baru saja aku melihat Mark menem..mmpphhh” tiba-tiba saja mulutku ditutup


oleh tangan Laura.


“Maaf nona, jangan membahas apapun disini. Saya tidak ingin tahu dan tidak ingin

__ADS_1


terlibat apapun” Laura berbicara dan akhirnya melepaskan tangannya dari


mulutku.


“Huffttt… baiklah aku mengerti posisimu” aku mendengus kesal


“Nona, saya akan menyiapkan air hangat untuk mandi dan akan membawakan pakaian baru


untuk nona” Laura berbicara seraya membereskan sarapanku dan berjalan kearah


kamar mandi.


Aku hanya terdiam dan mengangguk mengisyaratkan mengerti apa saja yang sudah


dikatakan Laura.


“Nona air hangatnya sudah siap, aku akan membawa bekas sarapan ini ke dapur dan


kembali untuk memberikanmu pakaian.” Kembali Laura menjelaskan, dan untuk


kesekian kali pula aku hanya mengangguk. Laura menghilang dari pandanganku dan


pintu tertutup, aku dengan langkah gontai memasuki kamar mandi dan


menenggelamkan tubuh serta pikiran liarku ke dalam air.


Mataku terpejam, potongan-potongan ingatan mengenai kejadian pria yang disebut pengkhianat


itu berkelebat dibenakku. Wajahnya tampak berantakan, suara memohonnya


terdengar pilu dan rasa sakit luar biasa pastinya disaat timah panas itu


menembus ke kulit kaki nya berkali-kali.


Tak habis pikir kali ini aku bermain dengan apa dan siapa?


Sama sekali tidak terlintas bahwa hidupku akan berubah drastic menjadi thriller.


Seandainya saat ini ada Janice, ya Janice mungkin Janice tahu mengenai hal ini karena dia


lebih lama bekerja dibanding denganku. Tapi bagaimana kalau ternyata dia tidak


tahu, dan ternyata kalau aku cerita malah akan melibatkannya dalam masalah

__ADS_1


besar.


__ADS_2