
Aku berada di dalam hutan, pohon raksasa berdiri kokoh di mana – mana.
Batangnya sangat besar, bahkan bisa membuat rumah di dalam pohon yang batangnya berongga.
Tingginya menjulang ke langit sampai – sampai tak terlihat satu daun dan ranting pun dari bawah.
Sinar matahari juga tak sampai ke bawah, mungkin terhalang oleh rindangnya dedaunan di atas.
pencahayaan yang kurang membuat suasana hutan ini tampak mencekam.
Akar pohon merambat menutupi permukaan tanah, sangat besar bahkan bisa di bilang seperti barisan tembok labirin.
Suara gemuruh daun yang di terpa angin dan suara kicauan burung terdengar dari segala arah.
aku tidak tahu ini di mana, dan aku tidak pernah melihat tempat seperti ini sebelumnya, aku pun tidak ingat bagaimana aku bisa ada di sini...
Ingatan terakhirku adalah saat kejadian gempa di dalam dungeon.
Mangkin saja tempat ini adalah Area baru yang lupa di Publikasikan, atau Area tersembunyi yang tidak di cantumkan di dalam Peta SELIFWOR.
Aku duduk menyandarkan tubuhku di salah satu akar pohon yang tampak seperti tembok besar.
Di samping kananku ada suatu benda berbentuk bulat seukuran bola basket berwarna hijau kekuningan.
Karena penasaran, aku pun mengambilnya.
Di lihat dari bentuk dan permukaannya, aku yakin bahwa benda ini adalah buah yang berasal dari pohon di sini.
Teksturnya tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu lembek, memudahkanku membelahnya dengan tangan.
Dalamnya berwarna putih dan ada beberapa biji hitam yang menempel, aroma manis keluar dari dalamnya.
Aroma?.. tunggu dulu.. sejak kapan Game ini mempunyai fitur aroma?.
Teknologi Virtual Reality saat ini masih belum bisa membuat sesuatu seperti ini.
Ini benar – benar aneh!.
Aku mengambil potongan kecil daging buah dan memasukkannya ke dalam mulut.
Mengejutkan..!. rasa manis menyebar di dalam mulutku bahkan Sensasi di setiap gigitannya seperti nyata.
Tidak, ini benar – benar nyata.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Ada yang hilang, sesuatu yang harusnya selalu ada di pojok area pandangan sekarang tidak ada.
Itu adalah tampilan Mana Point, Health Point dan icon Skill.
Apakah ada kesalahan sistem saat dipindahkan ke sini.
Aku harus mencari tahu kebenarannya.
“Menu”.
.................
“Menu”.
................
“Maps”.
................
“Option”.
..............
“Log Out”.
..................
“Log Out”.
..................
Kenapa ini!.
Semua perintah tidak ada respons yang muncul.
Bahkan tidak bisa Log Out, bagaimana caranya keluar kalau begini.
“Inventory”.
Tidak muncul.
Aku tidak bisa menggunakan semua Item yang kupunya.
Lupakan itu, yang lebih penting adalah uang di dalamnya.
jumlahnya tidaklah sedikit, aku sudah mengumpulkannya selama bertahun – tahun.
Bagaimana ini, dengan uang sebanyak itu aku bahkan bisa membeli 10 rumah.
Tenanglah diriku!.
Coba di pikirkan lagi, kenapa semua ini terjadi!.
Sebelum berapa di tempat ini semuanya masih berjalan normal.
Tapi sekarang semua perintah sistem tidak ada yang bisa di lakukan.
__ADS_1
Jadi dalam kasus ini aku tidak bisa keluar dengan keinginan sendiri kecuali alat yang aku gunakan di lepas dari luar.
Kalau di ingat – ingat lagi, tidak ada orang lain di rumah yang bisa melepaskan alat yang aku pakai.
Pengasuhku sedang berada di luar kota menemui keluarganya untuk beberapa hari, jadi untuk dua sampai tiga hari ke depan aku sendirian di rumah.
Gawat, aku bisa mati kelaparan bila terus seperti ini.
Aku harus mencari cara agar bisa keluar dari Game ini.
Bagaimana dengan Player lain.
Apa mereka juga mengalami hal serupa!.
Walau pun hanya terjadi kepadaku, setidaknya pasti ada orang yang bisa menjelaskan tentang fenomena ini.
Kalau begitu tujuanku sekarang adalah pergi ke sentral kota.
Tunggu dulu.. sepertinya aku melupakan sesuatu. apa ya?. Sesuatu..! tidak... seseorang..!. aaahhh... lupakan saja.
Nanti ingat sendiri.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Aku berjalan menyusuri hutan melewati akar yang terbentuk seperti labirin.
Aku tidak mengetahui arah mana yang benar, jadi aku hanya berjalan lurus mengikuti intuisiku.
Sesekali aku menemukan jalan buntu karena rambatan akar besar ini seakan tidak berujung dan menyatu dengan akar pohon yang lain.
Setelah beberapa saat berjalan, tiba – tiba aku merasakan sesuatu.
Perasaan yang aneh yang belum pernah aku rasakan.
Perasaan apa ini!.
Sesuatu akan mendekat, tapi apa itu!
Di mana.!. siapa.?. manusia..!. bukan.
Tidak ada emosi pada dirinya.
Semakin mendekat.
Dari depan !.tidak. belakang!. Tidak.. Samping..!. tidak..
“aataass....!”.
“GGGRRRAAAAA......”
Seekor serigala hitam dengan sebuah tanduk di moncongnya menerkamku, aku pun terjatuh.
Ukuran tubuhnya tiga kali lipat ukuran serigala pada umumnya.
Aku yang panik berusaha melepaskan diri dari cengkamannya, saat itu pula dia membuka mulut memperlihatkan taringnya yang tajam.
Mulutnya tertuju ke kepalaku, aku membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Di berhasil menggigit dan meremukkannya sampai terlepas dari badanku.
Memikirkannya saja susah membuatku merinding.
Dia mulai menurunkan kepalanya bersiap menggigitku, tapi aku dengan cepat menahan serangannya dengan lenganku.
Aku merasakan sensasi perih dan terbakar, taringnya menancap kuat menembus daging dan tulangku.
Aku berusaha melepaskan cengkeraman darinya.
Kutempelkan telapak tanganku ke perutnya dan –
“[Lightning Sting]”.
“GGGRRAAAAAA...”.
Sambaran listrik bertenaga tinggi menjalar di tubuhnya di sertai kepulan asap hitam.
Sesaat tubuhnya berdenyut dan kemudian mati.
Aku menyingkirkan tubuhnya yang menindihku, kemudian kembali berdiri.
Cairan berwarna merah mengalir keluar dari luka bekas gigitan di tanganku.
“Darah...”.
Tidak mungkin, dari mana datangnya darah ini?.
Katakan kalau ini bukan darah sungguhan!.
Katakan bahwa ini bukan darahku!.
Apa mungkin Developer menambah efek darah agar berkesan lebih nyata.
Tapi.... sensasi ini, kehangatannya, rasa perih ini, aku tidak percaya bahwa ini hannyalah Efek dalam Game.
Ini benar – benar realistis, aku harus menyembuhkannya...
“[Healing]”.
Luka di tanganku perlahan menutup sehingga darahnya sudah tidak lagi keluar, rasa sakitnya pun sudah mereda.
Mayat serigala yang baru saja kubunuh masih tergeletak di tanah dan tidak menghilang.
Aneh memang, biasanya monster yang sudah di kalahkan akan menghilang dan meninggalkan Drop Item berupa kristal.
__ADS_1
Aku membalikkan tubuhnya, tercium bau gosong yang tidak sedap di hidung.
tidak ada kristal di sana, tidak ada satu pun Drop Item yang bisa di ambil.
Aaashh... sudah lah!.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Aku pun melanjutkan perjalanan.
Hampir 2 jam berlalu mengitari hutan tapi masih belum menemukan jalan keluar.
Di sepanjang jalan, aku beberapa kali berhadapan dengan monster serigala yang sama.
bahkan mereka menyerang secara berkelompok.
Mereka tidak sekuat yang aku bayangkan, aku bahkan dengan mudah membunuhnya tanpa menggunakan sihir.
Sampai sekarang aku belum bertemu monster lain selain mereka, sepertinya hutan ini adalah Habitat mereka.
Aku menemukan dinding tanah yang sama tingginya dengan pohon, sepertinya dinding ini membentang sepanjang hutan.
Aku berjalan menyusurinya, tak jauh di depanku saat ini tampak cahaya putih dari celah pepohonan.
Aku langsung bergegas menuju cahaya itu yang semakin lama semakin meluas, dan akhirnya aku berhasil keluar dari hutan.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Langit biru yang cerah di hiasi dengan awah putih dan Pterodactyl yang terbang bebas di udara.
Aaahhh... bohong, hewan itu sudah punah.
Embusan angin menerpa ranting pohon seakan melambai – lambaikan tangan.
Pohon raksasa sudah tidak lagi terlihat dalam pandangan, yang ada hanya kumpulan pohon normal dengan daun yang rindang.
Ada jalan yang kira – kira lebarnya dua meter di depan, jalannya lurus tanpa belokan dengan hutan di samping kanan – kirinya.
Di sebelah kananku ada sungai kecil, suara gemuruh air yang melewati celah berbatuan membuat hati tenang.
Airnya jernih, bahkan kalian bisa melihat sampai ke dasarnya.
Aku berniat untuk pergi ke sungai, tapi sebelum aku melangkahkan kakiku perasaan aneh itu datang lagi.
sekarang apa?.
Monster itu masih mengejarku!.
Atau wilayah kekuasaannya tidak hanya di dalam hutan tapi di luar juga!.
Atau jangan – jangan Monster lain.
Tapi tunggu dulu.
Ini berbeda dari yang tadi.
Ini tidak menjijikkan ataupun menakutkan.
Ini seperti perasaan saat bertemu dengan seseorang.
Benar.. tidak salah lagi.
Ini manusia.. aku merasakan kehadiran manusia.
Tapi di mana?. Di mana keberadaan itu.
Dia semakin mendekat.
Samping, tidak belakang!.
Dia dari arah hutan raksasa.
Apa jangan – jangan dia korban fenomena misterius sama sepertiku!.
Kehadiran ini, sepertinya aku kenal.
Tapi siapa!. Aaahhh.... jangan – jangan...!
“pria Warroir”.
Tanpa sadar aku mengucapkannya.
Benar saja, orang yang baru saja keluar dari dalam hutan raksasa adalah pria Warrior si pengguna tombak.
Penampilannya lusuh banyak bercak darah di mana – mana, tubuhnya dipenuhi dengan luka sayatan.
Tidak, lebih tepatnya bekas luka cakar dan gigitan.
Dia melihat ke arahku, kemudian berjalan bertumpukan tombak dalam kondisi lunglai.
Seakan tak mampu lagi berdiri, dia pun tersungkur ke tanah.
Aku bergegas menghampirinya.
Dia tidak sadarkan diri, tapi aku masih bisa mendengar nafasnya yang berat.
Aku langsung memberikan perawatan dengan sihir penyembuh.
“[ Instant Magic, Maximum Recovery ]”.
Luka yang dimilikinya sembuh dalam sekejap tanpa ada lagi goresan, nafasnya pun mulai kembali teratur.
Sepertinya dia kelelahan setelah pertarungan sengit di dalam, sehingga tertidur pulas.
__ADS_1