
Akhirnya Rion, Leon dan Angel sudah keluar meninggalkan hutan itu. mereka pergi menuju tempat yang yang ditunjukkan oleh Angel mereka bersembunyi untuk memantau para pengawal yang menjaga tempat itu.
" kita harus membuat rencana yang matang Leon, kalau tidak kita tidak akan bisa menyelamatkan gadis itu dan yang lain." guman Reon yang diangguki oleh Leon.
" apa yang akan kita lakukan?." tanya Angela.
" apakah yang ada disana hanya para wanita atau ada laki-laki?." tanya Leon kepada Angela.
" di dalam sana ada beberapa lelaki penjaga dan ada kaum dewa yang yang sering keluar masuk ke sana." Jawab Lili.
" apakah kaum peri ada yang pernah ke sana?." tanya Rion.
" saya belum tahu seperti apakah para manusia peri itu." jawab Angela.
akhirnya Leon dan Rion menunjukkan jati diri mereka yang asli hingga membuat Angela terkaget.
" sebaiknya kalian berubahlah menjadi manusia." seru Angela.
." memangnya kenapa kita harus berubah menjadi manusia?." tanya Leon kepada Angela.
" pokoknya kalian berubah saja menjadi manusia, jangan lupa bedakan warna rambut kalian. agar walaupun kalian kembar kalian tidak akan terlalu dianggap mirip." kuman Angela, hal itu membuat mereka berpikir untuk mengubah bentuk mereka menjadi manusia.
" jangan lupa kalian pendekkan saja rambutnya." seruan angela kepada Rion dan Leon.
" kami harus mengubah bentuk seperti apa tanya Leon kepada Angela.
__ADS_1
" kan kalian tadi melihat manusia- manusia seperti ku." guman Angela. " kalian berubah saja pokoknya, bedakan warna rambutnya." pinta Angela yang kemudian dituruti oleh Leon dan Rion.
sebelum Leon dan Rion merubah penampilan mereka terlebih dahulu mereka mengintip keadaan di luar sana dan bertanya kepada Angela seperti apa bentuk manusia itu, sesaat kemudian Angela menunjuk beberapa pria manusia dengan pakaian casual nya hal itu pun dituruti oleh Leon dan Rion.
βΊοΈ angap saja ini visual Rion yang berdiri dan Leon yang duduk π€
ππ angap ini visual Angela βΊοΈ
" apakah kami harus berubah seperti ini?." tanya Leon dan Rion kepada Angela, hal itu membuat Angela terkaget saat melihat perubahan dua pria itu.
" apakah dengan begini, kami bisa memasuki tempat itu?." tanya Leon kepada Angela.
" tentu bisa." jawab Angela.
" kalian rubah aku juga menjadi wanita yang mempesona, agar saat kita masuk ke sana mereka tidak akan mencurigai ku sebagai wanita yang melarikan diri dari tempat itu!." seru Angela.
akhirnya ketiga orang itu masuk ke dalam rumah kediaman megah itu tanpa kendala, mereka masuk sebagai bangsawan manusia yang bisa ilmu beladiri. saat berada di dalam tempat itu mereka sangat tercengang dengan kondisi para makhluk dari dimensi lain yang diperlakukan dengan sangat tidak manusiawi, " dimana temanmu Angel?." tanya Leon kepada Angela.
" ada di dalam sana!, kita harus mengendap-ngendap dari para makhluk biadab itu." jawab Angela.
" untuk apa?." tanya Leon.
__ADS_1
" karena kalau kita terang-terangan mencari sesuatu maka nyawa kita dalam bahaya!." seru Angela. kemudian mereka bertiga mengendap-ngendap tanpa dicurigai oleh makhluk yang ada di kediaman megah itu. mereka mulai menyusuri ruangan demi ruangan hingga mereka memasuki suatu tempat yang tertutup. saat mereka mengintip tempat itu.. mereka sangat kaget saat melihat seorang wanita yang diikat di tiang dengan tangan yang ditarik ke atas.
" berhenti!!." seru Angela kepada Leon dan Rion.
" ada apa ?." tanya Rion.
" itu temanku!." seru Angela.
" di mana?." tanya Rion.
" gadis yang ada di di kayu yang disalib itu adalah temanku." guman Angela yang menarik tangan Leon dan Rion.
" kita harus segera menolongnya!." seru Angela.
" kita tunggu dulu!." saat mereka melihat ke dalam ruangan itu betapa ruangan itu seperti tempat hiburan karena wanita itu dalam keadaan tangan terikat di kayu dan ada beberapa manusia yang sedang melihatnya dengan kondisi pakaian yang sudah tidak belajar lagi.
" kita harus segera menolongnya seru Angela yang yang menarik tangan layang dan rayon " tunggu sebentar!." seru Rion.
" ada apa?." tanya Leon.
" lihatlah! apakah kau tidak mencium aroma dari para lelaki brengsek itu!." seru Rion. sesaat kemudian pelayan mulai menggunakan ilmu penciumannya untuk mencium bau para lelaki itu.
" ini seperti bau Paman Zhen." guman Leon " Paman zhen kepalamu apa, jangan bawa-bawa paman zhen tau, kalau tidak dia bisa mengamuk." guman Rion.
ππ dukung author ya ππβ€οΈβ€οΈπ€ **
__ADS_1