
Saat Lili melihat tubuh kakaknya yang sudah melebur menjadi api, lilin nampak merasakan nafasnya tidak tercekat.. karena dia yakin kalau perbuatannya itu bisa membuat jiwa kakaknya yang selalu berbuat kesalahan itu akan menjadi di terbebaskan.
Apakah kau baik-baik saja istriku." guman Kaisar Xander yang memeluk istrinya saat dia telah menyegel dan dan memusnahkan tubuh Sang kakak.
Sedangkan di tempat lain nampak Ley tersenyum karena satu musuhnya telah dibinasakan.
"Lihatlah satu pengikutmu telah di dibunuh oleh saudaranya sendiri, karena jalannya yang sudah menyimpang." seru Ley yang kemudian menatap wajah tidak berdaya dari Dewa langit.
"Hukhukhuk.. suara batuk yang dikeluarkan oleh Dewa langit saat tubuhnya telah terluka parah, karena dihajar habis-habisan dengan kekuatan yang besar oleh Ley.
"Aku pastikan aku akan membalas semua ini." seru Dewa langit yang hendak berdiri namun sesaat kemudian nampak Syalila langsung mengeluarkan sedikit tenaganya untuk menghunuskan sesuatu ke dada kais Dewa langit.
"Segel kehancuran." seru Syalila yang telah mengarahkan kekuatannya tepat di dada Dewa langit, hal itu membuat Dewa langit langsung hancur seketika seperti angin yang berlalu.
Sedangkan di tempat lain, nampak Raja Maximus telah mengeluarkan tenaganya agar tubuhnya tidak seperti tengkorak yang berjalan. namun apa yang terjadi hal itu sia-sia karena kekuatan yang dikeluarkan oleh ley sangat berbeda dengan kekuatan yang dimilikinya.
"Ada apa Raja Maximus! kenapa tampangmu seperti itu." seru Ley yang kemudian beranjak dan mendekati tubuh Raja Maximus, hal itu membuat Raja Maximus langsung mundur sangat jauh.
__ADS_1
"Aku akan segera menghancurkanmu." seru Raja Maximus yang kemudian mencari tubuh untuk dihisap darahnya agar kekuatannya bisa kembali seperti semula.
"Apa yang dia lakukan." guman Xila yang melihat pria yang ada di hadapannya itu terlihat menghisap dan memakan mayat pasukan nya.
"Dia adalah seorang drakula bunda Ratu, jadi pantas dia mencari darah untuk dibuat kestabilan tubuhnya." jawab Angela yang berdiri di belakang tubuh Leon.
"Bahkan makhluk itu sangat menjijikkan." guman Rion yang ingin muntah saat melihat raja Maximus menghisap darah di beberapa mayat pasukannya.
Setelah beberapa saat kemudian, nampak tubuh Raja Maximus sedikit demi sedikit telah pulih kembali.
"Kakak." seru Putri A dan putri B yang datang setelah mendengar pertarungan dewa langit dan dewa api Bay Rong beserta pasukannya, hal itu itu membuat Putri A dan putih B berfikir kalau kedua pria yang akan mereka nikahi telah tidak berdaya, namun apa yang terjadi malah dewa api dan Dewa file yang telah musnah.
"Dewa langit Dan dewa api Bay Rong telah mereka kalahkan, dan telah dimusnahkan oleh mereka." guman Raja Maximus yang kemudian menggerakkan tubuhnya agar tidak kaku setelah meminum darah para makhluk itu.
"Bagaimana bisa mereka sehebat itu." tanya putri B kepada raja Maximus hal itu membuat Raja Maximus nampak mengeratkan giginya karena kesal.
"Sebaiknya kalian jangan berpikir untuk menikahi kedua pria itu! karena kalian harus melihat bahwa laki-laki yang seperti monster itu adalah Ayah dari kedua pria yang kalian ingin nikahi." guman Raja Maximus yang kemudian mencoba untuk menyerang Ley.
__ADS_1
"Kenapa kami tidak boleh menikahi mereka." guman Putri A yang kemudian menatap wajah Rion yang memeluk gadis yang ada di sampingnya.
"Lepaskan calon suamiku dasar wanita murahan." seru Putri yang melihat zoo dipeluk oleh Rion.
"Siapa yang kau bilang calon suami! aku gak bakal Sudi untuk menikahi wanita peot sepertimu." seru Rion kepada putri B.
Nampak Putrial A ingin menangkap dan mengambil tubuh Rion, namun yang terjadi malah Zhu-Zhu menyerang balik tubuh Putri A.
"Jangan berani kau menyentuh kekasihku." seru Zhu-Zhu yang telah menyerang Putri A, hal itu membuat Rion langsung melongo mendengar pengakuan dari Zhu-Zhu.
"Ternyata wanita lemah lembut itu bisa sangat marah saat sesuatu miliknya akan diambil oleh seseorang." guman Rion yang menatap Zhu-Zhu menyerang Putri drakula itu.
"Apa yang kau lakukan Rion! apakah kau tidak akan membantu kekasihmu itu." seru Syalila yang membuat Rion langsung kembali tersadar dan membantu Zhu-Zhu menyerang wanita drakula itu.
"Akan kuambil calon suamiku dan kubawa ke kerajaanku." seru Putri A yang tetap menyerang tubuh Zhu-Zhu, tak lama kemudian nampak Ryan telah membantu zuhur untuk menyerang Putri drakula itu.
"Aku tidak Sudi untuk menjadi suamimu." seru Rion yang menatap wajah gadis itu.
__ADS_1
""Kau harus mau menjadi suamiku." seru Putri drakula itu yang terus menyerang Zhu-Zhu dan Rian.
"Dasar drakula tidak punya etika, dan tidak punya malu sudah ditolak masih terus mencoba...mengejar." seru Zhu-Zhu yang kemudian memeluk sebelah tangan Rion seolah ingin meminta sesuatu hal itu membuat Rion seperti terbakar.