
Syalila terus mencari kedua putranya dan Kaisar Xander yang bersama Lili.
"Mengapa putraku tidak ketemu suamiku?" tanya Syalila kepada Ley Suaminya.
"Entah dimana ini tempatnya istriku. ini seperti hutan." ucap Ley.
Sesaat kemudian..saat mereka menyusuri hutan itu, tiba-tiba mereka bertemu dengan kedua putranya yang berlari karena ketakutan.
"Leon, lihatlah itu Bunda dan Ayahanda!" seru Rion kepada saudaranya.
"Benar, itu Ayahanda dan Bunda. kita harus mengajak mereka untuk pergi dari tempat yang berhantu ini." seru Rion kepada Leon
kemudian..
"Lihatlah Suamiku, 2 cicak itu telah ketemu." ucap Syalila kepada suaminya.
"Kenapa mereka berlari seperti itu?" tanya Ley.
"Entahlah.. mereka seperti melihat setan saja." jawab Syalila yang ngawur.
"Apa itu setan istriku?" tanya Ley kepada Syalila.
"Setan tuh suamiku yang mirip dengan roh yang dikutuk dewa itu lho.. tak punya raga." jawab Syalila.
"Lalu, itu mereka.. kenapa mereka harus berlari." ucap Ley kepada Syalila.
"Nana aku tahu suamiku." jawab Syalila.
"Nanti menyingkirlah." guman Syalila lagi kepada Suaminya.
"Kenapa aku harus menyingkir?" tanya Ley.
"Sudahlah.. menyingkir saja!!" seru Syalila.
__ADS_1
Sesaat kemudian, benar yang dikatakan oleh Syalila. ternyata putra mereka berlari tanpa bisa berhenti,
Sesaat kemudian..
"Tangkap mereka suamiku!" seru Syalila pada suaminya, saat mereka berlari tanpa tentu arah Syalila dan Ley langsung menarik tangan kedua putranya.
"Apa yang kalian lakukan, berlari tanpa melihat kanan kiri!" seru Ley.
"Ayahanda, tadi aku di sana bertemu dengan hantu yang menakutkan!!" seru Leon kepada Ayahnya.
"Setannya dimana?" tanyalah Syalila kepada Leon.
"Kita harus keluar dari sini Ayahanda, Bunda!" seru Leon dan Rion.
"Kita harus mencari kedua saudara kalian dahulu, setelah itu kita baru pergi dari hutan ini!." seru Syalila.
Kemudian mereka berempat mulai mencari keberadaan keempat orang lainnya, tak berapa lama akhirnya Syalila sudah mencium keberadaan Putri dan siluman rubah menantunya.
"Benar mereka tidak jauh dari sini?" tanya Ley yang berjalan menuju tempat keberadaan putri dan yang lainnya. hingga di suatu tempat mereka bertemu Xila, Riu, Kaisar Xander dan Lili, hal itu membuat yang lain menjadi terkejut.
"Ayah bunda!" seru Syalila.
"Apakah kalian tidak apa-apa?" tanya Ley kepada yang lain.
"Jami tidak apa-apa Kaisar Ley!" seru Kaisar Xander.
"Kenapa kita bisa tersesat di tempat ini?" tanya Lily kepada Syalila.
"Entahlah, tapi sepertinya ini portal duniaku!" seru Syalila.
"Apakah Kau berasal dari dunia ini,Nona Sya?" seru Kaisar Xander.
"Iya, tapi ini sangat berbeda dengan duniaku sebelum aku meninggalkan tempat itu." jawab Syalila.
__ADS_1
"Kita harus bergegas meninggalkan hutan ini." seru Ley yang mulai keluar dari hutan itu,
Saat mereka keluar dari hutan itu, nampak tempat itu sangat asing bagi mereka. karena di sana terdapat gedung pencakar langit dengan kondisi para siluman dan manusia dengan pakaian yang modern.
"Loh.. loh.. loh ini dimana ini?!" seru Syalila yang melihat penampakan aneh di depan matanya.
"Apa yang terjadi istriku?!" seru Ley kepada Syalila.
"Ini sih bukan duniaku suamiku! masa diduniaku para siluman sudah bisa bergaul dengan manusia?!" seru Syalila kepada keluarganya.
"Terus kita berada di mana?" tanya suaminya kepada Syalila.
"Entahlah!" jawab Syalila.
Kemudian mereka berada di keramaian yang semua makhluk nya terasa aneh bagi Syalila atau yang lain, karena sebenarnya mereka tidak aneh dengan keberadaan para siluman yang berwujud manusia. namun yang berbeda adalah di sana terdapat teknologi-teknologi yang sudah canggih dan parah hewan dan manusia yang bisa melayang.
"Oh my god, ini tempat apa!" seru Syalila.
"Memang ini di mana bunda?" tanya Rion dan Leon.
"Mana bunda tau!" jawab Syalila.
"Kan ini dunia ibu!" ucap Leon.
"Kalau ini dunianya bunda pasti bunda sudah tahu." jawab Syalila.
"Di dunia bunda tidak ada yang seperti ini ya Bun." tanya Leon kepada ibunya.
"Dunia bunda nggak ada yang seaneh ini putraku, lihatlah parah siluman itu nampak bebas berkeliaran seperti di hutan hijau." jawab Syalila.
** bersambung *"
🌸🌸 dukung author ya 🌸🌸🍀
__ADS_1