
" Rion, kita tidak mungkin bisa melawan para makhluk itu. bahkan ternyata mereka telah mempunyai kekuatan yang hebat!!." seru Leon.
" tapi kita tidak mungkin untuk mundur saat ini, karena kita sudah terlanjur menampakan kekuatan kita. kalaupun kita melarikan diri kita harus mempunyai ilmu teleportasi seperti milik bunda. guman Rion.
" kau benar, bunda memang manusia yang paling hebat dan dia wanita paling perkasa. bahkan ayah saja tidak mempunyai kekuatan teleportasi seperti milik bunda pantas saja Ayah sampai bertekuk lutut dibawah kaki bunda. orang jatuh cinta bisa seperti itu." gerutu Leon.
" kita harus bisa melukai salah satu dari mereka, kalau tidak kita tidak akan bisa melarikan diri!!." seru rion.
terlihat Leon dan Rio mulai kewalahan saat mereka telah dikepung oleh banyak pasukan dari kerajaan empat alam. namun yang heran adalah Raja Maximus tidak bisa mengenali sosok Leon dan Rion yang baru dengan penampilan sebagai manusia.
" kau tahu Leon, sepertinya Raja Maximus tidak bisa mengenali kita, kalau dia mengenali kita pasti dia akan tahu siapa kita." seru Leon.
" kita harus segera pergi dari sini, kau gunakan seluruh kekuatanmu Dan aku akan menggunakan seluruh kekuatanku. kalau kita tidak bisa maka kita dekati kedua wanita itu itu dan meminta bantuan ibunda." guman Rion kepada Leon.
sedangkan di tempat lain nampak Syalila sudah mondar-mandir memikirkan kedua putranya bersama Angela.
__ADS_1
" ada apa denganmu istriku?." tanya ley kepada ada istrinya.
" tidak apa-apa suamiku, aku hanya memikirkan kedua putraku." jawab Syalila.
" tenanglah, mereka akan bisa menjaga diri mereka sendiri, karena mereka bukan anak kecil." jawab Ley.
" ya ampun pria tua berambut putih!, gampang sekali kau bisa mengatakan itu dengan enaknya. enak kau tidak mengeluarkan mereka semua. aku yang harus berjuang untuk mereka hingga kau dengan mudahnya mengatakan itu padaku!!." seru Syalila yang marah kepada Ley. sedangkan ley nampak tidak ingin mengatakan sesuatu karena mengatakan apapun dia akan salah kalau berdebat dengan istrinya.
" sudahlah ibunda, mereka akan baik-baik saja ."Jawab Xila yang menenangkan ibunya.
" enteng banget bicaramu! awas ya kalau kau nanti mempunyai anak bakat ibu bales kau!." guman Syalila kepada Xila.
" bersabarlah istriku." guman Riu kepada istrinya.
" ibu kelihatannya marah suamiku!." guman Xila kepada suaminya.
__ADS_1
" bunda ratu selalu seperti itu jika menyangkut kalian bertiga, aku sudah hafal dengan watak dari bunda ratu. kau tidak boleh bersedih dengan perkataan bunda ratu." guman Riu yang membelai rambut istrinya.
" kau tidak boleh terlalu berlebihan istriku." guman Ley kepada istrinya nya.
sedangkan di tempat lain Rion dan Leon masih bertarung dengan seorang dewa dan Raja Maximus beserta para pengawalnya, terlihat nafas Leon sudah terputus-putus saat mereka bertarung dengan raja Maximus dan dan sang dewa.
" kita harus segera melawannya Rion!." seru Leon kepada saudaranya.
" kelihatannya kekuatan mereka juga mulai melemah." guman Rion.
" kita serang mereka bersamaan, lalu kita berbalik kepada Angela dan temannya setelah itu itu kita langsung meminta tolong kepada bunda." guman Leon pada Rion.
" semoga itu akan berhasil." jawab Rion.
akhirnya Leon dan Ryan langsung menyerang Raja Maximus dan sang dewa beserta pasukannya, namun di luar dugaan Raja Maximus melakukan kecurangan dengan mulai mendekati segel tak terlihat milik leon yang menutupi Angela dan temannya. hingga mereka berdua kehilangan konsentrasi.
__ADS_1
" segel kegelapan!!." seru raja maksimus yang menyerang Leon dan Rion yang kehilangan konsentrasi karena raja maksimus mendekati Angela.
" huk-huk." Leon yang memegang dadanya karena serangan raja Maximus.