
" Honey kamu jangan pergi ya aku gak mau kehilangan kamu please jangan pergi ya" ujar Icha menangis sesenggukan di bidang dada Naufal...
" By kamu kenapa? aku janji gak akan pergi?" ujar Naufal yang masih heran dengan Icha..
Hiks hiks hiks hiks hiks..
Cuma ada tangisan yang Icha jawab dan ia hanya menangis di bidang dada Naufal sedang kan Naufal masih stay memeluk Icha setelah 5 menit di peluk Naufal tanpa sadar Naufal Icha kembali tertidur dalam pelukan nya...
Lalu ia mulai menidurkan Icha balik ke kasur dan menyelimuti nya Naufal yang mengusap usap rambut nya Icha ikut terheran kenapa Icha tiba tiba menangis begini...
" By kamu kenapa? apa kamu mimpi buruk?" gumam Naufal menatap sendu wajah nya Icha....
Setelah beberapa menit iya langsung tertidur juga di samping Icha sambil memeluk nya takut entar Icha mimpi buruk lagi setelah beberapa menit azan pun di ku mandang kan Naufal yang bangun pertama dan ingin membangun kan istri nya mengurungkan niat nya karena ia terkejut memegang badan istri nya dingin seperti kutub selatan di saat itu juga Naufal panik dan langsung keluar memanggil Jack untuk panggil dokter Ghina...
Sebelum sampai Dokter Naufal salat dulu sebentar setelah itu baru lah ia masuk ke kamar rupa nya sudah ada dokter lalu dokter memeriksa ke adaan Icha dan setelah 5 menit kemudian dokter menghela nafasnya ...
__ADS_1
" Bagaimana keadaan istri saya?" ujar Naufal mengapa iba ke raha Icha...
" Alhamdulillah Tuan,istri bapak baik baik saja cuma panas tinggi saya cuma kasih vitamin ini nanti di tembus dan kasih untuk Nyonya agar cepat turu panas nya dan jangan lupa juga Nyonya di kompres pake air panas" ujar Dokter Ghina ...
Lalu Jack mendapat kode dari Tuan nya untuk menyuruh mereka keluar Jack h yang paham langsung menyuruh Ghina untuk keluar setelah mereka keluar Naufal yang sebenarnya hari ini ada meeting jam 6 pagi tapi ia membatalkan nya padahal meeting nya dengan orang Jepang dan client nya sangat elite tapi demi istri nya ia membatalkan nya dan memilih menjaga istri nya..
Selang beberapa jam akhir nya Icha terbangun dengan muka sedikit merah akibat demam dan ia melihat suami nya yang duduk di samping nya...
" Honey" ujar Icha lirih Naufal yang mendengar suara yang ia sangat kenal langsung saja menoleh ke arah sumber suara tersebut...
"Honey kamu janji ya sama aku?" ujar Icha yang menahan Tangis...
" By kamu kenapa kok nangis aku gak mau lihat wanita ku sedih begini" ujar Naufal e memegang muka nya Icha...
" Hiks hiks kamu janji ya sama aku gak akan tinggal kan aku?" ujar Icha yang langsung memeluk Naufal ...
__ADS_1
" By aku janji gak a akan tinggal kan kamu beneran deh tapi kamu jangan nangis lagi ya" ujar Naufal melepaskan pelukan dan menatap wajah sendu Icha...
Dibalas anggukan oleh Icha dan langsung Icha mulai tersenyum ..
" Emang kenapa By" Ujar Naufal ...
" Aku hiks hiks aku m...mimpi kamu t...tiada hiks hiks hiks hiks" ujar Icha ...
" What? gak aku gak akan tiada kita sudah janji kan kita menua bersama kalau pun itu takdir aku tidak bisa melakukan apa apa" ujar Naufal ...
" Hik hiks hiks " nangis Icha yangs semakin besar...
" K kalau k kamu t..ti..ada aku akan ikut tiada juga" ujar Icha sambil menangis lumayan gede...
" Kita berjanji tetap bersama" ujar Naufal membuat kelingking di balas oleh Icha..
__ADS_1