
sesampainya di markas Naufal segera masuk dan menghiraukan Jackson di belakang...
" bagaimana?" tanya Naufal pada anak buah kepercayaan nya. .
" bos we sudah menangkap yang berkhianat dan mereka ada di ruang bawah tanah.." ujar anak buah kepercayaan Naufal yang tak lain adalah Stefano hood William..
" bagus kalau begitu fano!" ujar Naufal dingin...
...----------------...
Di sisi lain Icha sudah sampai di markas Naufal ia sebenar nya di antar kan oleh anggota ke percaya an nya...
" Nona kita sudah sampai?" ujar Alvaro orang kepercayaan Icha...
" bagus terimakasih" ujar Icha ngeri...
" butuh pengawal bayangan?" tanya Alvaro...
" tidak usah terimakasih assalamualaikum!" ujar Icha acuh laku meninggalkan Alvaro...
setelah itu Icha langsung berjalan dan melihat dari jarak jauh keliling markas Naufal yang ada di tengah hutan...
" wow tempat persembunyian yang bagus!"ujar icha sambil kagum melihat besar markas Naufal....
..
Lalu icha terus berjalan dan sampai pas di depan pintu masuk ke markas naufal bukan gerbang ya readers...
Lalu icha melihat penjaga yang siap ingin menembak kepalanya...
Tapi Icha acuh dan membaca nama markas Naufal...
" Tiger Hunter" gumam icha sambil tersenyum menyeringai....
lalu icha baru melihat ada yang menodong pistol atas nya...
" ada apa? " tanya Icha santai...
" kau penyusup harus di lenyap kan.." kata pria yang menodong pistol tersebut...
__ADS_1
Dor..
suara pistol pria itu anak buah Naufal namun meleset karena icha meminggir kan tubuh nya. .
" ups sorry meleset" ujar icha yang ingin bermain main....
Dor ...
Dor..
Dibales oleh icha seketika itu penjaga nya langsung mati darah di tempat..
Karena jangan main main pistol yang Icha pegang di rancang oleh seseorang dan pemberian leluhur nya jadi sangat lah menyakitkan racun nya....
Dor
Dor..
Dor
..
lalu Icha masuk ke markas tersebut berjalan santai...
.dan ia mendengar apa yang Naufal dan Dirga bicarakan...
" gimana selalu di curi orang nya pada lemah semua" ujar salah satu wanita di belakang Naufal..
seketika itu Naufal dam Dirga terkejut dengan kedatangan wanita misterius....
" siapa kamu penyusup!" ujar Dirga yang menodong pistol ke arah icha...
" baby" gumam Naufal yang mendengar suara nya
....
" tembak saja kalau berani! " ujar Icha ngeyel...
" Dirga tolong simpan senjata mu" ujar Naufal mengagetkan suasana ....
__ADS_1
" tapi tuan dia adalah..." ucapan Dirga terpotong dengan omongan Naufal...
" nyonya mu " ujar Naufal...
" seketika itu Dirga langsung menyimpan pistol nya dan membungkuk memberi hormat ke arah nyonya...
" tidak usah membungkuk. " ujar icha...
" lumayan juga markas mu tapi sayang ramai yang berkhianat" lanjut Icha....
" baby kamu ngapain kesini?" ujar Naufal tapi sayang icha malah memberi pertanyaan lain...
" sekarang kau Mulai rahasia dengan ku" ujar Icha sinis menatap Naufal...
" Dirga bubar" ujar Naufal dingin melihat istri nya sudah ngambek...
" tidak usah bubar lanjut kan yang kalian ngomong kan aku juga mau pulang cuma sekilas mau liat markas kamu" ujar Icha acuh segera meninggalkan dan berbalik.......
" tunggu, kamu kok tau aku ada markas.."ujar Naufal...
." jawab pertanyaan ku dulu baru ku jawab" ujar icha berbalik dam berjalan...
lalu Naufal mengejar Icha dan menahan nya pergi...
" aku bukan meng rahasia kan ini dari mu Baby tapi aku takut musuh ku itu menginginkan mu baby sebagai alat untuk membuat ku lemah " ujar Naufal...
" ohh begitu ya kalau begitu kenapa anak buah mu.kayak kaparat lemah tiada seba. hah?" ujar icha...
" lemah?" ujar Naufal...
."kamu liat" ujar icha Menunjuk anak buah nya yang sudah kritis...
" siapa yang.melakukan ini!" ujar Naufal...
" nampak kan anak buah mu.lemah dasar ketua lemah" ujar Icha sinis ke arah Naufal...
" baby kita masuk kita bicara di dalam okay aku juga mau tau siapa yang menyebabkan ini itu" ujat ujar Naufal mengajak Icha...
" okay fine" ujar Icha...
__ADS_1
bersambung....