Istri Bar Bar Ustad Naufal

Istri Bar Bar Ustad Naufal
KEMARAHAN ICHA


__ADS_3

Stop,aduh susah ngomong sama ustad nih jangan pegang aku panggil mereka lalu kita balik dah siap" ujar Icha meninggalkan Naufal masih tersenyum...


" Kamu kalau mengomel makin gemas" batin nya Naufal sambil terkekeh-kekeh kecil...


Lalu Naufal berbalik melihat banyak orang memerhatikan nya dan senyuman yang terukir kini hilang di sambut dengan wajah datar nya...


" Ada apa? cepat ke dapur kita makan?" ujar Naufal datar ke arah mereka semua dan langsung berbalik ke dapur...


" tadi kita lihat senyum sekarang malah judes dan datar lagi" ujar mereka ....


" Benar itu, tapi ada hubungan apa Ustad Naufal sama Icha kok tadi ustad bersentuhan" ujar salah satu dari mereka lagi....


" Bener juga, kan kita todak boleh bersentuhan kan hukumnya haram tapi ustad sama Icha___' ujar mereka langsung melotot...


" Jangan jangan mereka... punya hubungan spesial" lanjut mereka...


" Seperti..... pacaran... atau sudah tunangan " ujar mereka menerka semua nya...


" Ekhm" ujar pria di belakang mereka...

__ADS_1


" Siapa sih itu? sibuk aja orang lagi gosip?" ujar salah satu pria di situ ....


" Ehkm" ujar pria di belakang itu sekali lagi...


Mereka yang sudah kesal langsung menatap ke belakang mereka langsung melotot karena yang mereka liat tak lain adalah seorang pria yang baru di gosip tak lain Ustad Naufal...


" Eh ustad sejak kapan berduri di situ?" ujar Salah satu dari mereka ...


" Sejak kalian memulai pembicaraan " Ujar Naufal datar ke arah mereka semua...


" Jadi begini ustad ___" ujar mereka terputus dengan mendengar suara bariton...


"Ustadz kalian semua ngapain sih di sini berapa kali sudah bilang langsung ke dapur makanan akan dingin itu cepat,kalau gak dalam waktu hitungan ke 5 kagak otw jagan berharap bisa mencicipi SEDIKIT SAJA" ujar Icha yang sudah mengamuk di ubun ubun Icha sedari tadi sudah menunggu mereka 10 menit karena mereka tidak on time jadi ia memilih untuk menyusul nya dan yang ia lihat mereka sedang bersenda gurau bagaimana tidak mengamuk....


" Gak butuh alasan hitungan ke 5 gak sampai di meja makan tidak ada yang boleh merasa nya SATU" ujar Icha tak terima alasan....


Mereka yang ke dengar Udah sedang mengamuk langsung bergegas menaruk dekor dan lari ke meja makan...


" DUA"

__ADS_1


" TIGA"


" EMPAT"


" LI___" Icha yang melihat sudah duduk semua langsung menghentikan menghitung nya lalu Icha menyuruh mereka untuk makan....


" Makan semua harus Habis kalau tidak" ujar Icha Sambil mengambil pisau menaruk di leher nya dan mempraktekkan nya.....


Mereka semua langsung mengganggu k iya tak segera meraih makanan nya begitu pun Naufal yang sudah melihat istri nya sudah emosi baru kali ini iya melihat nya ...


Setalah 15 makan akhir nya pun selesai sebenarnya mereka sedari tadi tidak bisa makan dengan lahap karena tatapan Icha yang begitu menakutkan jadi mereka dalam waktu 5 menit sudah selesai dan menunggu Icha maka nya lama ...


Lalu Icha membereskan nya dengan Wulan sampai sampai mereka tidak berkutik dan masih mematung di kursi.....


X" Kalian kenapa masih di sini?" tanya Icha datar ke arah mereka ...


" Kalian tidak menghias ? atau kalian sudah males gara gara Habis makan? oh be itu ya" Ujar icha langsung menaruk piring nya dan menyuruh Wulan nyuci piring setelah itu langsung mengambil sapu lidi dan memegang nga..


" Dalam hitungan ke 3 gak ke sana? aka kena semprotan?" ujar Icha d tersenyum miring sedang kan Naufal sudah ketar ketir sendiri ...

__ADS_1


" SATU" ujar Icha menatap mereka lekat dalam hitungan itu aja mereka sudah menghilang dari kursi makan tersebut....


" Gitulah nurut" gumam Icha menaruh balik salu lidi....


__ADS_2