
Setelah menyusun rencana Naufal teringat dengan istri tercinta yang kata nya ingin masak untuk nya ...
Lalu ia meninggal kan Dirga yang sibuk dengan membuat senjata nya..
" Tuan mau kemana?" tanya Dirga...
" Saya mau pulang,urus lah semua ini saya nak balik selamat tinggal" ujar Naufal meninggalkan Dirga dan yang lain nya..
" Dasar bos dungu asyik ke ingat istri nya mulu" batin nya Dirga mengumpat sang bos nya...
Yang lain apa buat cuma geleng geleng kepala doang hahaha....
...----------------...
Di tempat situ Naufal sudah sampai di balee ia segera ingin melihat istri nya tersebut tapi badan apa bilang bau banget ....
Yah terpaksa ia mandi dulu selesai mandi dan berpakaian muslim tanpa ada baju kotor dan menyemprotkan parfum sedikit biar wangi...
Setelah itu ia langsung ke dapur tapi sayang yang iya lihat cuma ummi di situ sedang kan Icha belum nak balik...
"Assalamualaikum ummi? ada lihat Icha?" ujar Naufal heran karena tadi kata nya Icha akan balik...
" wa'alaikum salam Naufal dah balik, " ujar ummi tersenyum ke arah Naufal..
" dah mi ada lihat Icha tak mi?" ujar Naufal menanyakan pada ummi...
__ADS_1
maaf ya ini dialogis nya Malaysia karena ummi fitri ini bukan ummi any kalau ummi any bisa Indonesia tapi kalau ummi fitri gak bisa Indonesia jadi dialogis nya Malaysia ye...
" Icha dari tadi umi kat dapur tak lihat Icha konon belum pulang kayaknya" ujar ummi sambil memasak batagor...
" belum pulang!" beo Naufal...
" kadang ia pergi tempat kawan nya sekejap entar juga balik sabar ya" ujar ummi melihat Naufal diam...
" Bukan gitu ummi tadi kata nya Icha ingin pulang nak masak untuk Naufal kok malah keluyuran" ujar Naufal mulai khawatir dengan keadaan Icha yang tak kunjung pulang...
" sabar jalah sekejap lagi pasti pulang tu.." ujar ummi..
pop
pop
" toh kan ummi dah bilang sekejap lagi pasti sampai bener kan ummi bilang hilang kan muka buruk mu itu Naufal" ujar ummi melihat Naufal berwajah murung....
Lalu Icha langsung nyamperin Naufal sedang kan yang lain dongak melihat Icha memakai pakaian hijab dan nampak nya cantik dan elegan dan baju nya pun gak pasaran...
Lalu Icha melihat muka Naufal murung sangat...
" Honey kenapa kok wajah mu buruk sangat" ujar Icha melihat wajah suaminya itu murung...
" biasalah tu dari tadi nunggu Icha tak kunjung datang masam pulak tu wajah" ujar ummi ceplas-ceplos ...
__ADS_1
" Dari mana?" tanya Naufal singkat dan dingin
" Tak boleh tanya ama istri begitu an" ujar ummi ceplas-ceplos...
" eum entar aja aku bilang " ujar Icha berbisik kepada Naufal...
" aku mau nya sekarang!" tegas Naufal...
" Ada ummi tak bisa ini masalah Argo" ujar Icha dengan nada kecil...
" Argo!" jawab Naufal kaget kenapa ada apa SAMA ARGO...
" shutssss kecil kan suara mu" ujar Icha...
" Ummi we permisi dulu ya" kata Naufal pada ummi dan mengajak Icha tapi no pegang tangan karena sudah banyak orang balee dah datang...
Lalu mereka memilih duduk di gubuk belakang mushola kenapa bukan di depan karena jangan sampai tgk dan orang balee tau akan mati mereka...
Sesampainya di gubuk tersebut Naufal menutup pintu agar tak ketahuan iya me ngomong apa...
" coba Baby cerita kenapa dengan Argo?" ujar Naufal yang penasaran...
" Eum jadi gini aku tu kan mau balik ke balee aku gak sengaja lihat dari kaca spion kalau ada yang mengikuti we jadi dari pada mereka menyerang balee nanti lebih baik aku pergi ke tempat lain dan di sana aku pergi ke rumah sahabat ku Fany tak jauh dari sana sesampainya aku di sana mereka juga masih menata mata orang we jadi we memutuskan untuk membahas Argo dan gak seng aja aku akting membentak Fany singkat cerita aku dan Fany menghitung 123 Dor lalu we menembak mereka sampai tak habis tersisa habis tu baru ke balee dah.." ujar Icha x lebar...
tersambung....
__ADS_1