Istri Bar Bar Ustad Naufal

Istri Bar Bar Ustad Naufal
Chapter 69


__ADS_3

" Ini pembalasan ku karena kau telah menyakiti dia" ujar seseorang tersebut di balik topeng dan sedikit ke cewe ...


Setelah Argo wafat dengan sendiri nya gadis di balik topeng itu hanya tersenyum ke arah mereka Naufal yang penasaran siapa yang telah menolong nya itu...


" Kamu siapa? ngapain ikut campur?" ujar Naufal tetap dingin walaupun dia sudah sangat pucat tapi gadis itu mengabaikan perkataan Naufal malah menanyakan yang lain...


" Obati dulu luka mu itu,bibir mu sudah pucat basi jangan sampai kau meninggal kan istri tercinta mu itu " ujar gadis itu kepada Naufal...


" Bagaimana kau tau tentang istri ku? kau siapa hah? atau jangan jangan kau mau menyentuh istri ku? awas saja !!' kencan Naufal pada gadis bertopeng itu lagi lagi pertanyaan Naufal di hiraukan ...


" Hei kau Jackson bawa kan Tuan mu ini ke rumah sakit aku tau kau kuat tapi jangan sok lemah, dan kamu Anderson ikut ke rumah sakit juga kau hampir terkena di dada peluru nya cepat bergegas lah " ujar gadis tersebut memarahi mereka semua sambil berteriak...


"Dan kalian bantu lah mereka ingat Tuan Naufal jangan sampai celaka atau tergores sedikit pun dan biar ku bantu untuk Naufal dan sebagiannya bantu Anderson." ujar gadis tersebut kepada anggota nya...


" Tidak usah kamu bukan mah rom saya menjaga nya " ujar Naufal menolak bantuan dari gadis itu mentah mentah...


" Oh ok kalau gitu bantuin dia cepat" teriak gadis tersebut lalu mereka bergegas pergi ke rumah sakit wanita itu pun ikut ke rumah sakit juga entah Napa....


" Dok bagaimana keadaan pasien-pasien di dalam" ujar gadis tersebut masih menggunakan topeng...


" Maaf anda siapa ya?" tanya Dokter itu pada gadis tersebut...


" Saya teman nya Dok? sekaligus istri dari Tuan Naufal dokter Ghina" ujar Gadis tersebut entah mengaku ngaku atau beneran...


" Oh nyonya Masya Allah sudah sadar tapi nyonya kok pergi begini sih istirahat nyo___" omongan Dokter Ghina terputus...


" Gak usah banyak bicara katakan saja gimana keadaan nya." ujar gadis itu sudah mulai kesel...


" Jadi gini keadaan Tuan Anderson baik baik saja untuk peluru nya bisa keluar, tapi keadaan Tuan Naufal sedang melewati masa kritis nya tapi kemungkinan besar ia akan sadar" ujar Dokter Ghina pada gadis tersebut..


" Boleh saya jenguk?" tanya gadis tersebut menghiraukan pertanyaan Dokter Ghina..


" Silahkan Nyonya" ujar DOKTER Ghina mempersilahkan...


Setelah masuk ke adalah ruangan tersebut air mata gadis itu tumpah mendarah bagaimana tidak kalau iya mau kasih surprise malah ketularan pada nya ...


"Honey kamu kritis?" ujar gadis tersebut yang tak lain adalah Icha ...


" Kamu berjanji akan tidak kenapa napa apa aku datang telat maka nya begini maaf kan aku Honey" ujar Icha membuka topeng nya tak mencium tangan suami nya sambil menundukkan kepalanya...

__ADS_1


" Kamu tidak telat kok Baby" ujar sosok seseorang tersebut yang tak lain adalah Naufal...


" Honey kamu dah sadar Masya Allah " ujar Icha terharu dan menatap lama ke arah Naufal...


" aduh Don't cry Baby, sebenarnya aku tak kritis cuma mau kerjain kamu karena kamu itu kita nanya A malah jawab B makanya aku sedikit kesel sih" ujar Naufal ke arah Icha...


" Itu kan biar akting ku menyakinkan doang lainnya ga ada tapi kamu gak apa apa kan" ujar Icha menanyakan dan meraba raba tubuh Naufal.


.


" By aku tak apa apa sekarang aku mau nanya kok kamu sudah sadar dan kapan kamu sadar By aku khawatir banget sama kamu kalau kamu ninggalin aku, bahkan semua orang bilang kamu ninggalin aku tapi aku yakin kamu tidak ninggalin aku " ujar Naufal teguh...


"Aku gak akan ninggalin suami tercinta ku ini beneran janji yang penting kamu cepat pulih aja ingat itu pulih" ujar Icha memperingati suami nya...


" Iya sayang" ujar Naufal tersenyum...


" Honey waktu ku sudah habis aku permisi assalamualaikum" ujar Icha segera bangkit dan meninggal kan Naufal...


"Baby jangan tinggalin Aku by" ujar Naufal menahan air mata...


hah.....


" Tuan astaga bagaimana keadaan Tuan" ujar Jackson menanyakan kabar Tuan nya...


Lalau Naufal melepas kan oksigen di wajah nya " Dimana istri ku! dimana Jack?" tanya Naufal nafas nya sedang memburu...


" Nyonya di balee Tuan nyonya belum sadar Tuan " ujar Jack kepada Tuan nya ...


" Tidak mungkin tadi saya bertemu dengan nya! tidak mungkin ini mimpi Jackson saya bertemu dengan nya" ujar Naufal tegas...


" Tuan sabar lah Nyonya pasti akan sadar Tuan sedari tadi Tuan di rawat di sini karena banyak kehilangan darah Tuan akibat pertengkaran tadi Tuan,tapi kalau itu beneran mimpi begitu bisa jadi kemungkinan Nyonya akan sadar" ujar Jackson menghibur Tuan nya Naufal...


" Semoga saja Jackson, tapi bagaimana dengan Argo?" tanya Naufal toba tiba mengingat akan masalah nya sama Argo...


" Argo sudah mati Tuan di tangan Romy, Romy menembak nya pas di hati nya makanya mati iya membalas kan dendam Raina Tuan" ujar Jackson b kepada Tuan nya...


" Bagus lah, kalau begitu ayo kita pulang Jackson " Ujar Naufal ingin mencabut infus nya...


" Tuan keadaan Tuan sangat lemah jadi Tuan beristirahat lah di sini sampai pulih Tuan batu boleh keluar" ujar Jackson...

__ADS_1


" Saya kuat saya ingin melihat istri saya Jackson bukan duduk di brankar ini " ujar Naufal mulai gelisah...


" Tapi Tuam___, "


" Shut kita pulang urus administrasi cepat saya mau pulang kalau tidak rumah sakit dan kamu saya rata kan" ujar Naufal melotot ke arah Jackson...


" Oh ok , siap Tuan" ujar Jackson meninggalkan Tuan nya...


" Aduh Tuan nih bukan memikirkan nasib nya malah orang lain se begitu cinta kah ke nyonya Icha keras kepala sangat kok" gerutu Jackson sambil jalan ke meja administrasi..


Setelah selesai mengurus administrasi dengan cepat nya iya menyusul Tian nya di dalam kamar tersebut se sampai nya di sana iya tak melihat Tuan nya dan mencari pasti nya...


Laku tak lama setelah itu handphone nya berbunyi ...


tut


tut


tut


" Halo?" ujar Jackson ke panggilan tersebut...


" Jack saya sudah di dalam mobil kapan berangkat nya" ujar sosok call tersebut yang tak lain adalah bos nya Naufal...


" Tuan? sejak kapan ke situ?" ujar Anderson gak menyangka ..


" Tak perlu bacot shut cepat kita kapan berangkat nya Jackson" ujar Naufal mulai kesal dengan pertanyaan nya Jackson...


" Iya maaf kan saya Tuan saya akan bergegas"


..


tut


tut


tut


.....

__ADS_1


__ADS_2