
" *Maafkan aku Honey, aku terpaksa melakukan nya aku belum siap, aku ingin kesucian ku kamu renggut bukan Argo ini bagian rencana ku kalau sampai itu terjadi dan kamu tidak bisa menerima ku gak apa apa tapi aku akan berusaha untuk tidak bisa dia menyentuh ku semoga aja kamu cepat datang Honey aku suka kamu I love you" batin nya Icha sambil menahan air mata...
Lalu Naufal melirik Icha yang tersenyum sambil menahan air mata...
"Baby kamu kenapa kok kamu nangis?" tanya Naufal menghentikan nya berjalan.....
" " Gak kok masak Ketua Mafia paling kejam nangis cengeng entar aku di kata nya aku gak mau" ujar Icha menatap sendu Naufal....
Naufal hanya tersenyum...
" Masih jauh ya Honey kenapa gak sampai sampai ya Honey" ujar Icha melihat ke arah jalan...
" Gak kok kamu lihat di depan situ dah sampai " ujar Naufal melirik ke depan...
" Oh kalau gitu ayo kita pergi, eh m aku turun aja ya aku mau jalan please lah sayang" ujar Icha memasang wajah imut....
" Tadi minta di gendong sekarang tidak" ujar Naufal...
" Boleh ya aku mau turun ya" ujar Icha memasang wajah imut nya lagi....
" Ya udah iya" ujar Naufal Menurunkan Icha
Setelah menurun kan Icha Naufal melihat tali sepatu nya itu terlepas...
__ADS_1
Naufal menunduk dan mengikat tali sepatu nya,sedang kan Icha langsung berjalan ke depan resto tadi situ....
Lalu Naufal selesai mengikat tali sepatu nya lalu ia melirik Icha tak ada di samping nya dan ...
"ASTAGFIRULLAH ICHA" teriak Naufal muka nya memerah...
Flashback of...
Icha yang lapar dan tidak menunggu Naufal langsung menyebrang jalan raya itu, tanpa sepengatahuan Icha ada kelompok Argo mengikuti nya dan
BRAK.....
Flashback on
" ASTAGFIRULLAH ICHA" teriak Naufal menggema ....
Lalu Naufal berlari dan melihat Icha yang sudah terkapar di pelukan nya...
". ICHAAAAA...."teriak Naufal meratapi Icha...
Lalu Naufal melihat ke arah mobil yang menabrak Icha itu tak lain mobil anak buah Argo...
" Argo kau bermain main dengan ku" gumam Naufal tersenyum miring....
__ADS_1
Lalu anak buah Naufal sudah sampai yang tak lain adalah Fano dan Dirga...
" Tuan, ada apa dengan ke adaan Nyonya" ujar Dirga menanyakan ke Ketua nya karena cuma Dirga yang berani bertanya begituan ....
" Tolong bawa kami ke rumah sakit?" ujar Naufal tak menjawab pertanyaan Dirga...
Lalu dengan kecepatan yang sangat tinggi Dirga melaju mobil karena Ketua nya sangat marah istrinya terluka sampai lah di rumah sakit...
" Beri jalan beri jalan" tegas Dirga ke semua orang...
Lalu Naufal meletakkan istri ke brankar dan di dorong oleh suster...
" Panggil kan Dokter Ghina cepat" ujar Naufal meneriaki sampai terdengar satu rumah sakit...
" Saya G hina tuan" ujar Doktor kepala rumah sakit...
" Tolong selamat kan istri ku cepat" ujar Naufal takut kehilangan Icha...
Lalu dokter Ghina hanya mengangguk iya dan langsung memanggil beberapa suster dan dokter lainnya ...
Sedangkan Naufal was was memikir kan nasib Icha ibu nya Icha sedang di rawat ditambah lagi ia sakit makanya Naufal neng rahasia kan dari orang tua Icha termasuk ayah nya dan Ibu nya....
bersambung
__ADS_1
....