
Selesai itu Naufal segera keluar dari gubuk lalu kembali lah muka datar nya itu seperti sok cool gitu....
Yang tadi nya ramah dan tersenyum sekarang hilang dan menjadi dingin dan arogan...
Lalu Naufal berjalan dan naik ke mushola dam duduk sambil membaca Asmaul Husna ...
Sedang kan Icha di dalam kamar sedang mandi...
......................
Di sisi lain Ucok dan Wulan dah mulai akur walau pun masih kayak kucing ama tikus..
" Wulan tadi udah masa kan ayam nya entar wajib di bagi in..." ujar Ucok sambil mengaduk kuah lemak...
" Udah eee tapi belum bungkus bantuin ya?" ujar Wulan memasang wajah imut...
" Gak liat saya lagi ngadu k kuah malah suruh bungkus dan apa maksud lu masang muka imut gak pernah imut mirip nya aja kagak" ujar Ucok menghina ...
" menghina kelas kakap" ujar Wulan emosi ...
" iya iya" ujar Ucok terkekeh kekeh...
" Assalamualaikum " ujar wanita bercadar yang jalan sambil tersenyum...
" Wa'alaikum salam Icha" ujar mereka bersama an....
__ADS_1
" Cieee sekalian jodoh gak kemana kan?" ujar Icha melihat mereka sama sama menjawab..
" Ogah " ujar mereka bersama an...
" Tuh kan apa saya bilang ?" ujar Icha yang mulai mengejek...
" Dah lah cha ngapain ke sini?" ujar Wulan pasrah dengan ejekan Icha...
" Eum aku mau bantu bosen banget" ujar Icha memasang wajah imut...
" oh anda pergi ke tempat yang tepat aku juga perlu bantuan mu untuk ini semua kalau si Ucok gak bisa kita andalkan " ujar Wulan melihat ke arah Ucok dengan sinis...
" Apa you bilang?" ujar Ucok makin jadi jadi...
" Dah bisa gak kalian diam aku bingung mau bantuin apa" ujar Icha mulai kesal dan sedikit melengking...
Di sisi lain Naufal mendengar teriakan Icha dan langsung bergegas pergi takut nya Icha buat masalah atau ia kenapa napa ...
" Ada apa ini?" ujar pria yang baru masuk...
" Oh ustad tak apa apa" ujar Wulan takut ...
" Apa nya tak apa apa mereka asyik debat mulu" ujar Icha menyemprotkan ...
" Aduh Icha ngapain kamu bilang mati kami" batin mereka berdua...
__ADS_1
" ooo asyik berantem " ujar Naufal dingin...
" oh gini aja ustad ada kerjaan?" ujar Icha tanya kepada Naufal...
" Eum gak ada sih emang kenapa?" ujar Naufal manis seketika itu Ucok dan Wulan terkejut...
" ustad Naufal manis kepada cewek" batin nya Wulan...
" ustad lembut bicara nya pada cewek apa mungkin ustad suka?" batin nya Ucok terkejut...
" Eum bantu saya bentar ya mau bungkus daging kambing walaupun aku tak suka tapi bantu ya" ujar Icha manis...
Seketika itu membuat Naufal terkekeh-kekeh..
" pasti jawaban ustad no karena malas ustad sama cewek malah di ajak oleh bocil ini" batin mereka berdua...
" Eum boleh deh" ujar ustad manis lagi..
Ucok dan Wulan terkejut serasa ingin mati karena baru kali ini seorang ustad Naufal ramah pada wanita ...
" Kalau begitu ayolah bantu banyak nih" ujar Icha sambil mengarahkan tangan nya ke tempat ...
Lalu di angguk oleh Naufal sambil tersenyum ...
Ucok dan Wulan yang masih tak percaya selalu melihat ke arah ustad dan Icha yang asyik bersenda gurau ....
__ADS_1
" kalian apa liat liat hangus tu bakmie dan kamu Ucok aduk jangan sampai lengket" ujar Naufal dingin pada mereka...
" i iya ustad ..." ujar mereka bersama an...