
Naufal yang masuk ke ruang VIP karena sudah di pindah kan iya duduk di samping Icha sambil tertunduk dan menggenggam erat tangan Icha sambil menangis sendu sendu......
" Icha maafkan aku sudah lalai menjaga mu sayang maafkan aku" ujar Naufal sambil menangis...
" Tapi aku akan kuat,aku ingat pesan mu kalau kita tak boleh runtuh entar kamu akan pergi aku akan ingat pesan mu " ujar Naufal menyemangati diri sendiri gara gara omongan Icha yang dulu....
Lalu Naufal menghapus air mata nya lalu ada yang menelpon nya...
" Halo" ujar Naufal Dingin ...
" Baik aku akan segera ke sana" ujar Naufal mematikan ponsel nya...
Sebenarnya Naufal tak tega meninggalkan Icha di sini mau bagaimana lagi maslah nya besar banget tapi Naufal tak sebodoh itu iya menyuruh orang untuk menjaga Icha Ari dan Aria kembaran itu menjaga Icha menunggu Icha sadar....
Sedang kan di luar ada 2 orang penjaga ketat begitupun dari jendela 2 orang juga yang menjaga penuh dengan penjaga ...
" Baby aku pergi sebentar, semoga kamu cepat sadar assalamualaikum" ujar Naufal beranjak dan mencium dahi Icha...
Cup ...
" Kalian jaga baik baik istri ku jangan sampai tergores sedikit pun" kencan Naufal pada Ari dan Aria....
" Siap tuan" ujar mereka kompak..
Lalu Naufal memperingati orang penjaga di luar juga....
__ADS_1
" Kalian jangan kasih masuk selain saya dan 2 orang ini yaitu Ummi dan Tgk lain nya tak bisa masuk DENGAR ITU" kencan Naufal membuat semua merinding....
." Siap Tuan" ujar mereka berdua...
Lalu Naufal meninggal kan mereka dan jalan keluar rumah sakit dan menuju Markas ...
" Beri hormat" ujar salah satu pengawal Naufal...
Lalu Naufal tak menjawab malah angkuh...
" Ada apa kamu memanggil saya" ujar Naufal pada Dirga..
" Gini Tuan Argo ingin menyerang Markas kita Tuan" yang menjawab bukan Dirga namun Fano...
" Entah lah Tuan" ujar Dirga geleng geleng kepala nya....
"AKU bingung apa artinya senyuman Tuan ku ini bisa jadi baik bisa jadi malah buruk" batin. nya Dirga was was....
" Argo kau sudah mulai main main dengan ku dengan cara melenyapkan istri ku tak semudah itu istri ku kuat tidak lemah " Batin naufal tersenyum miring....
" Siap kan anggota 100 orang" ujar Naufal tersenyum miring...
" What? Tuan mereka bisa ribuan tapi kita 100 doang" ujar Dirga aneh dengan jawaban Tuan nya tersebut...
" Entah kenapa aku dapat bisikan untuk kerah kan anak buah cuma 100 orang" ujar Naufal masih bingung dengan perasaan nya. .
__ADS_1
" Itu cuma halusinasi aja Tuan kita bisa mati sam saja kita menyerah kan diri" ujar Fano ...
" Ikut lah kata saya kalau tidak ___" ujar Naufal terpotong...
" Siap Tuan" ujar Dirga dan Fano
" Ada apa dengan Tuan ku kenapa ia ingin menyerah kan diri kepada Argo apa Tuan mempunyai rencana lain yang tak kami ketahui " batin nya Dirga....
...----------------...
Di sisi lain Ucok dan Wulan yang mendengar sahabat nya Icha kecelakaan mereka syok mendengar berita tersebut...
" Ya Allah selamat kan Icha ya Allah" ujar Wulan terkaget-kaget....
" Ya Allah sadar kan lah Icha " gumam Ucok mengingat sahabat nya tersebut...
" Jadi Ummi bagai mana keadaan Icha?" tanya Wulan...
" Yah kayak Ummi bilang iya kritis dan di tambah urat otak nya geser kemungkinan kalau pun sadar iya kehilangan banyak ingatan nya" kata Ummi sedih...
" Astagfirullah semoga Icha baik baik saja" ujar mereka kompak...
" Aminn"ujar Ummi
tersambung.....
__ADS_1