
" Mau di peluk" rengek Icha sambil merentangkan ke dua tangan ke arah Naufal dengan seneng hati ia memeluk...
" Manja nya istri ku ini" ujar Naufal sambil ketawa dan memeluk erat dan membuahi banyak ciuman...
******
Hari ini hari pernikahan nya Wulan dan Ucok acara nya tidak meriah cuma di hadiri kerabat kerabat terdekat saja tentu nya bumil yang mau pecah telor tetap hadir ia merengek rengek ke suaminya agar pergi Naufal yang tak tega ia mengiyakan nga. ..
" By kamu harus hati hati,jangan capek,harus selalu di sisi ku" ujar Naufal mulai posesif....
" Ney aku mau masuk ke ruang pengantin ya?kamu gak usah ikot sana temenin Ucok aja" ujar Icha tanpa pembantahan...
" Tapi....."
" Please baby aku tidak akan capek ya ya"ujar Icha dengan mata nya yang berbinar binar....
" Iya" ujar Naufal yang sebenar nya terpaksa...
"kalau muka mu begitu siapa yang bisa nolak sayang!" batin nya Naufal sambil geleng geleng kepala...
Icha langsung masuk ke ruang pengantin,ia mengintip dan melihat Wulan sedang di rias sangat cantik, karena tiba tiba ia punya ide yangs sangat brilian? kapan ide brilian Icha itu menguntungkan semua itu ide jahil nya...
Ia mengendap endap masuk seperti seorang kelinci ingin mencuri wortel begitu lah dia,dan tiba tiba ...
Bwaaaa....
" Innalillahi" ujar Wulan terkejut sambil mengelus ngelus dada nya...
" Hahahaha terkejut hahahahhaa" tertawa renyah Icha sambil mengusap lembut perut nya...
" Ish bumil kenapa sih? terkejut tau?" ujar Wulan bicara manis sama Icha...
" Kamu sih terlalu cantik,jadi aku pangling" ujar Icha menggoda Wulan...
" Seharusnya yang bilang itu suamiku bukan kamu" nyolot Wulan sambil tersenyum kembali ...
" Kan pertama aku dulu nanti suami mu" ujar Icha masih ketawa ketawa...
" Ini aku pikir nya istri ustad aja,cak bukan hilang kepala lo" ujar Wulan masih kesel dengan Icha...
" Emang berani?" Ngajak Icha...
" Dulu berani sekarang mana ada,bisa bisa gak jadi nikah ku" ujar Wulan masih dengan ekspresi ngambek...
" Iya deh minta maaf" ujar Icha cuma di angguk oleh Wulan...
" Mempelai sudah bisa untuk naik ke mimbar karena sang lelaki nya sudah menunggu" ujar MUA yang baru naik...
" Mari Nona saya tuntun" ujar MUA tersebut ..
" Ish jadi aku gak bisa jalan bareng dong" ujar Icha dengan wajah cemberut berharap a kalau dia yang tuntun sang kakak...
" Hmm Mbak biar adik saya aja,sedang hamil besar dia,kalau gak di turutin entar ngamuk " ujar Wulan membuat MUA itu tersenyum sambil geleng geleng kepala..
" Baiklah saya permisi" ujar MUA itu ....
Setelah itu Icha menuntun Wulan sampai ke atas mimbar, Naufal yang melihat nya hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan istri nya tersebut,lalu ia meraih tangan nya Icha dan menuntun Icha duduk ...
" Capek ya jalan?" tanya Naufal...
" Gak capek kok" ujar Icha sebenarnya ia capek padahal sangat dekat dengan masjid baru juga 20 langkah tapi,capek nya minta ampun maklum mau pecah telor๐๐
Kalau ia bilang capek entar Naufal sang suami posesif nya menyuruh nya pulang dan ia tak bisa makan cake yang besar itu ....
Cake besar adalah kue pernikahan mereka yang di hadiah kan oleh Naufal dan Icha sekitar 5tingkat tapi bumil itu mau....,
Akad nya pun dimulai...
__ADS_1
"BAGAIMANA PARA SAKSI SAH"
"SAH"
Setelah itu mereka pasang cincin pernikahan selanjutnya Wulan mencium tangan sang suami begitu pula dengan Ucok mencium kening sang istri....
Setelah itu acara yang di tunggu tunggu yaitu acara potong kue,yah tentu saja bumil bersorak gembira...
" By makan puding ini sedikit ya,kamu dari tadi belum makan,dari pertama kita sampai" Ujar Naufal yang khawatir istrinya sakit karena belum makan...
" Aku gak mau Ney,aku mau nya itu " ujar Icha sambil menunjuk kue pernikahan utu...
" Baby,kalau kamu mau kenapa gak bilang aku bisa beliin dua" ujar Naufal lembut...
" Aku gak mau lain,aku mau punya mereka" ujar Icha bersorak gembira...
" Ya Udah makan puding sesuap aja ya"ujar Naufal menyodorkan sesendok puding,tapi Icha menolak nya....
" Aku gak mau Ney,aku mau nya yang itu" ujar Icha mengeleng geleng kepala nya...
" By kue nya belum di potong,lebih baik makan puding ini lu sesuap aja" bujuk Naufal seperti membujuk anak kecil makan...
" Aku gak m mau Ney" ujar Icha matanya sudah berair...
" Maaf Maaf jangan nangis ya sayang" Ujar Naufal melihat mata Icha sudah berkaca kaca...
" Kamu sih memaksa,aku mau itu ,entah napa aku sangat mau itu" ujar Icha melihat ke arah kue tersebut...
" AYO SEKARANG ACARA POTONG KUE,SILAHKAN UNTUK MEMPELAI POTONG KUE NYA" ujar MC nya...
" Sabar ya sayang" ujar Naufal di balas anggukan oleh Icha dan menghapus air mata nya...
1
2
" HOREEE" teriak semua orang...
" Udah tuh potong kue,aku mau " ujar Icha kepada Naufal demi apa ia harus berjumpa pengantin tersebut dan meminta kue itu yahh demi sang istri lah siapa lagi kalau bukan Icha...
" Bentar yang By" ujar Naufal nyamperin Ucok..
" Ucok" panggil Naufal...
" Iya stad" ujar Ucok menoleh...
" Boleh gak bagi kue mu,Icha kepengen banget kue itu sampai nangis dia nah,lihat" ujar Naufal menyuruh mereka melihat Icha....
" Iya gak papa Ustad ambil aja" ujar Ucok...
" Iya makasih ya" ujar Naufal lalu mengambil piring...
Lalu ia memotong kue tersebut setelah itu ia duduk dan menyodorkan ke sang istri...
" Ini makan lah" ujar Naufal...
" Makaci" ujar Icha manis so cute ..
" By aku tinggal sebentar ya,mau ke toilet,ingat tuh jangan kemana mana,tunggu aku" ujar Naufal memperingati sang istri di angguk ki oleh Icha...
Lalu Naufal ke toilet Kue nya pun habis tapi ia masih mau kue tersebut karena Naufal gak kembali kembali iya memutuskan untuk pergi mengambil nya sendiri di saat ia habis memotong nya,nampak seorang gadis cantik dengan baju nya yang wow melihat Icha dari ujung rambut ke ujung kaki...
" Apa lihat lihat,ku colok mata lo ya?" ujar Icha sadis ke arah gadis tersebut...
" Ish gak usah galak galak bunteng,entar anak mu galak" ujar Gadis tersebut...
" Ngapain lo potong kue itu" ujar Gadis tersebut...
__ADS_1
" Gue mau" ujar Icha sambil melahap nya...
" Itu bukan punya lo,punya pengantin sana " ujar Gadis tersebut menepikan kue nya dan...
prang....
Bunyi piring pecah belum ia juga memasukkan kedua kali ke mulut nya...
" Apa sih mau lo?" sewot Icha yang makanan ya di buang...
" Lo tau attitude gak,kalau gak biar gue ajarin" ujar Gadis tersebut lalu menuang akan sirup ke hijab nya Icha...
"Gimana sadar tidak " ujar Gadis tersebut...
" Lo ya!!!" ujar Icha ingin memukul gadis tersebut namun,gadis itu menolak tubuh Icha dan perut nya terkena meja ujung kue ...
Ahh...
" Sakit ahh perut aku ahh" ujar Icha meringis kesakitan ...
" Gimana sakit ya bunteng" ujar Gadis tersebut...
Naufal yabg baru dari kamar mandi tiba tiba melihat orang yang berkumpul rame dan segera ia melihat nya karena di meja istri nya dah tak ada....
Dan betapa terkejut nya itu melihat istri nya merintis kesakitan sedang kan gadis itu memaki nya dan melihat darah keluar dari paha nya...
" BABY" ujar Naufal langsung memeluk tubuh Icha...
" Ney darah keluar Ney,bagaimana dengan anak ku Ney" ujar Icha sambil menangis tersedu sedu...
" Tenang sayang tenang" walau panik banget Naufal bisa bersikap tenang walau air mata nya mengalir melihat istri nya kesakitan...
" JACKSON" ujar Naufal menggelora Jackson yang sedari tadi santai di luar dan buru buru masuk...
" Kenapa Tu...,Nyonya" ujar Jackson terputus...
" Siapkan mobil kita ke rumah sakit" ujar Naufal menggendong Icha...
" Awas kau!!" ujar Naufal dengan mata yang tajam ke arah gadis itu semua langsung dingin sekejap,mendengar suara nya Naufal yang sudah jarang ia gunakan sedang Wulan dan Ucok mengikuti dari belakang...
DIDALAM MOBIL...
" Baby kamu harus kuat ya" ujar Naufal menguatkan sang istri dan mengobrol agar tidak tidur....
" Sakit " datu kata keluar dari mulut Icha seketika itu membuat air mata nya Naufal menetes,ini momen terlangka ia menetes air mata...
" Jackson cepat lah" suara Naufal yangs sedang menahan tangisan....
Setelah sampai Icha langsung di masukkan je UGD karena itu ia harus di operasi disitu Naufal terlihat sangat stress,khawatir,hidung nya memerah...
sekitar 20 jam baru siap dan Icha di pindahkan ke ruang VIP keadaan Icha belum sadar tapi putra putri nya sudah lahir ..
Naufal menatap ke arah Icha sambil memandang putra dan putri " Baby bangun anak kita dah.lahir" ujar Naufal sambil melihat ke arah Icha...
" Maafin aku ya,karena kelamaan kamu kenapa napa" ujar Naufal menangis....
Sehari berselang akhirnya Icha sadar dan mengendong putra dan putri nya ..
mereka hidup bahagia selamanya ....
nama putra nya Arfan malik Albar
Nama putri nya Ath-Thahira Queensha Az-Zahra Albar.....
Jangan lupa baca Queen Ath Thahira anaknya nya Naufal
Tamat......
__ADS_1