Istri Bar Bar Ustad Naufal

Istri Bar Bar Ustad Naufal
menyusun rencana


__ADS_3

Di sisi lain Naufal segera ke Markaz Dark Devil namun, ia di hadang oleh anak buah nya Icha kalau anggota Dark Devil akan mempertaruhkan nyawa nya untuk Ketua nya begitu lah setia nya pada Ketua nya...


" Ngapain kamu masuk wilayah kami? mau mati keh?" ujar anak buah Icha sambil menodong pistol ke dahi Naufal....


" Oh no saya hanya ingin bertemu Wakil Dark Devil Anderson kan namanya" ujar Naufal tegas lalu mereka menurunkan senjata nya...


" Ada keperluan apa ?" tanya anak buah nya Icha..


Sayang Naufal tak menjawab nya dan melihat ke arah belakang mereka lagi ada Anderson yang memberi hormat ke arah ia...


" Mohon maaf Tuan saya terlambat" ujar Anderson membungkuk..


" ITS ok! boleh kita masuk Anderson" ujar Naufal menatap bangunan tua tersebut...


" Silahkan Tuan saya silahkan dengan hormat" ujar Anderson membungkuk lagi....


Setelah Naufal masuk tak jauh dari mereka Anderson mengancam anak buah nya...

__ADS_1


" Lain kali jangan bertingkah konyol ini bos kita suami nya Ketua karena Ketua sedang kritis jadi suami nya yang menggantikan nya .Dan ingat jangan banyak bacot diam dan penurut lah karena emosi nya Ketua sekarang masih stabil kalau tidak habis kalian di bantai" ujar Anderson melotot ke arah mereka...


" Siap Wakil Ketua " ujar mereka menunduk...


" Bagus lakukan tugas kalian" ujar Anderson menatap ganas....


Di sisi lain Naufal masuk dengan gagah nya ke Markas Icha Naufal melihat kiri and kanan ..


" Rupa nya Markas nya kelihatan dari luar seperti gudang terbengkalai tapi di dalam nya seperti istana Elizabeth ngeri banget nih" gumam Naufal masih melihat sekeliling ...


Lalu Naufal duduk di kursi biasa ia menunggu Anderson 5 menit tapi, Naufal iya tak suka menunggu jika itu terjadi emosi nya meluap...


Lalu anak buah itu langsung bergegaslah memanggil Tuan nya ...


" Permisi Wakil Ketua Tuan Naufal sudah menunggu anda dari tadi kata nya dalam waktu 2 menit anda tidak di situ mati kita semua!" ujar Ank buah nya...


Anderson langsung terkejut mengingat kata Ketua nya sebelum ia kritis kalau suami nya itu orang nya gak suka menunggu kalau itu terjadi habis lah...

__ADS_1


" Aish kenapa aku gak kepikiran alamak celaka lah" gumam Anderson menepuk jidat nya...


Lalu Anderson berlari dengan sangat kencang dan sampai lah di depan Naufal dengan nafas ngis ngosan sambil membungkuk...


" Miannhe Ketua saya lupa" ujar Anderson


( maaf) maaf kalau Anderson iya kebawa Korea karena iya keturunan dari sana makanya maaf kan...


" Ingat saya gak suka menunggu itu hal yang membosankan" ujar Naufal memperingati Anderson...


" Sekali lagi Miannhe Tuan"ujar Anderson menunduk sekali lagi...


" Iya kali ini aku akan iya tapi lain kali mohon maaf" ujar Naufal me natap dingin ke arah Anderson seketika itu Anderson gagap


" Iya Tuan" ujar Anderson sigap...


" Sekarang kapan mulai untuk menyerang markas nya Halilintar oh lupa silahkan duduk" ujar Naufal lupa suruh duduk Anderson lalu Anderson langsung duduk...

__ADS_1


"Oh begini saya dapat firasat Ketua sudah mengatakan setengah dari saya kalau saya cuma berjaga tuan saja karena Ketua tidak bisa menemani Tuan" ujar Anderson tegas..


" Apa? Icha sudah tau semua nya? apa yang ia rencanakan? " batin nya Naufal mendengar apa yang di cakap ama Anderson


__ADS_2