
"Apa? Icha sudah tau semua nya? apa yang ia rencanakan? " batin nya Naufal mendengar apa yang di cakap ama Anderson.
" Tuan jangan melamun?" ujar Anderson melihat Taun nya melamun karena ia telah biasanya dengan Ketua nya yang suka melamun...
" Oh ya kita harus ikut rencana Icha apa yang di buat dia pasti sudah matang banget" ujar Naufal bergegas...
" Iya, kata Ketua kita menyerang hari Rabu pas jam 12.00 malam itu pesan terakhir dari Ketua Tuan" ujar Anderson tegas...
" Oh terimakasih kita akan menyiapkan siapkan pasukan 1.000 orang dan dari markas Tiger Hunter sudah ada 15.000 pasukan jadi kalian penambah aja" ujar Naufal meremehkan anggota kelompok Icha..
" Oh saya mohon maaf Tuan kata Ketua Icha kami harus menyiapkan pasukan sebesar 10 orang aja " ujar Anderson tiba tiba...
" What? 10 orang?" ujar Naufal tiba tiba terkejut apa yang di bilang sama Anderson...
" Iya Tuan jadi kami sudah menyiapkan 10 orang pasukan aja yang jago bertarung pilihan Ketua Tuan." ujar Anderson Naufal yang mendengar itu iya terkejut karena iya penasaran banget apa yang Icha. rencanakan sampai menyiapkan musuh terbesar malah dengan 10 orang aja ....
Bikin geleng geleng kepala apa yang Icha
__ADS_1
pikir ya guys author juga bingung....
" Okelah ikuti aja alur Icha" ujar Naufal pasrah..
" Iya Tuan" ujar Anderson.
" Kalau gitu saya permisi assalamualaikum!" ujar Naufal bangkit semua orang menunduk...
Setelah punggungnya tak nampak lagi Anderson bisa bernafas lega walaupun iya juga ketawa kenapa tidak? muka nya Tuan Naufal pas terkejut lucu banget kayak Kesurupan bagaikan setan dan kayak anak gak makan setahun ....
Tawa yang tadi ditahan kita meledak saking ingin sekali menahan nya dari tadi...
" Boy kenapa ketawa?" tanya Sakha teman nya Anderson walaupun. berbeda agama tapi mereka teman yang baik dan di per satu kan oleh Ketua nya ...
Saking mukanya Tuan terbayang bayang saking itu Anderson dan bisa berbicara dia sudah meledak ketawa nya baru kali ini melihat Anderson ketawa lepas...
" Boy ana bertanya kenapa antum tak menjawab nya?" ujar Sakha mulai kesel karena gak di open...
__ADS_1
" Sorry gini boy tadi Tuan datang?" ujar Anderson masih setengah ketawa...
" Tuan? siap Tuan? " ujar Sakha tak tau apa apa...
" Suami nya Ketua kita rupa nya gak beda jauh ama Ketua lho kamu atau waktu terkejut mirip banget sama Ketua kalau terkejut kayak kesurupan setan" ujar Anderson tak henti ketawa...
" Kalau boleh tau gimana muka nya? atau gitu yang sedang menatap kita dari tadi?" ujar Sakha menunjuk dengan menggunakan dahi nya...
" Yang mana emang nya kadang mirip Tuan?" ujar Anderson masih ketawa dan langsung berbalik ke belakang seketika itu wajah nya mulai pucat dan terbengong...
" Tuan?" gumam Anderson terkejut kalau itu adalah Tuan nya langsung seketika itu Anderson menunduk tak berani melihat nya...
" Sudah membuat lelucon hal yang penting ANDERSON!!" ujar Naufal menekan nama nya Anderson...
" Maafkan saya Tuan mianhe" ujar Anderson menunduk sambil bersujud ke kaki Naufal...
" Saya tak mau kamu bersujud Jangan merendahkan diri kamu bukan musuh saya jadi tak usah bersujud" ujar Naufal dingin ke arah Anderson sambil menatap dalam..
__ADS_1
" Tapi Tuan___" belum sempat Anderson melanjutkan perkataan nya sudah di sambung suara orang..
" BANGUN!!!!!" ujar Naufal mengamuk...