
Jam dinding sudah menunjukkan pukul 00:00 tengah malam. Dan akhirnya Carlos tertidur pulas, di samping Gaura. Carlos tidak menyadari jika dia sudah melewati batas yang mereka buat.
Seperti biasa Gaura bangun jam lima pagi dan mendapati dirinya berpelukan dengan Carlos. Dia ingin berteriak tapi tidak jadi, karena dia takut Carlos akan menyalakan nya dan mengolok-olok dirinya. Gaura langsung mandi, membersihkan diri dari sentuhan Carlos dan lalu turun untuk membuat sarapan.
Gaura terbias membuat sarapan pagi untuk bibinya dan setelah itu dia keluar rumah untuk olahraga fisik. Carlos juga bangun untuk olahraga, ini sudah jam 6 pagi dan Carlos mencuci muka dan lalu turun.
Carlos baru membuka pintu kamar, tiba-tiba dia mencium bau makanan yang enak. Dan dia bergegas turun menuju meja makan, pas dia sampai di meja makan. Dia melihat makanan yang dia rindukan selama ini dan melihat ke arah dapur.
" Gaura? Untuk apa kamu pagi-pagi buta begini di dapur? Apa kamu mencium aroma makanan juga?" kata Carlos meledek.
" Kalo kamu laper tinggal makan saja repot. Emang makanan di atas meja itu bisa datang sendiri jika tidak ada yang masak. Dan aku di dapur bukan karena mencium bau makanan, tapi lagi menyiapkan sarapan." Sudah lah, aku mau olahraga dulu, keburu siang." ucap Gaura dan langsung pergi.
Carlos yang melihat Gaura sudah pergi. Dia dengan cepat mencicipi masakan yang di buat nya. Setelah dia mencoba dan itu begitu lezat. Karena itu masakan pertama Gaura, dia langsung menyembunyikan semua makanan itu lemari es di ruangan kerjanya.
Karena di ruangan itu, tidak seorangpun yang berani masuk kecuali dia. Tiba-tiba telpon Carlos berdering dan dia langsung menjawab tanpa melihat siapa yang menelepon.
"Halo Carlos, nanti malam bawa pulang istri mu. Perkenalkan padanya keluarga kita dan juga Ibu ingin melihat. Menantu mama seperti apa wajahnya." ucap Ibunya penuh harapan.
" Bu lain kali saja kami pulang, aku lagi banyak kerjaan."kata Carlos.
" Oh kalo kamu tidak membawa istri mu pulang, Ibu yang akan datang ke villa dan mengambil Istri mu." celoteh Ibunya.
Ibunya belum selesai bicara, Carlos menutup tanpa basa-basi. Dia melihat jam, dan dia sudah tidak bisa berolahraga lagi. Dan tidak lama setelah itu Gaura juga pulang dan langsung naik ke atas untuk membersihkan diri.
Setelah Carlos melihat Gaura naik ke atas. Carlos berlari menaiki tangga mendahului Gaura. Tiba-tiba Gaura tercengang melihat Carlos menaiki tangga dengan berlari, dan dia mulai curiga kalo Carlos ingin mandi .
"Hei tunggu, aku duluan yang mandi."ucap Gaura sambil terengah-engah mengejar Carlos.
" Aku juga baru pulang, dan aku sekarang lagi ada meeting di perusahaan yang tidak bisa di tunda."kata Carlos sambil tertawa kecil.
Melihat Gaura tidak menjawab, dia segera mandi. Tapi sayang nya, dia tidak membawa handuk mandi, dan sekarang dia bingung harus bagaimana.
" Gaura berikan aku handuk mandi." teriak Carlos di kamar mandi.
__ADS_1
" Ambil sendiri, kamu punya kaki dan tangan kan. Jangan manja jadi laki-laki, aku bukan pelayan mu." teriak Gaura, menjawab teriakan Carlos
Gaura yang mendengar itu, langsung berlari menuju balkon. Dan membuka tirai jendela semua, yang memperhatikan semua sudut ruangan itu. Gaura yang sudah terlanjur kesal, dia tidak segan membalas kelakuan Carlos.
Carlos keluar dari kamar mandi, tanpa sehelai kain di tubuh Nya. Karena Carlos buru-buru, dia tidak menyadari, jika ruangan itu tembus pandang dari luar. Gaura yang melihat Carlos, tertawa puas.
" Hahhah, Tuan Carlos, apa anda butuh bantuan? tanya Gaura tertawa.
"Nona Gaura, apa kamu lebih suka aku yang seperti ini?"ucap Carlos tanpa menggunakan apa di tubuhnya.
" Aaaaaarg." Dasar mesum. Jangan coba-coba mendekat, atau aku lompat ke bawah." ancam Gaura kepada nya.
Carlos yang melihat dia sudah naik ke balkon, dia tidak berani maju lagi. Carlos menyuruh nya untuk turun, dari atas balkon. Dia juga belum menyadari jika dirinya, tidak memakai baju, ataupun handuk mandi.
"Carlos... Cepat pakai baju mu , baru aku mau turun dari sini. Cepat,atau aku melompat." kata Gaura lagi.
"Aaaarg... Tuan...
Carlos langsung menyuruh Teddy ke perusahaan. Dan di dalam kamar Gaura tertawa cekikikan karena, melihat wajah Carlos waktu pergi.
" Awas kamu Gaura, aku akan membalas nya. Kita lihat saja nanti, aku akan membuat mu, bertekuk lutut meminta maaf kepada ku." ucap Carlos dalam hati, dia menggenggam erat tangan nya dan memukul kaca mobil di sebelah nya sampai pecah.
" Tuan Carlos, apa perlu kita ke rumah sakit? Tangan Tuan terluka, aku takut tangan Tuan infeksi." kata Teddy gemetar karena takut.
" Tidak usah, kita langsung ke restoran IDAMAN , untuk bertemu klien desainer besar." ucap Carlos sambil mengobati luka di tangannya.
"Baik Tuan.
Gaura melihat Carlos sudah lama pergi. Tiba-tiba melihat mobil yang berbeda, dan seorang wanita keluar dari mobil itu. Tinggi, putih dan dia begitu cantik.
"Itu pasti mantan pria mesum itu, biarkan saja apa urusannya dengan ku. Lebih baik mandi makan dan tidur." ucap Gaura.
Di bawah menyambut kedatangan Ibu Carlos. Dia berpakaian cetar membahana, semua pelayan yang melihatnya tidak merasa heran sama sekali.
__ADS_1
" Selamat datang Nyonya." ucap pelayan serentak dan membungkuk padanya.
" Ehhmm ... Menantu saya di mana? Apa dia cantik? Apa mereka sudah ehm...ehm..? ." tanya Ibu Carlos kepada kepala pelayan.
"Mohon maaf Nyonya, saya belum memastikan nya."ucap pelayanan itu dengan kiku.
"Saya sudah menyuruh kamu, untuk mengintip mereka. Apa kamu tidak bisa? Apa susahnya kamu meletakkan camera di ruangan mereka." ucap Ibu Carlos kesal.
Tiba-tiba Gaura turun mendengar ada suara ribut-ribut.
"Paman Gober, ada apa ini?"tanya Gaura.
" Tidak apa-apa Nyonya."kata kepala pelayan.
Ibu Carlos menatap Gaura dari atas sampai bawah.
" Kamu cantik sekali, kamu perawatan kecantikan tradisional ya? tanya Ibu Carlos.
" Mohon maaf Nona, anda siapa? Main masuk ke rumah orang tanpa izin?."tanya Gaura.
Ibu Carlos terdiam sejenak, dia yakin Carlos tidak memberitahu dia kalo hari ini aku berkunjung. Lebih baik manfaat kan situasi ini saja
"Kenapa dia saja? Apa kamu tidak mendengar apa yang saya katakan."kata Gaura sedikit kesel
"Saya tunangannya Carlos, dan kamu siapa ya, seperti nya aku tidak pernah melihat mu sebelum nya" ucap Ibu Carlos tersenyum.
" Saya istri Carlos, apa dia tidak memberitahumu jika dia sudah menikah." kata Gaura ketus.
Ibu Carlos melihat wajah Gaura yang sedikit tidak senang. Dia bahagia karena jika Gaura cemburu, artinya mereka sudah melakukannya dan sebentar lagi bisa gendong cucu.
Tiba-tiba Ibu Carlos menangis dan berkata kepada Gaura.
"Kamu pasti berbohong, Carlos sangat menyayangi ku. Dari kecil kami sudah bersama, dan kami sudah berjanji akan menikah."Kamu ingin menghancurkan hubungan antara kami kan, kamu selingkuh dengan Carlos. Pasti kamu mengatakan cara kotor untuk mendapatkan nya."kata Ibu Carlos berpura-pura mara.
__ADS_1