ISTRI IDAMAN CEO

ISTRI IDAMAN CEO
Episode 6


__ADS_3

Ayahnya kembali duduk dan berusaha berbicara dengan suara pelan kepada Gaura.


" Maaf Ayah terbawa emosi kerena capek kerja, dan juga perusahaan lagi banyak masalah."ucap Ayahnya lembut.


" Tidak masalah, aku juga dari tadi tidak mendengar apa-apa. Saya juga sudah kenyang, silahkan kalian lanjutkan makan, saya permisi."kata Gaura singkat .


" Gaura, bicara sopan sedikit kepada Ayahmu, Ibu tidak masalah kamu berbicara kasar pada Ibu, tapi Ayah mu, Ibu tidak terima." kata Bella sambil menunjukkan Miming wajah sedih.


"Jika kalian tidak suka, ya sudah pulang kan saja lagi aku ke desa simpel kan." ketus Gaura .


" Gaura, duduk dulu Ayah mau bicara sesuatu hal yang penting. Gaura Ayah tidak bermaksud untuk melakukan ini, hanya saja Ayah minta tolong, bantu Ayah, . Perusahaan Ayah terancam bangkrut, satu-satunya cara kamu harus menikah dengan putra pertama Keluarga Teaxu."pinta Ayahnya.


Sepertinya kita buat kegaduhan sedikit, biar istri kesayangan nya gelisah"hahaha."ucap Gaura dalam dan tertawa.


"Apa?


"Ayah nyuruh aku jauh-jauh dari desa hanya untuk menikah? Ayah tega anak kandung mu sendiri menikah dengan orang yang tidak dia kenal sama sekali, apa Ayah tidak waras. Aku tidak mau Ayah, kenapa buka Freya saja yang menikah, dia kan hanya anak tiri dan aku anak kandung mu."bentak Gaura kepada Ayahnya.


"Gaura..."Plaakkk.Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Gaura.


"Dengar kamu anak sialan, Kamu dan Freya Anakku, hanya status kalian yang berbeda. Freya cucu direktur dan kamu hanya orang desa. Karena Ibumu tidak punya apa-apa waktu itu, karena itu Ayah pergi dari rumah dan menikah lagi."Tegas Ayahnya.


"Hahaha." Jadi benar kamu itu hanya mencintai uang bukan orang nya. Dengar baik-baik, kematian Ibuku tidak wajar dan akan ku kejar sampai ke alam neraka yang menabrak Ibu ku. Jika sampai Aku tau kalian yang menabrak Ibu ku, tidak akan aku ampuni satu pun dari kalian."ancam Gaura kepada Ayahnya.


Bella di sebelah Ayah nya Gaura Gelisah, karena yang menabrak Ibu nya waktu itu adalah dia. Kegelisahan mulai terlihat di wajah Bella dan membuat Gaura mengerutkan keningnya dan menghapiri Bella.


" Kenapa Ibu begitu gelisah? Apa kamu merasa terancam? Atau Apa kamu yang melakukannya?." tanya Gaura kepada Bella dengan memprovokasi.

__ADS_1


Bella mulai sadar dari lamunannya sendiri dan bertingkah seolah-olah Gaura menuduhnya .


"Mas Adnan kenapa Gaura menuduh ku seperti itu. Aku tidak pernah bertatap muka dengan Ibunya Gaura. Aku tidak tau kalo Mas waktu itu sudah menikah jika aku tau, aku tidak mau menikah dengan mu Mas." ucap Bella sambil menangis di depan Suami nya.


Awas kamu Gaura, kamu tidak boleh menyakiti Ibuku, kamu harus di beri pelajaran."ucap Freya dalam hati.


" Ibu sudahlah, jangan di ambil hati kata-kata Kak Gaura. Mungkin dia masih trauma karena kecelakaan Tante Sinta waktu itu. Jika aku di posisi nya, aku juga tidak terima dan aku akan mencari siapa yang pelakunya." kata Freya menenangkan Ibunya .


" Lihat Gaura karena perbuatan mu, kamu gak malu, menuduh Ibu tirimu seperti itu. Liat Adikmu Freya, begitu sabar menghadapi tuduhan mu. Freya begitu polos dan lugu tidak seperti kamu." kata Ayahnya dengan kasar.


Gaura hanya tersenyum sinis melihat Ayahnya membela Ibu dan anaknya itu. Gaura bergegas pergi, tiba-tiba di hentikan oleh Ayahnya.


" Gaura lusa hari ulang tahun Adikmu Freya. Tolong jaga sikap dan perilaku mu, karena hari itu banyak tamu penting yang datang dan sekaligus memperkenalkan kamu dengan keluarga Teaxu.


" Kalian atur saja, di rumah ini kalian yang berkuasa jadi saya tidak bisa berbuat apa-apa." kata Gaura dan langsung pergi


" Bu aku sudah bertemu Ayah, tapi Ayah tidak menyayangi aku. Dan Ayah juga sudah punya keluarga baru. Ibu aku kangen, sedih banget melihat Ayah lebih menyayangi anaknya yang sekarang dari pada aku." curhat Gaura di foto Ibunya.


Di kamar Freya, mereka tertawa melihat Gaura terpojok, dan di marahi Ayahnya sendiri . Dan mereka memulai rencana mereka untuk membuat Gaura menderita karena telah menyinggung mereka.


Freya ingin mempermalukan Gaura di hadapan semua orang lusa dan membuat nya tidak ingin hidup lagi, Freya sambil tertawa.


" Bu gimana kalo lusa kita buat Gaura malu, supaya dia tidak bisa semena-mena terhadap kita. Aku tidak suka dengan nya, apa lagi dia sok hebat, mentang-mentang dia anak pertama Ayah." kata Freya kesal.


" Itu ide bagus, Ibu juga tidak suka dengan nya. Apa lagi dia sudah mengancam Ibu, jika Ibunya tidak mati waktu itu, Ayahmu pasti lebih memilih dia. Aku tidak mau apa yang menjadi milikku di rebut orang lain."ucap Bella sambil mengepalkan tangannya .


"Tenang saja Bu, aku akan membuat dia mengemis pada Ibu agar bisa bertahan hidup di sini. Kita lihat saja, sampai kapan dia bisa sombong .

__ADS_1


Setelah Freya berbicara seperti itu, Ibunya langsung pergi. Freya menghubungi pacarnya, untuk menyiapkan strategi dan menjebak Gaura .


" Halo Sayang, kamu mau gak bantu aku? tanya Freya.


" Bantu apa sayang? Apa sih yang tidak bisa aku lakukan untuk kamu. Yang penting selesai itu, kamu harus melayani ku." kata pacarnya yang me**um.


" Tidak masalah, asalkan rencana itu berjalan dengan lancar dan menurutku tidak apa-apa juga. Kan sebentar lagi kita juga akan menikah." kata Freya bahagia


Freya begitu polos dan tidak tahu, kalo Pacarnya itu sebenarnya, tidak serius dengan hubungan mereka. Dia hanya menginginkan harta Freya saja.


Sedangkan pacar nya itu sedang bersama wanita lain di hotel. Dan wanita di samping nya itu bahagia, karena sebentar lagi rencana mereka juga berhasil.


_______________


Rumah Carlos Teaxu


" Carlos, sekarang kamu sudah dewasa, sudah saatnya kamu memiliki seorang istri, yang bisa mengurus rumah dan kamu. Lupakan saja kekasihmu itu, dia sama sekali tidak mencintai mu. Dia hanya menginginkan harta mu saja." kata Ayah Carlos.


" Aku tidak ingin menikah. Walaupun aku mau, apa ada seorang wanita yang mau menikah dengan orang yang di rumorkan di luar sana. Pria berdarah dingin dan yang membunuh tiga istrinya. " ucap Carlos tegas.


" Carlos Mama tau, kamu tidak suka dengan tumor itu. Tapi itu semua di lakukan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab. Mereka hanya ingin, kamu tidak punya keturunan dan membuat keluarga Teaxu tidak punya penerus lagi nanti."kata Mama Carlos tegas.


Benar-benar merepotkan orang-orang ini. Tidak ada yang mau mengerti sama sekali."ucap Carlos dalam hati.


" Kakek setuju dengan pendapat Ayahmu Carlos. Kakek juga ingin menggendong anak mu. Apa lagi kamu bukan anak-anak lagi yang selalu di jaga oleh orang tua."ucap Kakeknya Carlos


" Kakek, bukan Carlos tidak setuju atau tidak mau. Cuman mempunyai seorang Istri itu merepotkan sekali. Liat saja kedua orang tua itu, jika lagi bertengkar, selalu laki-laki yang mengalah sedangkan perempuan yang paling benar." kata Carlos dan melirik kedua orang tua nya yang sedang menatap nya dengan penuh, amarah yang meledak-ledak.

__ADS_1


__ADS_2