ISTRI IDAMAN CEO

ISTRI IDAMAN CEO
Episode 8


__ADS_3

Setelah Teddy mencari tahu informasi tentang Gaura. Dia langsung memberitahukan nya kepada Carlos dan dia senang karena calon Istri nya adalah penolong nya waktu itu.


Carlos diam-diam memperhatikan nya dari jauh. Dan tiba-tiba ada seorang pria yang mendekati Gaura dan dia sedikit tidak senang. asisten nya bertanya.


"Tuan Carlos, apa kita perlu membantu nya?"tanya Teddy asistennya.


"Tidak perlu buru-buru, kita lihat apakah dia benar-benar lemah atau hanya pura-pura lemah."ucap Carlos.


Di sudut Gaura merasa risih karena kehadiran pria itu. Dan dia berusaha menghindari nya, tapi tiba-tiba pergelangan tangannya di tarik dengan kencang. Sehingga dia hampir jatuh menimpah pria itu. Tapi untuk nya dia lincah, dengan sigap menjaga keseimbangan tubuh nya dengan baik.


" Jangan kurang ajar ya, saya anak dari Tuan rumah ini. Apa kamu tidak takut tidak bisa keluar dari rumah ini?"tanya Gaura kepada pria itu.


" Jika Ayahmu bisa mengusir saya malam ini. Saya akan makan kotoran anjing, tapi jika dia tidak bisa mengusir saya. Malam ini kamu harus layani saya sampai puas." ucap pria itu.


Gaura langsung menampar nya dan menekan bahunya dengan kaki sebelah kanan nya. Dan berkat kepada pria itu.


" Kamu jangan menguji kesabaran ku. Aku orang yang tidak dapat menahan Amarahku, aku takut nyawamu bisa melayang." ucap Gaura dingin.


Pria itu langsung pergi menuju aula besar dan si situ di menghampiri Ayah Gaura dan berkata.


" Tuan Adnan, apa begini cara mu mengajari anak mu?"ucap pria itu sambil menunjukkan pipinya yang di pukul oleh Gaura.


"Saya minta maaf Tuan Andra atas perilaku anak saya, yang sudah tidak sopan dengan Anda."ucap Adnan.


" Jika kamu mau aku maafkan, malam ini biarkan dia melayani ku. Jika tidak, kerjasama kita di batalkan dan kamu harus memberiku kompensasi atas apa yang terjadi malam ini."ucap Andra.


" Maaf Tuan Andra, saya tidak bisa, karena Gaura adalah Calon istri Tuan muda Teaxu. Saya tidak berani berurusan dengan mereka." ucap Adnan.


" Kerja sama kita batal dan jika dia tidak minta maaf dan sujud kepada saya. Kamu harus mengembalikan dana investasi yang saya berikan 5x lipat."ucap Andra.


" Tolong di pertimbangkan lagi Tuan Andra. "ucap Ayah Gaura.


Tiba-tiba mereka di kaget kan dengan suara seseorang. Dia berjalan mendekati mereka, dan dia Tinggi dan dermawan, siapa lagi kalau bukan Carlos. Keluarga Taexu penguasa di kota itu. Dan dia terkenal dengan kekejaman nya.

__ADS_1


"Dan kerja sama kita juga batal dan mulai hari ini, perusahaan mu tutup." ucap Carlos ketus dan dingin kepada Andra.


" Siapa kamu ? Anak kemarin sore ikut campur, apa kamu cari mati di sini? Jangan karena kamu punya bodyguard di sisimu akut takut ya ." ucap Andra.


" Baik sesuai keinginan mu, Teddy blokir semua akses perusahaan Andra , dan jangan biarkan siapapun membantu nya. Siapa yang tidak mematuhi perintah ku, bunuh saja.


" Baik Tuan Carlos." jawab Teddy.


Andra masih tidak percaya dengan perkataan, pria yang ada di depan matanya. Karena dia tidak pernah bertemu sebelumnya dengan Carlos.


Carlos yang sudah emosi dan marah. Menatap wajah Andra dengan sinis dan dingin. Lalu dia berkata kepada Andra, dia berbisik di telinganya.


" Tua Andra tolong angkat telepon mu. Suara telepon mu sangat berisik, mengganggu pendengaran ku.


Tiba-tiba Andra terbangun dari lamunannya dan melihat layar telepon. Dan di layar terlihat nama asistennya yang menelepon 99 kali, Langsung dia menghubungi nya kembali dan bertanya kepada asisten nya.


" Ada apa kamu menghubungi saya? Aku sudah bilang, jangan biarkan siapapun mengganggu aku malam ini."ucap Andra.


Karena mendengar semua itu dari asistennya. Tiba-tiba Andra berlutut dihadapan Carlos dan meminta maaf kepada nya. Tapi Carlos tidak menghiraukan nya dan langsung ke tempat di mana Gaura sekarang berdiri dan berkata kepada Andra.


"Jika kamu ingin memohon dan meminta maaf. Bukan kepada saya, tapi kenapa Nona ini." ucap Carlos.


"Nona Gaura maafkan saya, saya siap menerima hukuman apapun dari Nona Gaura asalkan memaafkan saya." kata Andra memohon kepada Gaura.


" Tidak ada maaf bagi orang yang berani nya sama perempuan. Karena saya paling benci laki-laki. Yang merendahkan martabat seorang wanita." ucap Gaura.


Carlos yang melihat ketegasan Gaura, dia semakin tertarik. Karena dia suka wanita yang keras dan tegas, karena dia tidak gampang di bully dan dia tidak perlu melindunginya.


Setelah sekian lama berdebat, Andra di seret oleh scurity keluar dan acara di lanjutkan kembali. Gaura yang merasa pusing setelah meminum anggur nya, dia ijin untuk kembali ke kamar nya untuk istirahat. Freya yang melihat itu langsung mengizinkan. Freya memberikan kode kepada kekasihnya, untuk bereaksi. Sementara Freya mengajak keluarga untuk kembali ke aula dan mengajak teman-temannya juga. Tiba-tiba Freya ijin ke toilet.


" Ayah sama Ibu Nikmati acaranya, Freya ke toilet dulu." ucap Freya kepada orang tua nya


"Cepet ya, acaranya mau di mulai." ucap Bella.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Freya kembali dan acara juga di mulai. Tapi Ayahnya bertanya di mana Gaura.


"Freya Gaura di mana? tanya Ayah Freya.


" Aku gak ngeliat Kak Gaura dari tadi Ayah. Aku lihat di atas, mungkin dia di kamar." jawab Freya.


" Tidak usah biarkan pelayan yang memanggil nya. Pelayan panggil kan Nono Gaura di atas suruh turun sekarang." kata Ayah Freya ke pelayan.


"Baik Tuan." kata pelayan itu.


Pelayan itu menaiki tangga satu demi satu. Tidak lama kemudian ia sampai di depan pintu kamar Gaura lalu ia mengetuk pintu tiga kali.


Tok...tok...tok..


"Nona Gaura acara akan di mulai, Tuan dan Nyonya menunggu di bawah." ucap pelayan.


Tapi di kamar itu sama sekali tidak ada yang menjawab. Karena pelayan itu takut terjadi apa-apa. Dia langsung membuka pintu dan dia berteriak keras.


" Aakkhhhhhh....Nona Gaura.


Adnan mendengar teriakkan pelayan itu dan langsung bergegas ke atas. Setelah Adnan pergi, Bella dan Freya juga menyusul. Setelah mereka sampai di atas, mereka kaget Gaura dan pacarnya Freya tidur seranjang. Frya langsung menyalakan lampu dan menarik perempuan yang di samping pacar nya. Dan dia langsung shock, karena yang di samping pacarnya bukan Gaura melainkan wanita lain.


"Siapa kamu? Berani-beraninya kamu menjebak calon suami ku."tanya Freya


"Maafkan saya Nona, saya benar-benar tidak tahu apa-apa. Tiba-tiba saya sudah di sini dan saya juga tidak tahu siapa laki-laki di samping saya.


Wanita itu berlutut dan memohon maaf kepada Freya. Tapi tanpa berpikir panjang, dia terus memukuli wanita itu, sampai Bella memisahkan mereka. Tiba-tiba Gaura datang dan pura-pura pusing.


"Ayah ini ada apa ribut-ribut? dan siapa pria di tempat tidur ku?"tanya Gaura.


" Itu calon suami adikmu Freya, entah kenapa tiba-tiba mereka melakukan hal kotor seperti ini di kamar mu."kata Ayahnya marah.


" Bagaimana kalo tadi aku di kamar Ayah, adik bisa menuduh ku yang tidak-tidak. Untung nya tadi pelayan menyuruh aku tidur di kamar kosong. Jika tidak, mungkin aku yang berada di posisi wanita itu sekarang." ucap Gaura sambil menangis.

__ADS_1


__ADS_2