ISTRI KECIL KU "ASHA"

ISTRI KECIL KU "ASHA"
BERTENGKAR


__ADS_3

“Sayang maaf kan Aku, ampuni Aku. Aku bersalah tolong maafkan Aku. Aku hanya iba dan kasihan padanya, seharusnya Aku tidak melakukan itu dan menjaga perasaan mu. Maaf kan Aku.”


Rain berlutut dan memegang kedua kaki Asha. Rain tahu perbuatan yang ia lakukan dibelakang Asha adalah kesalahan yang besar.


“Tolong jangan berpikiran terlalu jauh tentang aku dan dia karena..” ucapan Rain terputus karena Asha menyela terlebih dahulu.


“Memangnya apa yang ku pikirkan saat melihat suamiku berduaan dengan mantan istrinya di dalam sebuah apartemen !” Asha menatap tajam Rain hingga Rain diam membisu.


Benar apa yang dikatakan oleh Asha padanya, akan banyak pikiran negative tentang ia dan Maria karena hanya mereka berdua yang ada di dalam apartemen tersebut, dan wajar saja jika Asha mengatakan demikian karena Asha sendiri tak tahu apa saja yang Rain lakukan dengan Maria.


“Daddy tidak melakukan apapun padanya, Sayang. Tolong percaya padaku !” Rain mengatupkan kedua tangannya sebagai bahasa permohonan maafnya agar Asha percaya padanya jika ia tak melakukan hal apapun pada Maria kemarin. Ia murni hanya ingin menolong Maria dari percobaan bunuh diri.


“Lalu apa ini ? Hah !” jawab Asha dengan suara yang meninggi Asha melemparkan ponselnya pada Rain dimana dalam ponsel tersebut ada beberapa foto Maria yang mengenakan lingerie bewarna merah tengah memeluk tubuh Rain.


Rain membulatkan kedua matanya saat melihat foto tersebut. Foto yang dapat membuat Asha salah paham dan merusak rumah tangganya, dan itu disebabkan oleh Maria.

__ADS_1



“Daddy bahkan menyiapkan makanan untuknya ! Daddy apakah kau sadar jika dirimu sudah memiliki istri ? Apa arti diriku dihidup mu Dad, jika kau masih menjalin hubungan sedekat itu dengan mantan istri mu !” teriak Asha air matanya luruh saat mengatakan itu ia menangis sejadi-jadinya dan terduduk lemas serta menekuk kedua lututnya. Baru saja ia mengeluarkan amarah dalam dirinya untuk suaminya.


“Sayang..” Rain mencoba membujuk Asha namun apalah daya Asha menolak untuk disentuh olehnya seolah Asha merasa jijik padanya.


“Jangan sentuh aku !” sentak Asha ia kemudian meraih ponselnya dan keluar dari kamar menuju kamar lain yang ada di mansions.


“Sayang kau mau kemana ?” Rain mengikuti Asha hingga ke kamar tamu.


“Tapi sampai kapan ?” Rain tak terima jika ia harus tidur terpisah dengan istri kecilnya tersebut, ia tidak bisa jauh dan terpisah dari Asha, Rain tak bisa membayangkan itu terjadi.


“Sampai dia tidak lagi hadir dalam hidup Daddy !”


Brak

__ADS_1


Asha membanting pintu kamar dan menguncinya sedangkan Rain menatap pintu tersebut dengan tatapan nanar. Inilah resiko yang harus Rain tanggung, andai saja ia tak bermain-main dibelakang Asha mungkin sampai sekarang ia dan Asha tak bertengkar hebat seperti ini.


Rain mengusap kasar wajahnya, ia mengepalkan kedua tangannya dengan rahang yang mengeras kecewa dan marah atas perbuatan Maria yang sengaja memberikan foto-foto ia tengah dipeluk oleh Maria dan mencoba menghasut Asha agar rumah tangganya menjadi retak.


“Maria…!”



Sedangkan Maria di apartemennya tertawa puas setelah mendapatkan info dari salah satu pelayan yang ia bayar untuk melaporkan apa saja yang terjadi diantara Rain dan Asha saat ini.


Maria begitu senang begitu tahu Rain dan Asha tengah bertengkar hebat, ia tak menyangka akan dengan mudah menghancurkan rumah tangga Rain dan Asha agar Rain dapat ia miliki kembali.


“Jika aku tidak bisa bahagia bersama mu, maka wanita lain juga tidak boleh bahagia bersama mu juga, Rain !” Maria mengatakan itu dengan menatap tajam Rain di sebuah foto pernikahannya dulu bersama Rain.


...………....

__ADS_1


__ADS_2