ISTRI MANJA PRESDIR JEON

ISTRI MANJA PRESDIR JEON
Ep. 01


__ADS_3

⚠️ISTRI MANJA PRESDIR JEON⚠️


Cast : Jeon Jungkook - Lee Y/n - Others


Genre : Romance - Konflik - Marriage Life


Part 01 — Wanita Licik


Jeon Jungkook, Presdir perusahaan cukup besar bernama 'Jeon Frans Group', perusahaan warisan dari mendiang Ibunya. Di usianya yang ke-26 tahun Ia sudah menikah, dan pernikahan itu sudah berjalan selama empat tahun. Entah mungkin karena takdir, dirinya masih belum memiliki seorang anak. Dirinya menyimpan sebuah rahasia, berkaitan dengan tindak kriminal yang selalu membuatnya bermimpi buruk dan ketakutan.


Lee Y/n, seorang gadis berusia 22 tahun yang memiliki wajah cantik dan terlihat begitu polos, istri dari Jungkook. Ia menikah di usia yang baru memasuki 18 tahun, tepat setelah ia lulus SMA. Tidak melanjutkan studi dengan alasan ingin lebih fokus mengurus suami, namun malah Jungkook yang terkesan mengurusnya akibat sikap manjanya. Namun dibalik wajah polos dan sikap manjanya, ia menyimpan sebuah rahasia besar dan juga memiliki sikap yang begitu licik dalam menyingkirkan lawannya.


———


“Pak, ini berkas yang Anda minta,” ucap Sekretaris Pria berpostur tubuh tinggi tersebut sembari meletakkan sebuah berkas.


Pria dengan papan nama 'Jeon Jungkook' yang terletak diatas mejanya tersebut, mengambil berkas yang diberikan oleh Sekretarisnya.


“Terima kasih, Jay.”


Jay mengangguk. “Sama-sama. Kalau begitu saya permisi, Pak,” pamitnya.


“Tunggu,” tahan Jungkook membuat Jay menghentikan langkahnya. “Dimana istriku?” tanyanya.


“Saya barusan melihat Nyonya Y/n masuk di Ruang HRD.”


Jungkook mengerutkan keningnya. “HRD? Sedang apa dia disana?” gumamnya.


“Kau boleh pergi,” ucap Jungkook pada Jay. Jay langsung membungkuk hormat lalu berjalan ke arah pintu keluar.


“Ada yang tidak beres,” gumamnya lagi.


Sudah bukan rahasia lagi kalau istrinya begitu tidak menyukai Staff HRD-nya yang bernama Hana, begitupun sebaliknya. Bahkan, Y/n beberapa kali menyuruh Jungkook untuk memecatnya.


Tak ingin ambil pusing, Jungkook segera berdiri memperbaiki jasnya lalu beranjak dari ruangannya menuju Ruangan HRD.

__ADS_1


———


“Kenapa kau suka sekali mencari masalah denganku?” tanya Hana heran. Pasalnya sedari masuk di Perusahaan ini, Y/n selalu mencari kesempatan untuk memancing emosinya.


“Aku akan terus mengganggumu sampai kau mengundurkan diri dari perusahaan ini,” ucap Y/n santai sembari bersandar di pinggir meja.


Hana menghela napas kesal. “Tapi kenapa? Apa alasannya?”


Y/n berjalan mendekati Hana. “Kau tau 'kan kalau atasanmu, Jeon Jungkook, adalah suamiku? Kau kira aku bod0h? Sebelum kamu masuk ke perusahaan ini, aku sudah tau niatmu untuk merebut perhatian suamiku. Aku egois, aku tidak suka harus berbagi perhatian dari sesuatu yang sudah menjadi milikku.”


Hana nampak tersentak kaget. Bagaimana Y/n bisa tau? Padahal ia sudah berusaha untuk tidak terlalu menampakkan hal yang ia lakukan untuk mencuri perhatian atasan tampannya itu.


“Aku beri kau pilihan. Mengundurkan diri ... atau aku buat kau dipecat dari sini. Kau tau? Bukan hal sulit bagiku untuk menyingkirkanmu ... Dasar Jal4ng si4lan!”


Plak!


“Jaga ucapanmu, B1tch!!”


Wajah Y/n menoleh ke kanan begitu Hana menamp4r pipi bagian kirinya. Sedikit perih, bahkan sudut bibirnya sedikit terluk4 dan pipinya yang memerah.


Tap


Tap


Tap


Saat hendak membalas, suara langkah kaki mendekat membuatnya menghentikan niatnya. Y/n menatap Hana sembari tersenyum miring. Hana yang melihat itupun mengerutkan keningnya. Apa yang direncanakan wanita g1la ini?


Cklek!


“Tolong jangan puk*l aku lagi. Ini menyakitkan,” lirih Y/n.


Tepat setelah pintu itu dibuka, Y/n langsung duduk meringkuk di lantai. Air matanya menetes, dengan isakan pelan yang mengikuti dramanya itu.


“KAU!!” geram Hana.

__ADS_1


“Y/N!!” Teriak Jungkook. Pria itu berjalan cepat ke arah istrinya dan memeriksa keadaannya.


Jungkook menatap taj4m ke arah Hana. “Apa yang kau lakukan pada istriku?”


“P-Pak, ini—”


“Sakit, Jung,” Y/n menatap Jungkook yang masih sibuk mengintimidasi Hana. Mendengar lirihan istrinya, Jungkook mengalihkan pandangannya.


“Mana yang sakit, Sayang? Katakan padaku,” ucapnya lembut, mengusap Pipi Y/n yang basah, namun usapannya terhenti saat melihat pipi itu memerah dan sudut bibirnya terluk4.


Rahang Jungkook mengeras melihat istrinya terluk4. Dia saja bahkan tak berani membuat istrinya menangis karena ulahnya, selain tangis bahagia. Tidak pernah sekalipun ia membentak apalagi bermain tangan. Tapi sekarang? Berani-beraninya ada yang meluk4i istrinya.


“Apa yang dia lakukan padamu? Dia menamp4rmu,”


Y/n mendongak, menatap takut-takut ke arah Hana yang mulai ketar-ketir sebelum mengangguk pelan. “Aku takut, Jung,” ucapnya, dengan air matanya yang kembali menetes.


“Ssstttt ... Jangan menangis. Aku akan mengurusnya,” ujarnya, menatap tak bersahabat ke arah Hana dan berjalan keluar dari ruangan itu.


“Tapi, Pak. Itu bukan seperti yang Bapak lihat. Dia berbohong. Dia—”


“Diam!! Sebelum ku rob3k mulutmu,” ujarnya kemudian menggendong depan tubuh mungil Y/n.


Merasa aman, Y/n segera menghentikan tangisnya. Salah satu sudut bibirnya terangkat membentuk senyum miring. Ia mengangkat tinggi jari tengahnya ke arah Hana.


Hana yang melihat itu semakin geram. “Si4l!! Wanita licik itu,”


.


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2