ISTRI MANJA PRESDIR JEON

ISTRI MANJA PRESDIR JEON
Ep. 02


__ADS_3

Part 02 — Sahabat


“Ssshhh ... Sakit,” ringisnya saat Jungkook membersihkan luka di sudut bibirnya. Matanya memerah menahan sesuatu yang hendak keluar lagi.


Dengan cepat, Jungkook mengusap rambut Y/n untuk menenangkannya. “Sssttt ... Maaf kalau aku terlalu menekannya. Tahan sebentar,” ujarnya yang langsung diangguki oleh Y/n.


Jungkook kembali membersihkan luka itu dengan cairan alkohol. Ia melakukannya lebih pelan dari sebelumnya.


“Apa saja yang dia lakukan padamu?” tanyanya di sela-sela mengobati luka Y/n.


Y/n terdiam sebentar, kembali berakting seakan-akan takut mengatakan sesuatu karena dianc4m, padahal itu hanya pura-pura untuk membuat Jungkook semakin geram pada Hana.


Jika kalian bertanya siapa manusia paling licik, manipulatif dan caper? Maka Lee Y/n adalah jawabannya.


Melihat itu, Jungkook sesegera mungkin mempercepat mengobati lukanya. Setelah selesai, tangannya meraih jemari Y/n dan menggenggamnya.


“Apa dia menganc4mmu?”


Dengan gerakan seperti ia ragu, Y/n mengangguk. Jungkook menghela napas. “Jangan takut, aku tidak akan membiarkan dia meluk4imu lagi.”


“S-Sebenarnya ... S-Sebenarnya dia menyuruhku untuk segera menjauhimu. Dia bilang, dia akan membuat hidupku mend3rita jika aku tidak segera meninggalkanmu,” Y/n menunduk, dan sesaat setelahnya Jungkook melihat ada setetes cairan bening yang terjatuh dari pelupuk matamu.


Akting yang bagus, buktinya Jungkook langsung mengetatkan rahangnya. Y/n akui memang cukup sulit menyingk1rkan Hana. Hasil kerja Gadis itu terlalu bagus hingga bisa membuat perusahaan Jungkook semakin maju dengan karyawan-karyawan baru yang lolos masuk ke perusahaan setelah melalui proses wawancara panjang dengan Hana.


Grep!


“Jangan menangis, Sayang. Aku janji akan memecatnya jika proyekku sudah selesai,” ucap Jungkook membuat Y/n mengepalkan sebelah tangannya yang tak digenggam.

__ADS_1


Y/n mendongak. “Jadi proyekmu lebih penting daripada aku? Bagaimana jika dia membun*hku sebelum proyekmu selesai?”


“Sayang, bukan begitu. Aku hanya—”


Sebelum Jungkook selesai berbicara, Y/n sudah beranjak keluar dari ruangannya. Jungkook mengacak rambutnya frustasi. Jujur ia sudah hilang respect pada Hana dan ingin memecatnya sejak Hana menamp4r istrinya, namun jika Gadis itu dipecat sebelum selesai proyek, takutnya klien akan kecewa karena Hana adalah alasan Klien itu ingin bekerja sama. Entahlah kenapa Hana menjadi alasan mereka bekerjasama.


———


“Si4l!! Kau tau, Yuna? Aku bahkan sudah mengeluarkan bakat akting terbaikku, tapi Jungkook tetap saja mempertahankan Gadis si4lan itu!!”


Yuna—Sahabat Y/n—hanya bisa menggelengkan kepalanya sembari tertawa kecil. Sahabatnya ini memang tidak berubah sejak perkenalan mereka dua tahun yang lalu.


“Pak Jungkook begitu mencintaimu, Y/n. Aku bisa melihat dari tatapannya. Dia pasti sudah menyiapkan rencana lain.”


Y/n menghela napas kas4r. “Yah ... Dia memang bilang akan memecat si Ular itu, tapi setelah proyeknya selesai. Aku tidak suka padanya, aku ingin dia pergi sesegera mungkin. Ck!”


Tiba-tiba Y/n tersenyum lebar, ia menatap Yuna lama membuat Yuna jadi heran. “Kenapa kau menatapku seperti itu?”


Yuna mengangguk. Dia memang pernah menjalin hubungan dengan Jungkook saat ujian akhir SMA, namun hanya bertahan seminggu karena Yuna harus menikah dengan pria pilihan Orangtuanya. Lima tahun setelah menikah, Yuna memilih bekerja di perusahaan Jungkook ini.


Jangan berpikir terlalu jauh. Yuna sekarang mencintai suaminya, bahkan berada di level bucin akut. Bahkan kini ia tengah mengandung anak kelima-nya yang baru berjalan 4 bulan.


“Kalau begitu, kau pasti tau hal apa yang membuat Jungkook sangat marah.”


“Bukannya kau istrinya? Kenapa bertanya padaku?”


Y/n berdecak sebal. “Aku memang istrinya, sudah empat tahun aku menikah dengannya. Tapi bagaimana mungkin aku bisa tau jika selama menikah saja aku belum pernah melihatnya marah akan suatu hal?”

__ADS_1


Yuna tampak berpikir sebentar. “Walaupun aku berpacaran cukup singkat, aku sedikit tau tentangnya. Dulu, saat berpacaran, Jungkook sangat marah bahkan memukul1 teman priaku hingga babak belur karena membuatku terjatuh dari tangga,” jelas Yuna.


Seperti mendapatkan hadiah besar, Y/n langsung tersenyum menang membuat Yuna memicingkan matanya.


“Jangan bilang kau—”


Dret!


Belum selesai berbicara, Y/n sudah beranjak dari kursi kerja disebelah Yuna. “Terima kasih atas informasinya, Yuna Sayang. Aku akan mencobanya hari ini,” bisik Y/n agar karyawan lain tidak mendengarnya setelahnya beranjak dari sana menuju lantai dimana ruangan HRD berada.


Mata Yuna membulat. “Y/N!! APA KAU GIL4!!” teriak Yuna membuat ia menjadi pusat perhatian.


“Apa kau sudah bosan hidup hingga meneriaki Istri Presdir seperti itu?” cibir salah satu teman kerja wanitanya.


Ibu hamil itu meringis, tangannya mengelus perutnya yang sudah membuncit. ”Semoga saja bibimu tidak senekat itu yah, Baby?”


Sementara Y/n yang sudah mendapatkan ide bagus, kini berjalan dengan senyuman yang tak pernah luntur.


‘Akan ku pastikan kau tidak akan lolos lagi kali ini, B1tch!’ batinnya.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


Maaf baru up, kemarin sore sinyal hilang dan baru ada pas pagi itu. Akhir-akhir ini sinyal memang suka hilang, gak tau apa penyebabnya.


__ADS_2