
..."Aku harus bagaimana?? Hiks.. Hikss.. Aku takut😠Huhuuu.." Mey menangis gemetar di kamar bar yang mewah....
"Kenapa ayah menjualku?? Huhuhuuu.. kenapa!! Hiks.. Hiks.." Tangisanya semakin menjadi2.
"Apakah, aku akan menjadi pelacur di tempat kotor ini?? Huhuuu.. aku takutt.. siapapun tolong aku.. huhuuu !!" Dia hanya terduduk di lantai memeluk kedua kakinya erat2.
Braaaakkkkk.. Pintu terbanting keras2.
"Haaahhh !!" Mey terkejut melongo menatap seorang pria yang sempoyongan.
"Hati2 !!" Mey menahan dan membantu pria itu saat ia akan terjatuh.
"MINGGIRR!!" Pria itu mendorong Mey hingga terjatuh kelantai.
"Aaaahhh.. ". Mey yang terduduk di lantai hanya bisa terdiam.
Peria itu perlahan melangkah dan melemparkan tubuhnya ke kasur.
"Hhaaaa... Haaaa... SIALAN !!" Peria itu berteriak membuat Mey terdiam kaget.
"Berani2nya dia membiusku dan memberi obat perangsang.. ANJIIIIING..(teriaknya) ternyata paman ingin menghancurkanku BEREENGSEEKKK.. AKAN KU BALAS BERKALI KALI LIPAT.. AAAKKKKGGGH.." pria itu teriak2 dan memukul2 kepalanya yang terasa pusing dan sakit.
"Anuu.. apa kamu baik2 saja ??". Mey berdiri melangkah mendekat.
"DIAM DISANAH !!" Teriaknya
Mey seketika terdiam menghentikan langkahnya.
"Siapa kau?? Kau bekerjasama untuk menjebakku kan ??". Pria itu menutup matanya sambil meremas2 kepalanya yang pusing.
"A.. akuu, tidak tau apa2, aku hanya di paksa masuk ke kamar ini". Mey menjawab dengan penuh hati2, sedangkan peria itu hanya terdiam dengan deru napas yang tak setabil.
"A.. apa kau baik2 saja ??". Mey bertanya dengan hati-hati.
__ADS_1
"Siapa namamu ??". Pria itu bangkit dan terduduk.
"Aku Mey, maap jika ak.. !! Kkhhaaaayyyy !!". Tiba2 saja pria itu menariknya kedalam pelukannya.
"A.. apa yang kau lakukan?? Lepaskan akuu !!". Mey memberontak ingin melepaskan tubuhnya dari pelukan pria itu.
"Apa kau mengenalku??"..
"Ti.. tiidaakk !!".
Pria itu terdian dan semakin mempererat pelukannya.
"Aku merasa Sangat panas.. sakiitt, tolong aku Mey !!". Mendengar perkataan pria itu yang lembut terdengar rintih menahan gejolak tubuhnya membuat Mey terdiam berhenti memberontak.
"Apa kamu baik2 saja !!".
"Tidakk.. Hawa panas ini menyiksaku Mey, sangat menyiksa tubuhku.. Uuuukkh sangat sangatt menyiksa ".. pria itu semakin mempererat pelukanya, membuat Mey kesulitan bernapas.
"Akuuu.. tak bisa bernapas !!". Mey berusaha mendorong pria itu.
"Ap.. paaa??" Tapii.. Mmmmm !!". Cowok itu dengan tiba2 mencium Mey lembut, membuat Mey terkejut membulatkan matanya.
"Hen.. hentikan !!". Mey mendorong pria itu.
"Aku berjanji, aku akan menikahimu, dan apapun yang kau mau, aku akan memberikannya padamu, aku berjanji". Dengan tatapannya yang hangat dan lembut membuat Mey menelan ludah, pria yang sangat tampan ini akan merubah hidupnya yang penuh penderitaan ini dengan penuh kebahagiaan dan kehangatan.
Bbrrruuukkkk... pria itu menindih Mey dan menciumnya.
"Tunggu !!". Mey mendorong pria itu perlahan.
"Namamu siapa??"..
"Sean.. panggil saja aku Oppa"..
__ADS_1
"Aa... apaa.. bukannya kamu seorang idol yang terkenal itu !!".
"Heee.. akhirnya kamu mengenaliku juga yaa".. Tuan Sean tersenyum kecewa, karna Mey baru menyadari dan mengenalinya.
"Apa kamu akan menikahiku ??".
"Iyaaa.. Aku berjanji,jika aku berbohong, kamu bisa melaporkanku ke polisi".
"Baiklah, tapi aku juga menginginkan semua hartamu, bagaimana?? Setuju !!" Tuan Sean mengerutkan dahinya.
"Heee.. ternyata cewek ****** yang matre !!".
"Bukan begitu,aku hanya ingin memanpaatkanmu dan balas dendam pada ayahku yang telah menjualku ke tempat ini ". Mey membuang pandangannya terhadap Tuan Sean.
"Setuju.."
"A.. appaaa ??" Mey terkejut menatap Tuan Sean.
"Jadi, berhentilah bernegosiasi denganku".
"Mmmmm... !!" Tuan Sean menciumnya dengan hati2 dan penuh kelembutan.
.
.
.
.
"Ternyata kau masih perawan??".
"Mmm.. iyaaa, ini pertama kalinya untukku". Mey terdiam menunduk.
__ADS_1
"Baguslah jika aku yang pertama, ayo tidur". Tuan Sean memeluk Mey dan mulai tertidur lelap.