
"Aku udah sampai villa Oppa"..
"Haaaahk !!".. Mey menghela napas panjang saat melihat pesan trakhir ya yang tak kunjung Tuan Sean balas itu.
"Tinggal 1 hari lagi. Gimana caranya aku bisa dapatkan uang 10miliar dalam waktu 1 hari ini". Mey terdiam berpikir, dengan gelisah iya bolak balik melihat hanpone ya.
"Siapa yang bisa menolong ku kali ini ??aku sangat kangeun mamah hiks". Tangisan yang mulai terdengar begitu rintih membuatnya harus menyeka air matanya beberapa kali.
"Mey". Suara cewek yang memanggilnya, membuat Mey terdiam mencoba bersikap normal di depannya.
"Ya, kenapa Ra". Jawabnya yang sedikit serak dan berat.
"Ini aku bawa dokumen yang harus kamu kerjakan hari ini"..
"Baiklah". Dengan sigap Mey mengambil setumpuk dokumen yang Rara berikan padanya.
"Hey, kamu habis nangis ??"..
"Apa ??tidak ko". Jawab Mey
"Heumn, benarkah ?? sepertinya mata kamu sedikit bengkak ??"..
"Benarkah ??mungkin aku kebanyakan tidur hehee". Mey membalas dengan tawa kecil. Sedangkan Rara hanya terdiam saat menyadari temannya itu berbohong.
"Hey kalian".. Teriaknya
"Apa ??kenapa ??jangan bikin ulah lagi deh". Seru Rara berbalik menatap Lisa yang berlari ke arah nya dan Mey.
"Hehee, mu ikut aku pulang kerja nanti ??". Tanya Lisa cengengesan.
"Kemana ??". Jawab Rara.
"Taadaaaakk !!". Lisa menunjukan layar hanpone nya pada Mey dan Rara.
__ADS_1
"Oppa Sean mengadakan jumpa fans. Kkhhaaaaayyyy ga sabar deh". Teriaknya kegirangan.
"Yaelah, kirain apaan. Sorry kita gak tertarik". Seru Rara cuek.
"Aku ikutt". Singkat Mey.
"Apppaaaa !!". Teriak Rara dan Lisa bersamaan.
"Benerkah ??seriusan nih ??gak boong kan Mey ??". Lisa yang bertanya-tanya tak percaya.
"Iya, aku serius". Jelas Mey meyakinkan.
"Waah, sejak kapan kamu tertarik yang ke gitu Mey ??". Rara bertanya tak percaya.
"Heummnn. Mungkin sekarang-sekarang ini". Singkat Mey.
"Assiiikkk. Jadi makin seru nih kalau Mey ikut". Lisa yang berlari merangkul Mey membuat Rara mengerutkan keningnya.
"Heumnn". Rara hanya terdiam berpikir.
***
"Mey, jadi kan ??". Tanya Lisa yang dengan cepat menghampiri Mey yang masih berkutik dengan leptop nya.
"Iya, tunggu 10menit lagi. Aku akan cepat menyelesaikan pekerjaan ku". Jelas Mey tanpa menatap Lisa yang berdiri disampingnya.
"Yah. Sekarang aja Mey, kita udah telat 1 jam loh. Gimana kalau acaranya udah selesai". Jelas Lisa murung.
"Heumn, baiklah sisanya aku kerjakan di rumah aja deh". Mey membereskan meja kerjanya dengan cepat.
***
Di tempat acara.
__ADS_1
"Wah, masih bajak orang ya Mey"..
"Heumn, apa yang harus ku lakukan saat jumpa fans nanti ??". Tanya Mey pada Lisa yang terlihat gak sabar menunggu barisan.
"Yah tentu saja minta tanda tangan,mengobrol singkat, memberi hadiah, lalu masih banyak lagi deh". Jelas Lisa.
"Benarkah ??tapi aku gak bawa apa-apa". Jawab Mey dengan santai nya.
"Apa ??wah gila, aku baru tau ada pans yang gak bawa apa-apa saat bertemu biasanya". Jelas Lisa tak percaya.
"Heumn benarkah ??jadi apa yang harus ku beli sekarang ??". Tanya Mey.
"Haaaahk. Bukannya udah telat kalau beli sekarang, kita udah di dalam barisan loh dan bentar lagi juga giliran kita loh Mey". Jelas Lisa.
"Heumn". Mey tak terpikirkan dengan semua yang Lisa jelaskan. Dia hanya menerima ajakan Lisa karna hanya ingin bertemu dengan Tuan Sean saja.
"Tak apa Mey. Akan ku berikan buku lama ku untuk minta tanda tangan mereka. lalu ini, aku berikan satu hadiah ku buat mereka". Mey hanya terdiam melihat temannya itu mengeluarkan isi tas nya yang begitu hanyak album buku-buku dan aksesoris lain nya.
"Wah gila ?? banyak banget barang yang kamu bawa "..
"Tentu saja, ini baru namanya Army hehee". Jelas Lisa cengengesan.
"Baiklah, terimakasih". Jelas Mey mengambil barang-barang yang Lisa berikan pada nya.
Saat Mey dan Lisa mulai memasuki ruangan pertemuan tatap muka, mata mereka tertuju pada Tuan Sean yang terduduk manis sedang mengobrol dengan fans yang ada di hadapannya.
...
...
"Oppa !!". Mey yang tak bisa mengalihkan pandangannya pada Tuan Sean saat itu. Pandangannya buyar seketika saat Lisa menyeret tangannya untuk maju kedepan.
"Giliran kita Mey". Jelas Lisa kegirangan.
__ADS_1
"Apa ??". Seru Mey terkejut membuat kan mata nya.