Istri Simpanan Oppa Idol

Istri Simpanan Oppa Idol
Bab 2


__ADS_3

"Mey !!". Teriaknya. Mey menoleh dan tersenyum tipis.


"Yaa.."Siangkatnya.


"Sudah jam pulang kerja, kenapa masih bekerja saja?". Seru teman Mey yang bernama Rara.


Mey dan Rara bekerja di perusahaan pengiklanan ternama dikota C. Mereka telah berteman sejak duduk di bangku kuliah.


***


Mey turun dari mobil dan melangkah masuk ke villa mewah yang berada di pinggir pantai, Mey membuka pintu dan !!"..


"Sayank, kamu sudah pulang ??" Seru Mey manja merangkul pundak cowok yang ada di hadapannya. Cowok itu tersenyum menatap Mey.


"Yaaa". Singkatnya merangkul pinggang Mey yang langsing.


"Mmmm !!.. cowok itu ******* bibir tipis Mey dengan ganas.


Seperti yang kalian tau, semenjak kejadian di hotel itu. Mey menjadi istri simpanannya.


"Haaa.. Haaa.. Haaa.."Suara napas Mey yang tak karuan.


"Baby.. Aku ingin memakanmu??" Cowok itu berbisik di telinga Mey dan menjilatnya.


"Mmm.. Aku mandi dulu ya??" Mey mendorong tubuh cowok itu perlahan.

__ADS_1


"Ga usah.." cowok itu mengangkat pinggang Mey dan mendudukannya di meja.


"Aaaaahhh... Ooooohhh..."Mey mendesah mengangkat kepalanya kebelakang, cowok itu melumati lehernya dengan lembut dan mulai turun ke buah dada Mey yang kenyal dan besar.


"Aaaaahhh... Mmmm..."Mey mendesah menikmati. Cowok itu seketika menghentikan aktifitasnya dan tersenyum tipis menatap Mey. Mey menarik bahu cowok itu dan melumati bibirnya dengan hawa napsu, begitupun dengan cowok itu, membalasnya dengan penuh gairah kenikmatan.


Tuan Sean menatap mey lembut dan tersenyum.


"Ayo mandi bersama"..


"I.. iyaaa". Wajah yang merona dan malu2 itu membuat Tuan Sean mendengus menahan tawanya.


Apakah Tuhan ingin membuatku bahagia dengan cara ini ?tapi kenapa aku merasa tak bahagia walau sekarang aku telah memiliki segalanya ??..


Yang banyak diinginkan untuk memiliki nya dan bisa hidup bersama nya.


Tapi entah kenapa ?sekuat apapun aku menahan perasaan ku agar aku tak terjebak oleh cinta sepihak,kini malah semakin membuat ku menderita dan amat takut akan kehilangan segalanya yang telah ku miliki.


Uang. Ya,hanya Uang yang ku harapkan dari nya,jangan berpikir lebih dari itu Mey. Jika aku mengharapkan hal yang lebih dari nya,aku hanya akan menderita sendiri.


Aku harus ingat bahwa aku hanyalah istri simpanannya dan tak lebih dari sekedar untuk memuaskan hawa ***** nya saja.


Cepat atau lambat ia akan meninggalkan mu bersama wanita yang ia cintai. Dan cepat atau lambat dia akan menikah,lalu meninggalkan ku sendiri.


Heee,,sangat amat kasihan pada diri ku yang kotor dan menyedihkan ini.

__ADS_1


Setelah dia meninggalkan ku. Apakah aku akan baik-baik saja ??..


"Kenapa kau menatapku seperti itu ?". tanya ya menatap.


"Aakkhh. Tentu saja karena aku terpesona oleh ketampatan Opla". jelas Mey menggoda Tuan Sean.


"Heee,,ekspresi mu terlihat jelas,bahwa bukan hal itu yang kamu pikirkan". Ujar Tuan Sean mengangkat halis nya.


"Akkhh yaampun Oppa. Kenapa Oppa sangat ahli dalam membaca pikiran ku". Ujar Mey mencium dada bidang Tuan Sean.


"Cihkk. Lagian,kapan kamu pernah berkata jujur akan pikiran mu yang hanya di penuhi dengan uang itu". Tuan Sean mengecup bibi Mey sekilas dengan lembut.


"Oh yaampun. Oppa sangat kejam jika hanya berpikir seperti itu". Mey cemberut kecewa.


"Lalu kenapa wajah mu terlihat banyak pikiran seperti itu ?apa kah uang bulanan yang ku berikan tidak cukup ??". Tanya Tuan Sean


"Apakah jika aku bilang seperti itu. Oppa akan memberiku lebih". Mey tersenyum menggoda.


"Tergantung". Ujar Tuan Sean mencium rambut Mey yang basah.


"Terganggunya apa ?". Tanya Mey bingung.


"Tergantung kamu akan memuaskan ku dengan cara apa ?". Tuan Sean tiba-tiba menerkam Mey dan menindih tubuh nya.


"KKhhaayyy !!". Teriak Mey terkejut.

__ADS_1


__ADS_2