Istri Yang Baik

Istri Yang Baik
MASIH KEHADIRAN MAMI NYA


__ADS_3

"**kamu bilang berlebihan,ingat Irsyad,,,Kinar itu istri mu bukan pembantu mu"


  "dan mami juga tau kan tanggung jawab istri"?


  "dan kamu apa sudah memenuhi tanggung jawab mu sebagai seorang suami?mereka masih berdebat


  "sudah mam,sudah"kata kinar dengan mengusap tangan mami


  "mami tidak pernah bermimpi punya anak sekeras dia Kinar"terlihat wajah kecewa di wajah mami..Irsyad terdiam dengan memandang mami nya


  "maafkan aku mi"ucap Irsyad pelan,Kinar hampir tertawa baru kali ini Kinar melihat dan mendengar secara langsung seorang Irsyad Abdul Malik meminta maaf


"mami hanya minta kamu kerjakan seorang asisten rumah tangga di sini,kalau kamu tidak mau Kinar yang akan mami bawa dari sini!!!kata mami Irsyad"dan kamu jangan menyesal jika terjadi sesuatu kepada Kinar"


  "mam"panggil ku pelan


  "jika sudah tiada baru dia merasa Kinar"


  "tapi tidak begitu juga mam"Irsyad merasa bingung ada rasa takut dan khawatir merasuk di hati nya


  "sebenar nya apa yang terjadi mi?


  "ikuti kata mami"mami tersenyum ke arah kinar,sekarang justru irsyad merasa takut,di pandangi nya wajah Kinar yang masih sembab dan pucat.


  "masakan kamu sungguh enak sayang,kapan kapan mami boleh


makan di sini lagi ya?


  "tentu mam"pintu utama terbuka dan ternyata papi nya Irsyad


  "papi mencari mami ternyata di sini"


  "makan pap"kata Kinar

__ADS_1


  "apa pap,ya ampun Kinar,,,papi senang dengan panggilan itu"Irsyad hanya diam,papi menuju meja makan dan langsung makan tanpa bicara apapun"kamu yang masak ini Kinar?sungguh ini masakan yang luar biasa pap sangat suka"puji nya


  "papi berlebihan"kata Irsyad dengan wajah tidak senang nya


  "kenapa kamu tidak pernah mengatakan pada papi Irsyad,kalau masakan istri mu sungguh enak,papi tidak berlebihan ini memang benar benar enak"Kinar begitu bahagia ternyata kedua mertua nya begitu suka dengan masakan nya


selesai makan Kinar langsung menyusun piring kotor dan membersihkan meja


  "kamu jangan terlalu capek Kinar,ingat kamu sedang mengandung cucu mami"bisik mami Irsyad dengan tersenyum


  "ini pekerjaan kecil mam"


  "itu kata kamu Kinar,mami takut"Kinar memegang tangan mami Irsyad dengan menggelengkan kepala


  sementara Irsyad dan papi nya sedang ngobrol di ruang tamu


  "gimana dengan pekerjaan di kantor Irsyad?


  "semua nya aman Pi"


  "tentu Pi"Kinar dan mami mertua nya berjalan menuju ruang


tamu


  "sudah malam Pi lebih baik kita pulang"


  "papi masih betah di sini mi,ini pertama kali dalam seumur hidup kita berkunjung di rumah anak dan menantu kita"kata papi nya Irsyad"mudah mudahan sekali lagi kita datang ada kabar baik dari mereka mi"


  "maksud papi apa?


  "cucu Irsyad seorang cucu"


  "jangan memaksa Pi?

__ADS_1


  "papi tidak memaksa"Kinar dan mami nya saling pandang"bukan kah kamu sudah menghabis kan waktu bersama nya selama empat bulan,bukan kah?


  "apaan sih papi"kata Irsyad dengan menyikut perut papi nya pelan.


"pap sama mam pulang dulu ya sayang"peluk mami nya dan berbisik"jaga baik baik calon cucu mam,jika kamu ingin sesuatu telpon mam"Kinar menganggukkan kepala dengan tersenyum,kedua orang tua Irsyad pun pamit dan pulang,dengan kasar Irsyad menarik tangan Kinar


  "aawhhss"sakit mas jerit kinar,Irsyad melepaskan tangan kinar dan melihat pergelangan tangan kinar. entah apa yang terjadi Kinar menangis. Kinar pun heran kenapa diri nya sekarang menjadi cengeng,Irsyad kelihatan bingung melihat Kinar menangis dengan memegang pergelangan tangan nya.


  "manja banget seh kamu jadi istri"sebenar nya Irsyad ingin berkata lembut dengan Kinar tapi irsyad terlalu malu untuk mengakui nya,jam sudah menunjukkan angka sepuluh,kinar dan Irsyad saling pandang


"kalau kamu menikahi ku karena ingin menyakiti ku lebih baik kamu ceraikan aku saja,karena itu akan lebih baik buat aku dan,,,,"Kinar tidak meneruskan kata kata nya


  "siapa,buat kau dan selingkuhan mu itu!!!?


  "bukan selingkuhan ku tapi Susan"


  "oh jadi kau cemburu pada nya?bagus kalau kau cemburu pada nya,karena aku ingin membalas dendam pada mu,karena diri mu aku jadi batal menikah dengan nya"


  "jika karena diri ku diri mu batal menikah kenapa tidak kamu tolak ketika kedua orang tua mu menjodohkan diri mu kepada ku!!!jerit kinar yang merasa diri nya lah yang selalu di salah kan oleh Irsyad,sehingga membuat Irsyad terkejut melihat Kinar bisa se marah ini"aku manusia mas,aku bisa merasakan sakit,aku bisa merasakan


semua nya,bahkan aku sudah jenuh dengan hubungan kita ini,lebih baik kita berpisah,aku terima mas aku terima!!!jerit kinar,selama ini semua nya di pendam dalam hati


  "aku masih punya harga diri,dan kamu selalu membuat ku tidak memiliki hal itu lagi"lanjut Kinar dengan menangis,Kinar tidak tau keberanian ini dan kata kata ini muncul dari mana tapi Kinar merasa puas akhir nya uneg uneg itu keluar juga"kamu pikir aku batu,kamu pikir aku patung sehingga kau bisa berbuat semau mu,kembalikan aku pada orang tua ku,karena aku tau kau tidak ingin berbagi apapun pada ku"Irsyad tercengang


  "keberanian dari mana kau menentang ku?


  "aku tidak menentang mu mas,bukan kah semua yang aku katakan benar?lalu kenapa kau merasa keberatan?


"aku tidak keberatan tapi aku belum puas menyiksa mu"


  "oh jadi kau menikah dengan ku ingin menyiksa ku,lalu kenapa tidak kau lakukan,kau ingin memukul ku,kau ingin mencekik ku atau kau ingin membunuh ku?Irsyad,,Irsyad,,jika itu yang ingin kau lakukan kenapa tidak kau lakukan sejak dulu,lakukanlah jika itu akan membuat hati mu puas,tapi ingat jangan pernah menyesali atas perbuatan mu dan,,,,sudah lah aku lelah,jika ingin menyakiti ku aku mohon jangan ketika aku sedang tidur karena aku tidak akan sadar apa yang kau lakukan"kata Kinar dengan menarik selimut nya


  "siapa yang memberi mu hak untuk tidur,aku belum menyuruh mu dan kau,,,!!!!

__ADS_1


  "lalu apa yang harus aku lakukan?tanya Kinar"baiklah aku sudah siap sekarang lakukan lah apa yang ingi kau lakukan"kata Kinar


dengan memejamkan mata,dugaan Kinar salah ternyata Irsyad justru menyatukan diri nya dengan Kinar,sedikit pun Irsyad tidak memiliki kelembutan sama sekali,mungkin benar Irsyad ingin membalas dendam dalam hal ini,tapi Kinar takut perlakuan Irsyad akan menyakiti anak yang berada di dalam perut nya**.


__ADS_2