Istri Yang Baik

Istri Yang Baik
MENGINAP DI RUMAH MAMA


__ADS_3

**Dengan langkah terburu buru aku masuk dalam mobil dan langsung tancap gas,aku akan bicara dengan kedua orang tua ku dan kedua orang tua Irsyad agar aku di pindahkan di bagian lain,karena sekarang aku merasa kalau aku sudah tidak nyaman dengan kehadiran Susan di ruangan Irsyad bahkan aku selalu melihat mereka berciuman di depan umum. begitu sampai rumah mama,aku melihat mama sedang duduk santai di depan TV


  "eh kamu datang?


  "ya"sahut ku sedikit malas


  "kamu kenapa?kamu baik baik saja kan?


  "aku sedang tidak baik ma"jawab ku manja,mama tersenyum melihat leher ku yang berwarna merah dan kehitaman


"kamu bertengkar?


  "bertengkar?tanya ku"gak ma,dia tidak akan membiarkan ku tidur dengan tenang ma"


  "bagus,itu artinya mama akan punya cucu dari kamu"


  "ma"panggil ku manja"aku ingin tidur ma,dan jangan ganggu ma"


  "nama nya juga pengantin baru kin"teriak mama ketika aku sudah sampai lantai atas


  "tapi gak gitu juga ma,lagian,,,"aku tidak meneruskan kata kata ku,mama tersenyum melihat ku


  Dasar Irsyad ngapain juga dia membuat tanda merah di leher ku,bahkan belum lagi hilang tanda ini dia menambah nya kembali.aku sedikit gusar,sudah satu bulan kami menikah dan Irsyad tidak pernah membiarkan tidur malam ku dengan


tenang,dia selalu menyatukan tubuh nya pada ku.


  tanpa mandi aku langsung tidur dengan pulas,rasa nya sungguh nikmat karena selama satu bulan aku tidak pernah tidur di kasur sungguh menyedihkan,aku di kejutkan dengan suara ponsel panggilan masuk,Irsyad,,untuk apa dia menelpon ku bukan kah aku tadi sudah minta izin pada nya tapi dia menjawab itu tidak perlu


  "kenapa tidak kau angkat"pesan masuk,aku tidak membalas nya hanya membaca nya


  "sebenar nya mau mu apa!!!pesan masuk,dari tulisan nya aku tau kalau dia sedang marah


  "bukan kah tadi pagi aku sudah mengatakan pada mu kalau aku izin pulang terlambat tapi setelah aku pikir aku tidak pulang"pesan aku kirim


"kemana kau pergi!!!pesan masuk


  "kamu tidak perlu tau,bukan kah ini yang kamu harapkan dengan hubungan kita,jadi biarkan aku istirahat"pesan aku kirim dan ponsel langsung aku non aktifkan.

__ADS_1


  Di rumah Irsyad uring uringan,berusaha menelpon ke nomor Kinar tapi nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan


  "kau membuat aku marah Kinar,dan sekarang aku benar benar sangat marah"gigi Irsyad bergelatuk menahan amarah nya


  "lihat apa yang akan aku perbuat pada mu"


  Rasa nya Kinar masih kurang tidur malam nya,tapi Kinar harus ke kantor


  "ma,,,,"


"ya ampun Kinar kamu itu sudah dewasa dan sudah menjadi seorang istri tapi sikap mu seperti anak kecil"


  "aku berangkat ma"


  "eh kamu belum sarapan sayang"


  "aku akan sarapan di kantor ma"sahut ku dengan mencium pipi nya dan langsung menancap gas mobil ku,begitu sampai kantor aku memarkirkan mobil ku,mobil Irsyad sudah terparkir,tumben dia datang cepat ,dengan langkah terburu buru aku masuk kedalam ruangan ku


  "Cika apa Bu Kinar sudah datang"Irsyad menelpon sekretaris nya


  "sudah pak"


  "baik pak"telpon terputus"aneh pak bos kenapa tidak langsung saja


menelfon ke Bu Kinar"sekretaris nya tersenyum dengan menggelengkan kepala"mungkin lagi bertengkar,kalau mereka bertengkar kenapa tato di leher Bu Kinar tidak hilang malah makin parah


  tok,,tok,,tok


  "masuk"


  "maaf Bu,pak Irsyad memanggil ibu Kinar agar keruangan nya"


  "kenapa dia tidak menelpon ku?


  "saya tidak tau Bu,kalau begitu saya permisi Bu"cika keluar,aku merapikan rambut ku sedikit berantakan


  tok,,,tok,,tok aku mengetuk daun pintu ruangan irsyad

__ADS_1


  "masuk"aku memutar handle pintu


  "kenapa kau tidak mengangkat ponsel mu,dan kenapa kau tidak


pulang,kemana kau pergi"??aku tersenyum


  "kenapa kau tersenyum?


  "aku kemaren sudah minta izin pada mu tapi kau bilang aku tidak perlu minta izin"


  "kapan aku mengatakan nya?


  "kau sudah lupa?oh tidak ternyata sekarang seorang Irsyad Abdul Malik menjadi seorang pelupa,apa kata dunia"ejek ku


  "sejak kau hadir di kehidupan ku"aku langsung terdiam


  "apa kehadiran ku benar benar membuat mu terganggu?


  "sangat,sangat terganggu"


  "apa kah kau akan menceraikan ku?tanya ku pelan


  "aku tidak mengatakan nya"


"baiklah"kata ku pelan"maaf kalau kehadiran ku sudah mengganggu mu dan membuat mu menjadi tidak nyaman"aku melangkah keluar dengan wajah gusar,cika sekretaris Irsyad memandang ku dengan pandangan curiga


  aku tidak pernah berpikir kalau kehadiran ku benar benar menganggu nya,lalu apa yang harus aku lakukan,harus kah aku kembali kerumah orang tua ku,ah tidak,ke rumah orang tua nya itu lebih tidak mungkin


  hari ini aku pulang lebih cepat tidak seperti biasa nya,begitu sampai apartemen aku menyiapkan makan malam hanya dengan menu stik daging sapi,itu menu kesukaan nya,dan tidak lupa dengan secangkir teh,karena kalau malam irsyad mau nya minum teh dan kalau pagi kopi,aku mendapatkan semua ini dari bibi yang bekerja di rumah


orang tua nya. setelah selesai aku mandi di kamar mandi bawah karena aku tidak mau ketika aku sedang mandi dia akan mengusir ku dengan kasar.


  Setelah selesai aku tidur di sofa ruang TV,rasa nya bukan badan ku saja yang terasa sakit tapi otak ku juga sakit.aku mendengar suara langkah kaki dan aku melihat Irsyad yang pulang,dia melihat sesaat ku setelah itu dia menuju kamar nya,ketika dia turun hanya memakai celana boxer dan kaos oblong yang pas dengan tubuh nya,dia duduk di meja makan dan menyantap makan malam yang sudah aku siapkan.


  Begitu selesai dia berjalan ke arah ku dan duduk sebelah ku untuk melihat acara tv,aku pindah di bawa dengan lantai yang beralaskan karpet permadani,dan aku pun tertidur tapi dasar Irsyad dia tidak membiarkan ku tidur dengan tenang seperti malam yang sudah sudah dia


menyatukan tubuh nya pada ku dan setelah selesai dia meninggalkan ku begitu saja.itu bagi ku sudah biasa bahkan sudah menjadi santapan malam ku

__ADS_1


  seperti biasa aku selalu menyiapkan sarapan pagi dan kopi untuk nya,pagi ini hanya roti tawar setelah itu aku berangkat ke kantor. sampai kapan aku akan seperti ini,rumah tangga kami benar benar tidak seperti layak nya. tidak pernah bertegur sapa apa lagi ngobrol itu hal yang tidak mungkin**.


__ADS_2