
**Begitu selesai mandi aku langsung tidur di sofa dan menutup tubuh ku dengan selimut,aroma wangi di tubuh ku begitu menimbulkan syahwat siapapun yang mencium nya,bukan niat untuk menimbulkan syahwat mas Irsyad tapi ini lah aroma tubuh ku ketika akan tidur.pintu kamar terbuka dia masuk dan sejenak menatap ku
"aku tau kau belum tidur"
"apa yang ingin kamu tanyakan?
"aku lapar"
"apa hubungan nya dengan ku?
"kau istri ku"aku tersenyum dan duduk dengan memandang ke arah nya
"aku memang istri mu,tapi sebelum kita pindah di istana mu ini bibi mengatakan kalau kamu jarang
makan di rumah,lalu kenapa kamu ingin makan di rumah?
"bukan berarti aku tidak makan di rumah"
"kamu bisa makan di luar dengan Susan,karena hari ini aku benar benar sangat lelah"
"hati mu yang lelah atau"aku berdiri dan berjalan ke arah nya
"hati ku begitu kuat,bahkan sekarang hati ku lebih kuat karena memiliki suami seperti mu"
"kau mengejek ku?suara nya memang datar tapi terdengar sangat dingin
"aku tidak sedang mengejek mu tapi aku bicara yang sebenar nya"
"kalau itu mau mu baik,aku akan keluar"
"kamu memiliki hak sepenuh nya"sahut ku dengan keluar dari kamar menuju ruang TV,aku akan
tidur dibawah,karena di ruang TV ada karpet yang tebal juga bantal yang empuk,dengan sedikit kesal ku baringkan tubuh ku yang benar benar letih,dalam waktu singkat aku pun tertidur
aku terbangun karena merasakan sebuah sentuhan dan kecupan dan bibir ku,ternyata meskipun aku sedang letih dia tetap mengajak ku tidur bersama,dengan cepat dia menyatukan tubuhnya dan tubuh,seperti malam sebelum nya dia tidak akan membiarkan ku tidur dengan tenang,terlihat sebuah senyuman puas di bibir nya.hanya tarikan nafas berat yang dapat aku lakukan
Waktu masih menunjukan pukul 05.00wib aku menuju kamar mandi di bawah untuk mengguyur tubuh ku yang terasa sangat lelah,begitu selesai mandi aku menyiapkan sarapan pagi,hanya secangkir kopi dan sepotong roti sandwich sudah
tersedia di meja makan,aku masuk ke dalam kamar untuk mengganti pakaian ku dengan pakaian kerja,dia menatap ku yang sedang memakai dasi,aku memegang leher ku yang tato berwarna merah kehitaman tidak akan hilang karena dia terus menambahkan warna di leher ku.
__ADS_1
"hari ini aku akan pulang terlambat"
"kau tidak perlu minta izin pada ku"sahut nya
sungguh aneh ketika dia menyatukan tubuh nya di tubuh ku rasa nya begitu lembut tidak seperti malam pengantin kami,lalu kenapa setelah itu dia begitu dingin,
"kalau itu mau mu baiklah"jawab ku dengan beranjak pergi turun kebawah menuju parkiran,di sana aku melihat Susan dengan penampilan menarik,rok model dress di atas lutut berwarna
hitam begitu serasi tapi tidak kalah cantik nya dengan diri ku
"hai Kinar"sapa nya
"hai"
"di mana kekasih ku?cuih aku ingin meludah di wajah nya yang centil
"masih di atas,kamu bisa menunggu nya atau kamu bisa langsung ke atas"
"tawaran yang menarik"aku langsung masuk ke dalam mobil ku dan dia menuju apartemen mas Irsyad,apa peduli ku bukan kah dia kekasih suami ku yang sebelum menikah dengan ku dia sudah menjadi kekasih nya.aku mengendari mobil agak sedikit lamban karena hari masih begitu pagi
"hai sayang"sapa Susan kepada Irsyad
"kamu tidak suka dengan kehadiran ku?
"bukan itu,tapi ini masih pagi sekali sayang"
"aku ingin berdua dengan mu sayang"
"tapi aku harus ke kantor"Susan bergelayut mesra di bahu Irsyad,
"aku tadi ketemu dengan istri mu?
"lalu?
"tadi nya aku ingin menunggu mu di bawah tapi dia bilang aku bisa naik ke atas"Susan tersenyum"istri kamu itu ramah dan baik ya,pada hal dia tau kalau aku pacar suami nya,tapi dia mengizinkan aku tanpa melarang ku untuk bertemu dengan mu"
benar Kinar memang istri yang baik,dia tidak pernah marah,dia tidak pernah menuntut apa pun pada ku,sebenar nya Kinar istri yang sempurna tapi aku hanya belum bisa menerima keberadaan nya di kehidupan ku,batin Irsyad
"kamu ingin kemana?
__ADS_1
"aku ingin shopping sebelum aku ke Jogja"
"kamu ngapain ke Jogja?
"ada pemotretan"Irsyad memandang Susan
"kalau begitu aku akan ke kantor"Irsyad mengusap mulut nya dengan tisu,setelah itu berdiri dengan manja Susan menggandeng tangan Irsyad turun menuju parkiran
"kamu naik apa?
"aku bawa mobil,jadi sampai ketemu"sebelum berpisah Susan mengecup bibir irsyad,sungguh
pemandangan yang sangat miris,mereka seperti pasangan suami istri yang begitu romantis
aku sibuk mengerjakan laporan yang harus aku email kan ke beberapa perusahaan untuk kerja sama.seharus nya ini di kerjakan oleh sekretaris tapi mas Irsyad menyuruh ku untuk mengerjakan semua nya,sekitar jam 10 semua nya selesai dan aku harus mengantar ke ruangan nya,suatu hal yang paling malas aku lakukan untuk saat ini tapi apa yang bisa aku lakukan,
tok,,tok,,tok,
"masuk"aku memutar handle pintu dan langsung masuk,
"ini laporan yang kamu minta"kata ku tanpa menatap nya
"cepat sekali?tanya nya tapi aku tidak menghiraukan nya
"kalau tidak ada lagi aku boleh keluar?
"silahkan"aku pun keluar tanpa harus banyak basa basi,
ku hempaskan pantat ku di kursi ruangan ku kepala ku benar benar terasa berat,baru satu bulan aku menjadi istri nya,bagaimana kalau seumur hidup menjadi istri nya,tidak pernah aku bayangkan sebelum nya,
waktu nya jam pulang seperti biasa aku pulang selalu belakangan karena aku tidak mau berhimpitan dengan yang lain,tapi tidak aku akan ke rumah mama,aku ingin tidur tanpa ada gangguan apa pun,ku putar handle pintu dan bersamaan aku dan Irsyad keluar dari pintu ruangan masing masing,kami saling pandangan sesaat dan
"kamu udah pulang sayang?suara susan dia langsung memeluk Irsyad,sesaat Irsyad menatap ku sebelum dia membalas pelukan susan.aku berjalan menuju pintu lift sayang semua lift terpakai mau tidak mau aku harus bersebelahan dengan
mereka sesekali aku melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan ku
"kamu kelihatan buru buru Kinar?kekasih suami menyapa ku
"ya"jawab ku singkat dan tep pintu lift terbuka dan aku langsung masuk di ikuti dengan mereka berdua,aku berusaha sedikit menjauh karena aku tidak ingin melihat mereka yang begitu menjijikan bahkan lebih jijik dari sampah**
__ADS_1