
**Pagi ini aku pergi ke kantor begitu juga dengan mas Irsyad,meski pun kami satu kantor tapi kami mengendarai mobil masing masing.aku tau mungkin dia juga tidak ingin berbagi kursi mobil pada ku.mungkin awal nya aku sulit untuk menerima tapi lama kelamaan aku akan terbiasa,aku hanya butuh waktu untuk menerima semua ini,begitu sampai kantor aku langsung masuk dan
"Kinar!!!suara sahabat ku yang memiliki suara cempreng dan aku sangat mengenal nya dan aku menoleh benar sekali,dia berjalan mendekati ku
"eh kenapa dengan leher mu?aku langsung membungkam mulut nya dengan tangan ku tapi terlambat mereka semua memandang ku
"kamu kalau bicara bisa pelan tidak?
"ah,,,"dia menghembuskan nafas nya"kamu ingin membunuh ku?tanya nya"kamu menikah dengan manusia atau dengan serigala?tanya nya dengan memegang leher ku yang jenjang"ganas bener laki Lo"
"aku menikah dengan manusia setengah serigala"
"pantas"dia tersenyum"leher kamu sampai sebegini nya,bagaimana dengan malam pertama mu?pasti sangat indah?lagak Lo kata nya kagak cinta bukti nya leher kamu gambar mawar mulai gugur semua"dia tersenyum
"udah ah jangan ngebahas leher ku"
"kenapa?aku kan juga ingin tau malam pertama kamu yang gimana gitu"
"kalau kamu ingin tau malam pertama ku maka kamu menikah
dulu baru aku kasih tau"
"itu sama aja kali Kin,tanpa kamu kasih tau aku juga sudah tau"kami berdua tertawa dan mereka menatap kami,aku tidak perduli,tadi nya aku malu dengan leher ku yang seperti ini tapi aku sekarang sudah percaya diri,aku masuk keruangan ku di ikuti oleh Nina sahabat terbaik ku
"kamu ngapain?
"aku ingin tau?
"kepo banget seh Lo?
"biarin"
"aku kerja dulu ya sayang setelah itu baru aku cerita"bahasa ku secara tidak langsung ingin mengusir nya
"oke"sahut nya dengan menjawil dagu ku
__ADS_1
aku duduk termenung di ruangan ku,aku hanya sebagai
manager di kantor ini dan suami ku sebagai dewan direksi. aku memijit pelipis ku yang terasa pusing,sebelum menikah aku tidak pernah mengalami hal seperti ini,aku selalu bahagia dengan kehidupan ku tapi ketika sudah menikah aku mulai merasakan hal hal yang aku rasa membuat kepala ku pusing.
"kamu keruangan ku sebentar"deg mas Irsyad masuk keruangan ku tanpa ketuk pintu terlebih dahulu
"bisa tidak kalau masuk itu ketuk pintu dulu?
"aku atasan kamu dan aku berhak"
"tidak punya etika banget"dia menatap ku dengan tajam"jangan lebar lebar menatap ku nanti yang ada bisa keluar biji mata kamu"tatapan nya begitu dingin,setelah itu dia pergi
"hadeh punya suami seperti dia aku harus benar benar streng"dan aku bangkit sedikit merapikan rambut dan baju ku,dengan santai aku menuju ruangan nya
tok,,tok,,tok,,
"masuk"suara mas Irsyad,aku memutar handle pintu dan masuk,ternyata di dalam ruangan nya ada beberapa tamu penting
"perkenalkan pak Sam,pak Hardi dan pak ram,ini Kinar manager di sini sekaligus istri saya"
"pilihan anda tidak salah pak Irsyad"
"maksud bapak?
"istri anda begitu sempurna"dia tersenyum
"kami siap bekerja sama dengan anda"
ternyata dia kemari hanya memperkenalkan ku sebagai istri nya,aku harus bahagia karena dia menganggap ku sebagai istri kepada rekan rekan nya,setidak nya aku tidak seperti wanita simpanan nya.mereka keluar dari ruangan nya begitu juga dengan ku,tapi tangan ku di tarik oleh nya
"jangan pergi dulu"aku menatap nya dengan menarik tangan ku
"kenapa,kamu akan mengatakan kalau aku jangan gr karena kamu sudah memperkenalkan ku pada mereka,jangan khawatir mas aku orang yang tau diri"kata ku dengan berlalu dari hadapan nya,dan masuk ke dalam ruangan ku
"kalau memang dia tidak mau mengaggap ku istri nya kenapa dia harus memperkenalkan ku pada mereka"batin ku
__ADS_1
tidak berasa waktu sudah menunjuk kan pukul 16.30 wib waktu nya pulang,aku akan menunggu beberapa saat agar tidak mengantri di depan pintu lift,aku menyelesaikan pekerjaan ku yang tinggal sedikit,setidak nya aku tidak merasa bosan menunggu mereka yang menunggu di depan pintu lift.akhir nya selesai juga,sebelum pulang aku mengambil tas dan tidak lupa ponsel ku,dengan santai aku berjalan menuju pintu lift,tapi langkah ku terhenti ketika melihat suami dingin ku sedang bercumbu dengan kekasih nya
"ehem,,,"aku berdehem dengan menutup mulut ku,dan benar mereka terkejut dengan melepaskan ciuman mereka
"apakah tidak ada tempat untuk kalian bercumbu sehingga kalian melakukan nya di kantor"mas Irsyad menatap ku dengan malu
"maaf,,maaf tadi nya aku tidak ingin perduli tapi aku merasa malu,carilah tempat yang tidak bisa melihat kalian bercumbu"
"kamu cemburu?pertanyaan bodoh
"cemburu?tanya ku"sedikit pun aku tidak cemburu,tapi apakah kamu tidak tau kalau di ruangan ini juga ada CCTV nya?mereka celingukan mencari tempat CCTV tepat mas Irsyad melihat nya
"pergilah dan hapus rekaman itu sebelum besok pagi beredar"kata ku dengan berlalu dari hadapan nya
"tunggu,,,,"mas Irsyad menarik tangan ku
"bisa tidak kalau ingin bicara itu tidak perlu menarik tangan
ku"dengan cepat mas Irsyad menepis kan tangan ku dengan kasar
"kamu pikir aku takut dengan ancaman mu"
"ha,,,,?aku tertawa"aku tidak memiliki hak untuk mengancam mu,jadi terserah"aku meninggalkan mereka dan menuju lift,dengan jalan terburu buru aku menuju parkiran,begitu sampai aku langsung masuk mobil dan menancap gas mobil ku,hanya butuh waktu tiga puluh menit aku sampai dan langsung masuk ke dalam rumah
"kamu sudah pulang sayang"suara tante TATIT
"ya"Jawab ku pelan
"suami kamu mana?
"masih ada urusan Tan,aku ke atas dulu ya gan?
"jangan lupa turun untuk makan malam"aku menjawab dengan
mengancungkan jempol ku,pintu kamar aku buka dan meletakkan ponsel dan tas ku di atas meja sofa,sedikit menarik nafas aku menuju kamar mandi setelah selesai aku memakai baju kaos oblong dengan lengan pendek dan celana panjang,tidak lupa menyisir rambut ku dan membaringkan tubuh ku di sofa sambil memainkan ponsel ku
__ADS_1
Pintu kamar terbuka aku yakin kalau itu mas Irsyad dan benar dugaan ku,sebelum dia masuk aku bangkit dan dia berjalan menuju nakas untuk meletakan ponsel,dompet,dan ponsel nya,sedangkan aku keluar karena itu akan lebih baik.sesaat dia melirik ku tapi aku tidak memperdulikan nya**.