Janji Zagara

Janji Zagara
Bagian 12


__ADS_3

Srakkk...


Suara lembaran kertas yang bergesekan dengan kertas lainnya. Seseorang yang sedang menggesekkan lembaran kertas itu dengan tidak pedulinya tetap melanjutkan apa yang ia lakukan. Padahal, sudah ada tiga orang gadis cantik yang sedang menatapnya.


" Lo tau, ni orang kenapa ? " Syaki dengan netra yang tetap menatap Karno tanpa berkedip


" Gak tau.. Dari gue nyampe ke kelas, udah kaya begini aja bentukannya." Meisya menyahut ucapan Syaki..


" Lo kenapa ??" mendapat pertanyaan, membuat Karno mendongakkan kepalanya sejenak, lalu kembali melanjutkan membaca bukunya.


" Gue gak papa."


..


La la la la la la.....


Suara cempreng nan membuat sakit telinga mesuk ke pendengaran semua makhluk yang ada di dalam kelas itu..


" Berisik tau gak !!" Syaki menatap tajam pemilik suara cempreng itu.


" Eitsss, anda sakit.." Calum meletakkan punggung tangannya ke arah kening Syaki. "Jelas-jelas kak Daffa bilang suara gue bagus kok...! Haahhah" ujarnya yabg setelah itu tertawa seperti orang gilll


Mendengar nama yang tak ingin ia dengar di sebut oleh Calum, membuat Karno menatap Calum dengan senyum yang sangat sulit untuk dijabarkan.


Melihat Karno yang tidak seperti biasanya, membuat Calum ingin menjahilinya.


" Hallo Zaga... Kok kamu diem aja ??" ucapnya dengan mengedipkan-ngedipkan mata dan mengimutkan wajahnya. Tidak mungkin Zaga akan tahan dengan sikap nya ini,,,pikir Calum


Namun berbeda dengan yang diharapkan oleh Calum, Karno tidak bereaksi apapun, biasanya Karno akan sangat senang karna Calum mau mengajaknya bicara duluan.


Tanpa berkata apapun, Karno langsung berdiri dari kursinya dan keluar dari kelas membuat Calum mematung.

__ADS_1


" Wihhh, dicuekuin nih." Syaki dengan wajahnya yang terlihat sekali kesenangan dengan apa yang ia lihat.


Mendengar itu, Calum menatapnya tajam, lalu mendaratkan tubuhnya di kursi yang diduduki oleh Karno tadi.


" Kenapa tu orang. Gak biasanya.?" tanya Calum yang heran dengan sikap asing Karno.


Ketiga sahabatnya itu mengangkat bahu menandakan mereka tidak mengetahui apa yabg terjadi.


 


JAM ISTIRAHAT


Sikap dari Karno pun bertahan sampai saat istirahat tiba. Perubahan yang sangat besar dari sikap Karno. Saat ini orang yang biasanya akan terus mengikuti Calum entah menghilang kemana.


Calum and para sahabatnya sedang memakan bekal yang di bawa, semuanya makan dengan lahap karna memang mereka sudah menahan lapar sedari pelajaran berlangsung. Biasalah, mereka tidak pernah sarapan.


Jika sahabatnya itu sedang menikmati makanan mereka, berbeda dengan Calum, ia hanya mengaduk aduk makanan nya tanpa selera. Mungkin juga karna ia hanya membuat bubur. Tapi ada yang lebih membuat ia tidak berselera dari tadi, alasannya karna ia melihat sepasang siswa dan siswi sedang berbincang hangat.


Aletra yang menyadari Calum tidak memakan bekalnya, mengalihkan pandangan ke arah yang Calum tatap, dan ....


" Lo cemburu ??" suara Aletra membuat Calum sadar, dan langsung mengalihkan pandangannya.


Tentu saja Aletra mengatakan hal itu setalah melihat Karno dan salah seorang siswi dari kelas sebelah sedang berdua-an di depan kelas.


" Siapa yang cemburu... Aku cuma lagi liat pemandangan luar aja kok." ucapnya, dengan tangan yang mulai menyuapkan bubur itu. Walaupun tidak selera, tapi tak mungkin kan ia membiarkan perutnya keroncongan. Ingin ke kantin, tapi tubuhnya tidak bisa diajak berkompromi.


" Eleehhh, bilang aja cemburu...! Emang ada masalah apa sih kalian sampai jadi kaya gini ??"


" Mana gue tau Syaki.."


" Udah ah. Cepet makan, nanti keburu masuk gurunya. "

__ADS_1


Ketiga sahabat Calum pun hanya menghela nafas mendenger ucapan ketua mereka. Memang, Calum itu tidak mengerti tentang cinta, makanya ia kekeh bilang tidak cemburu, padahal dimatanya nampak sekali ia sedang memendam perasaan itu.


Calum memasukkan bubur kedalam mulutnya suapan demi suapan, sesekali matanya tetap melirik ke arah pintu sana. Sesaat ia fokus dengan makanan nya, lalu saat kembali melirik, matanya melotot(👀), dan bubur yang tadi sudah masuk kemulutnya, menyembur ke luar.


" Lo kenapa sih Calum ?!!!!." teriak Syaki yang kaget plus marah karna semburan Calum mengenai pakaian nya.


" Ehh, maaaf. Gue gak sengaja." ucapnya sembari membantu membersihkan pakaian Syaki dengan tisu.


Karno yang juga kaget saat mendengar teriakan dari Syaki pun menatap ke dalam kelas dengan wajah penuh dengan kebingungan.


setelah membersihkan pakaian Syaki dan membujuk nya agar tidak marah, Calum tanpa sengaja bertatapan dengan Karno untuk beberapa saat. Setelah sadar, Calum langsung berlari keluar melewati Karno tanpa menyapa.


-


" Kenapa sih. Main nyembur aja." kesal Syaki dengan membersihkan pakaian nya.


" Lo tau gak Al ?" tanya nya pada Aletra


Aletra hanya mengendikkan bahu nya. Lalu tiba-tiba menganggukkan kepalanya.


" Apa masalahnya ? " kini giliran Meisya yang bertanya.


" Gara-gara ngeliat si Karno hampir ciuman sama anak sebelah."...." Maybe ~" jawabnya yang membuat kedua makhluk yang bertanya melongo tak terkira.


" Daebak !!!!". Kompak mereka menggegerkan kelas karna suara di atas rata-rata.


⚜️⚜️⚜️


Tandai kalau ada typo..


Nini minta tolong.🙏

__ADS_1


__ADS_2