Janji Zagara

Janji Zagara
Bagian 2


__ADS_3

Pagi yang indah bagi semua orang yang tak ada beban hidup. Matahari yang terang, angin sepoi sepoi, udara yang segar, burung berkicauan,,, yahh memang sangat indah dan tenang. Tapi sepertinya itu tak berlaku bagi satu kelas ini.


" Pak Riooo....." bukan teriakan tapi suara yang keras dihasilkan.


Seorang siswi berdiri dari tempat duduknya menatap papan tulis dengan mata yang bengkak. Bukan sehabis menangis apalagi digigit tawon.


Seorang guru pria menghela nafas saat namanya dipanggil.


" Ada apa sih Calummmm..." geram guru itu. Yap benar sekali, siswi itu adalah Calum yang baru bangun dari tidurnya tadi setelah menjawab pertanyaan dari pak Rio.


" Pak, tadi sebelum saya tidur itu kita masih belajar Perbandingan......" nah kan, otak Calum sudah ngelag lagi, padahal belum ada sehari ia mempelajari nya tadi.


" Ohhh, jadi kamu tidur di jam pelajaran saya " mata guru itu mendelik tajam


" Itu gak penting sekarang pak. Tadi kita belajar apa ??." sungguh para sahabat Calum saat ini sedang tepuk jidat lebar mereka masing-masing.


" Kita tadi belajar perbandingan Trigonometri Calum. Masa kamu lupa sih, belum ada 2 jam kita belajar itu tadi lohh." herman eh salah. Maksudnya heran Syaki.


Tak menghiraukan perkataan Syaki, Calum langsung melanjutkan pertanyaannnya.


" Nah, itu dia. Perbandingan Trigonometri. Yang ada sin cos tan nya "


" Tadi kita masih belajar itu pak. kenapa sekarang udah ada gambar segitiga. Terus apa lagi itu ?? " cerocos Calum menunjuk ke arah papan.


Yang di tunjuk Calum :


Sin \= DeMi

__ADS_1


Cos \= SaMi


Tan \= DeSa


Terlihat sang guru menarik nafas panjang, lalu ia hembuskan perlahan.


...****************...


[ Nini ( 👻 ) : "yang sabar ya pak Rio, Nini aja sabar ngadepin nih anak satu."]


...****************...


Oke, back to story


" Kita memang masih belajar tentang perbandingan Trigonometri Calum..." Pak Rio mencoba tersenyum.


" Ada gambar segitiga, karna kita juga belajar teori phytagoras. Terus yang kamu tunjuk tadi adalah untuk memudahkan kita menghafal sisi depan, samping dan miring nya. Paham nak ?? " sungguh halus sekali tutur kata pak Rio ini.


" ohh gitu ya pak. Heheh makasih loh udah dijelasin." Calum hendak kembali ke tempat duduknya.


" Makanya jangan tidur aja dong. Kerja nya tidur aja, kaya gak tidur semalaman. Jangan-jangan lo tadi jawab soal dan bener semua karna liat google kan. Ngaku aja deh." mendengar kata kata itu, Calum kembali berdiri.


Terlihat seorang siswi menatap remeh ke arah Calum.


" Sirik banget deh lo. Emang kalau gue gak tidur lo mau apa ha. Dan tentang gue yang bisa jawab soal itu karna kemampuan gue sendiri, gak usah iri. Oh,, satu lagi,,,SE-enggaknya gue gak tidur karna mikirin masalahh gue" Calum balas menatap siswi itu. Dan berjalan ke arah nya.


" sedangkan lo !!. Lo gak bisa tidur karna lagi ditidurin sama aki aki." ucap Calum dengan pelan di akhir kalimat.

__ADS_1


Calum tersenyum miring meninggalkan Ayunda yang mukanya mamerah manahan marah dan malu.


" Nyari masalah aja tuh anak. Suka banget deh mojokin Calum. Pengen gue remet tu mulut si l***e. Ehh, kasar banget ya. Sorry." sinis Syaki.


Brak...


" Apa lo bilang. Jaga tu mulut." ucap Ayunda dengan berapi-api .


" Sudah. Semuanya diam. Kalian ini bukannya belajar malah berantem kaya gini. Kalian sudah SMA, bukan anak kecil lagi." tegur pak Rio. Semua kembali melanjutkan pembelajan .


" Dan kamu Syaki, kalau saya denger kamu ngomong kata kasar lagi, saya kasih hukuman kamu."


Setelah teguran dari pak Rio, suasana jadi kembali tenang.


" Duduk Calummm. " mendengar Aletra yang berbicara tegas membuat Calum menciut.


" Kalian berdua itu ngapa sih. Selalu aja buat masalah. Lain kali jangan kaya gitu. Kita selesaikan masalah dengan anggun dong." Meisya mengomeli sekaligus menasehati kedua teman bar bar nya.


Mendengar ucapan Meisya, kedua biang onar pun memanyunkan Bibir mereka.


" iya iya." balas Calum dan Syaki.


Calum kembali duduk, lalu ia mengedarkan pandangannya. Ia berhenti di satu titik, ditatap lekat seorang siswi yang juga menatapnya. Ingin sekali Calum mencakar dan menjambak siswi itu, tapi ia menahan diri.


Calum mulai fokus kembali ke papan tulis, hingga jam istirahat tiba.


...⚜️⚜️⚜️⚜️...

__ADS_1


Semoga suka yaa


Salam dari Nini ( 👻 )


__ADS_2