Janji Zagara

Janji Zagara
Draft


__ADS_3

Brak..


Calum menutup pintu dengan sangat keras. Untungnya tidak ada siapa siapa di dalam ruangan itu. Calum menuju ke arah wastafel dengan langkah pelan dan tatapan lurus ke depan, lalu menatap wajahnya dari pantulan kaca besar yang ada di depannya. Dengan segera ia membasuh wajahnya .


"Haahhh!!!"


Buliran air menetes dari wajahnya yang penuh kebingungan. Setelahnya, ia tertawa..


" Lo kesurupan apa sih Calum !!!" teriak nya dengan menjambak rambutnya sendiri.


"Lo itu kaya orang cemburu tau gak !!!. Ngapain coba lo itu pake acara kaget segala. Terserah dia dong mau deket sama siapa aja. "


" Engakkk , enggak, enggak. Pasti gue cuma kaget aja liat dia deket sama cewek lain selain gue sama sahabat gue. " ujar nya menyakinkan dirinya sendiri.


" Oke.!! gue itu bukan cemburu. Tapi cuma kaget. "


"Sekarang, ayo balik ke kelas. !!" cerah sekali wajahnya saat mengatakan itu. Dengan cepat ia membuka knop pintu yang ia kunci tadi,.


Ceklek,,, suara pintu dibuka. Dan mungkin setelah di buka, orang biasanya akan keluar dari sebuah ruangan. Memang hal itu yang akan dilakukan oleh Calum, tapi ada suatu hal yang mencegahnya berbuat demikian.


" Aaaa, pocong pala-nya botak.."latah Calum melihat ada seseorang berdiri tepat di depan pintu.


" Enak aja orang ganteng gini di bilang pocong, mana botak lagi !!" denggus orang itu mendengar perkataan Calum


Calum yang tadinya kaget dan menutup matanya erat-erat, kembali membukanya secara perlahan.


"Za- Zaga !!!!" yang memiliki nama itu hanya diam tanpa respon.

__ADS_1


" Lo ngapain di sini. Inikan toilet cewek."


" Terus, kalau ini toilet cewek, emang ada masalah ??" sumpah,, demi apapun Calum ingin membuang temannya ini ke sungai.


" Kan aku nunggu di luar, gak ikut masuk ke dalam. Kalau masuk ke dalam, baru boleh kamu buang aku ke sungai." oke, Calum mengaku bahwa yang dikatakannya kali ini benar. Tapi tunggu, apa Zaga itu bisa membaca pikirannya ??.


" Yaudah, kalau gitu lo ngapain di sini. Bukannya lo lagi dekat sama cewek sebelah ? Atau mungkin cewek itu pacar lo lagi."ucap Calum dengan sinis sampai tak sengaja menunjukkan kalau ia seperti cemburu karna pacarnya dekat dengan perempuan lain.


Mendengar perkataan Calum, Karno hanya tersenyum tipis.


" Aku bakal jawab pertanyaan kamu, tapi kayanya kita harus pindah tempat deh. Selain gak enak diliat, banyak juga yang mau masuk ke dalam " Karno memiringkan badannya, dan terlihatlah tumpukan antrean panjang tinggi menjulang.(hehe cenda). Terlihatlah antrean yang panjang di belakang sana.


" Loh!! Kok banyak banget. Kenapa mereka gak bilang. " heran Calum menggaruk kepalanya.


" Karna kamu juga sih. !!" ucap Calum dengan menggeplak lengan Karno.


" Kenapa mereka gak ngomong atau demo sih." tanya kembali Calum dalam perjalanan.


" Hmm, entahlah. Mungkin mereka lagi mengagumi indah nya ciptaan tuhan ini.." tunjuk dirinya sendiri.


" Ihh ke- PDan banget sih." karno hanya tersenyum saja mendengarnya.


Tapi faktanya, para perempuan tadi memang sedang mengagumi ketampanan seorang Karno Natha Zagara.


…………*


Sekarang di sininlah Calum dan Karno berada..

__ADS_1


' Belakang Sekolah'


Yahhh, di belakang sekolah. Karno membawa Calum ke tempat itu. Tempat yang sedikit redup cahaya nya karna terdapat banyak pohon. Salah satunya pohon dengan buah yang mempunyai rambut.


" Ngapain bawa gue ke sini !!. Gak romantis banget jadi cowok, mana banyak nyamuk lagi." omel Calum dengan sesekali menggaruk lengannya karna digigit oleh makhluk penghisap darah itu.


" Terus mau kemana ?, kamu mau ke taman ? Tapi kalau di taman ada sahabat kamu loh. Emangnya mau di ejek terus ?" di beri pertanyaan beruntun, dan di skak di akhir pertanyaan membuat Calum kicep.


" Iya deh terserah apa mau lo. Sekarang, cepetan, katanya mau jawab pertanyaan dari gue !!"


" pertama kamu ganti dulu panggilan kamu ke aku. Jangan pake Lo - Gue lagi. Bukannya kita udah sepakat ya ??"


" Terserah gue lah mau manggil lo gimana."


" Oh,yaa ? Terserah kamu yaa ??" ujar Karno dengan tatapan yang misterius.


" i-iya iya, kamu mau ngomong apa " gagap Calum saat melihat tatapan Karno yang sangat menakutkan itu.


" Jadi gini... Aku dan Vara itu.......


✨✨✨


Karno : aku dan Vara itu...............


...........................................................................(🐒)


See yuo next chapter.

__ADS_1


__ADS_2