jatuh cinta dalam perjodohan

jatuh cinta dalam perjodohan
bab 2. Rencana pernikahan


__ADS_3

bu ROSA yg melihat kedatangan tamu istimewa yg di tunggu tunggu itu pun segera mempersilahkan mereka semua untuk masuk


"silahkan duduk "


ujar bu ROSA kemudian ia pun duduk di kursi sederhana yg berada di ruang tamu nya yg tak terlalu luas itu, di tembok dinding nya yg berwarna putih bersih, menunjukan bahwa pemilik Rumah itu adalah seorang yg pandai merawat nya dengan baik"


"iya terimakasih "


ujar pak BRIMA dan juga mengajak anak serta istri nya untuk duduk besama


"oh ya, gimana keadaan nya buk "


tanya pak BRIMA


Alhamdulillah sudah membaik pak


"Alhamdulullah seneng mendengar nya "


ujar pak BRIMA dan Bu MAYA


"oh ya, SALSA nya di mana buk,"


tanya bu MAYA kemudian pada bu ROSA


"itu masih ada di dalam, sebentar lagi juga keluar kok,"


jawab Bu ROSA singkat sambil memberikan senyum nya


"ini loooh.. RAFKA sudah tak sabar pengen lihat nya"


canda bu MAYA pada anak nya sambil melirikan mata nya ke arah RAFKA, dan RAFKA yg mendengar nya pun tiba tiba mengerutkan kening nya dengan ekspresi cemberut


"sabaaar.. bentar lagi juga kalian bakal barengan terus kok "


tambah bu ROSA kembali lalu mereka pun tertawa bersama, apa lagi saat melihat ekspresi RAFKA yg kesal sekaligus malu karna candaan kedua ibu ibu ini


tak lama kemudian, di saat orang tua nya tengah asik bercerita, SALSA pun keluar bersama RIKA (Sepupunya) membawakan minuman dan makanan di Nampan yg mereka bawa dengan hati hati, dan meletakan nya di atas meja


"naaah... ini SALSA sudah datang"


goda bu ROSA kembali sambil melirikan mata nya ke arah RAFKA yg sedari tadi hanya diam melihat tingkah MAMA nya dan Bu ROSA yg selalu menggoda nya


RAFKA yg mengetahui bahwa diri nya hari ini sedang di kerjai pun hanya bisa diam saja, sambil melemparkan senyuman datar saat SALSA yg tiba tiba menoleh ke arah nya karena mendengar ibu nya tadi yg sempet menggoda RAFKA, kedua mata mereka pun saling bertemu beberapa saat, kemudia SALSA pun mebalas senyuman dengan manis kepada RAFKA, yg makin memperlihatkan kecantikan diri nya, kemudian ia pun duduk di samping ibu nya bersama dengan RIKA"


"cieee... ada yg saling tatap tatapan "


bisik RIKA pada SALSA seraya menggoda sepupu nya yg terlihat sedikit malu saat tadi ketahuan saling menatap oleh RIKA"


"iish... apaan sih,"


bisik SALSA kembali sembari sedikit mendorong tubuh sepupu nya itu kesamping


"cie.. cie.. cieee... ganteng kook... kalau gk mau buat aku aja, siap nampung"


goda RIKA kembali sambil tertawa kecil saat melihat ekspresi SALSA yg sedikit salah tingkah saat di goda oleh nya


SALSA dan RIKA adalah mahasiswi semester 6 yg sedang kuliah di univetsitas indonesia, dan mengambil jurusan yg sama, yaitu psikologi, usia mereka berdua pun sama yaitu 22 tahun, hanya lebih tua SALSA 2 bulan, mereka berdua sangat akrab sejak kecil, walau terkadang sering berantem juga

__ADS_1


"silahlan di minum "


ujar bu ROSA menawarkan minum pada tamu istimewa nya itu, mereka pun kemudian mengangkat dan meminum minuman yg telah di siapkan oleh SALSA dan RIKA


"gimana kuliah nya nak SALSA "


tanya Bu MAYA


"alhamdulillah lancar tante,"


"syukurlah, kalo gak salah sudah semester 6 ya?? "


tanya bu MAYA kembali sambil mengingat ingat waktu dulu pernah menyanyakan hal yg sama pada SALSA


"ia tante masih semester 6, mudahan bisa selsai secepat nya"


jawab SALSA kembali


"aamiin.. "


jawab bu MAYA dan di ikuti yg lain nya


"gak apa kan kalo nikah dulu sama RAFKA, tapi kuliah nya tetap lanjut terus kok,"


tanya bu MAYA kembali


"saya ikut bunda saja tante"


"bagus kalo gitu, Tante sih pengen nya secepat nya, biar cepet punya mantu cantik kayak kamu,"


goda bu MAYA pada SALSA


"okee.. aku sih gak masalah "


ujar bu ROSA kembali


"haaah.... bulan depan???..."


jawab RAFKA dan SALSA bebarengan


"cieeee.... jawab nya kompak banget nih yeee.. cuit deeeeh.... "


ledek RIKA pada mereka berdua


"hiiiis.... kamu gk usah ikut campur dehhh..."


pungkas SALSA pada RIKA karna sedikit jengkel


"apa gak kecepetan Ma?? "


tanya RAFKA pada MAMA nya


"ia bund, kita juga blm mempersiapkan segala sesuatu nya "


sambung SALSA lagi pada bunda nya


"udah kalian tenang aja, nanti biar kita yg mempersiapkan segala sesuatu nya, pokok nya kalian tenang aja, tinggal duduk cantik dan terima beres, okeee... "

__ADS_1


ucap bu MAYA pada mereka berdua sambil mengangkat kedua jempol tangan nya mengarah pada SALSA dan RAFKA


"ia sayaang, kamu tenang aja, nanti bunda sama tante MAYA yg mengatur semua ny "


ucap bu ROSA pada SALSA


SALSA pun kemudian menoleh pada RAFKA, gerak tubuh nya seakan memberikan Tanda S.O.S, namun RAFKA pun tidak bisa memberikan bantuan apa pun, dan akhir nya mereka terpaksa untuk menikah pada bulan depan


"ya sudah, jikalau seperti ini, berati kita sepakat bahwa pernikahan RAFKA dan SALSA akan di adakan bulan depan, "


ujar pak BRIMA yg kali ini dia memberikan kesimpulan dari hasil pertemuan nya pada hari ini


"dan buat bu ROSA dan RIKA, saya harap kalian mau bersedia untuk ikut bersama RAFKA dan SALSA nanti setelah mereka menikah, karna kami tidak mau bu ROSA menganggap bahwa kami tiba tiba datang se enak nya mengambil dan merasa di tinggalkan oleh anak semata wayang nya ini setelah sekian lama merawat dan membesarkan nya, "


"iyaaa... mungkin saat ini masih ada RIKA yg menemani nya, tapi suatu saat RIKA pasti akan menikah juga, jadi kami sudah memikirkan ini matang matang, dan bersepakat membeli Rumah yang tidak jauh dari tempat tinggal kami sekarang"


ujar pak BRIMA kembali sambil menjelaskan keinginan nya selain untuk melamar SALSA


"sebelum nya saya ber terimakasih banyak atas tawaran dan pengertian nya pak BRIMA, saya pun tidak pernah beranggapan gitu kok, "


ujar bu Rosa


SALSA yg td ingin mengatakan perihal ini pun hanya bisa menyetujui nya, karna dia tidak perlu repot repot lagi untuk meminta izin pada RAFKA dan keluarga Pak BRIMA


"ya sudah, karna ini semua sudah kita sepakati, dan hari pun sudah siang pasti perut kalian sudah pada laper bukan?? "


ucap bu ROSA pada mereka semua


"kalo begitu ayoo.. kita makan dulu sambil melanjutkan pembicaraan nya nanti, SALSA tadi sudah memasakan nya khusus buat kalian, terutama buat RAFKA "


ujar bu ROSA sambil tertawa sembari meledek RAFKA dan SALSA agar mereka bisa semakin akrab kedepan nya


hiiis apaan sih bunda, orang di bantu RIKA juga kok "


jawab ketus SALSA


"Yaaaaahhhh.... saya di abaikan sama tante"


celetuk RIKA pada tante nya itu


"iya.. iya.. di bantu juga sama RIKA "


ujar bu ROSA kembali sembari tertawa karna melihat ponakan nya yg kesal itu karna dari tadi ia di abaikan"


mereka pun bersama sama menuju ke Ruang makan, dan mulai makan siang bersama..


"waah.. gak rugi nanti aku punya kakak ipar, selain cantik, juga jago masak, "


Puji RARA pada calon kakak ipar nya itu


"iyaa gak kayak kamu, yg suami nya nanti pasti Rugi karna punya istri yg males, gk bisa masak lagi "


ujar RAFKA pada adik manis nya itu


"cieeeee..... udah di belain aja ni ya calon istri nya "


ledek RARA pada kakak nya itu sambil tertawa,

__ADS_1


RAFKA yg menyadari bahwa perkataan nya barusan itu salah hanya bisa terdiam saja sambil melirik adik nya itu dengan wajah kesal, mereka semua yg ada di sana pun tertawa bahagia melihat nya, dan SALSA pun tersipu malu karna hal ini


setelah acara makan selesai akhir nya mereka pun pamit untung pulang kerumah nya, dan kedepan nya akan mempersiapkan segala macam keperluan pernikahan anak nya dengan baik


__ADS_2