
setelah sampai, dan memarkirkan mobil nya, mereka pun turun bersama dari mobil
"kita mau kemana dulu"
ujar Rafka menanyakan pada Salsa
"aku mau cari baju dulu, kemren cuma bawa baju sedikit"
"baik.." jawab Rafka singkat"
"kau mau menemaniku belanja..? "
"apa kau mau ku tinggal..? "
jawab Rafka sambil memandang wajah salsa, kedua mata mereka pun saling bertemu beberapa saat, Salsa yg sadar akan hal itu pun langsung memalingkan wajah nya dari tatapan Rafka
"Duuuh.. kenapa kok jadi gerogi gini sih kalo di lihat dia,"
gumam salsa dalam hati
"ya terserah kamu, kalo kamu mau ninggalin, aku juga gak masalah, toh aku sudah biasa belanja sendirian"
jawab Salsa kemudian
"hmmmm... aku bukan tipe pria yg tidak bertanggung jawab, kau adalah tanggung jawab ku, jadi aku akan menemanimu"
"apa dia bilang?
aku tanggung jawab nya?
apa aku tidak salah dengar?
apakah dia benar menganggap ku sebagai istri nya?
atau dia hanya menjalankan apa yg ibu nya suruh saja?? "
gumam nya dalam hati
pertanyaan pertanyaan itu pun bermunculan dalam benak nya
"aah... kenapa aku ini, kenapa aku berbarap kalau dia benar benar menganggap ku sebagai istri nya sih, dasar kau salsa"
gerutu nya dalam hati
mereka pun tiba di toko pakaian yg menjual berbagai jenis pakaian muslim, ia ingin menjalankan kewajiban nya sebagai seorang wanita muslim, namun tetap terlihat trendi dan keren,
"ini bagus gak buat besok kuliah"
tanya salsa pada Rafka
"kau bertanya padaku? "
jawab Rafka
"menurut mu aku bicara pada manekin gitu? "
jawab salsa
"yaaa... enggak sih, tapi aku mana tau baju beginian "
jawab Rafka kembali sambil memperhatikan pakaian yg di kenakan salsa pada tubuh nya
"kamu cantik juga ya, walau pakai baju tertutup"
__ADS_1
ucap Raska yg apa ada nya, karna dia selama ini selalu berdekatan dengan wanita wanita yg selalu menampakan belahan Dad* dan p*ha nya
"apa kamu bilang? "
tanya Salsa seraya tak percaya mendengar pujian dari Rafka
"kamu terlihat canti memakai baju seperti ini, jadi menurut ku kamu pakai baju apa pun akan tetap terlihat cantik"
jawab Rafka apa ada nya karna dia melihat salsa memang terlihat cantik memakai pakaian tertutup, jika di ibaratkan sebuah barang, salsa adalah barang yg sangat berharga, dan saking berharga nya hanya orang tertentu yg bisa melihat dan memiliki nya,
salsa yg mendengar pujian Rafka yg kedua kali ini pun langsung tersipu malu, banyak pria yg mengatakan dia cantik, tapi saat Rafka yg mengatakan hal itu, jantung nya pun tiba tiba berdebar, namun dia tetap menunjukan sikap tenang, karna tidak mau jika Rafka melihat diri nya salah tingkah
"kau menggoda ku? "
ucap Salsa dengan tenang sambil mengernyitkan alis mata nya
"jangan G.R ya, aku hanya bilang kamu cantik, bukan berarti aku tertarik pada mu, kau bukanlah kriteria ku"
jawab Rafka menjelaskan, karna memang salsa bukanlah wanita idaman nya,
"yg G.R siapa, kau pikir kau masuk dalam kriteria ku? " jawab Salsa ketus
"yaaa... bisa jadi, bukti nya banyak wanita di luar sana yg mengejar ngejar ku" jawab Rafka lagi
"aku bukan sprti mereka, jadi jngn kau samakan, ayo cari di tempat lain lagi"
setelah medapatkan beberapa pakaian yg salsa cari, mereka pun kembali mencari pakaian santai, untuk salsa kenakan di dalam Rumah nanti, dan juga mencari beberapa perlengkapan lain nya
saat setelah seharian berbelanja, mereka pun kemudian langsung pulang kerumah
"Assalalamualaikum.."
ucap salsa saat memasuki Rumah
"waalaikumussalam.."
"kok sepi mbak, yg lain mana? "
ucap salsa bertanya pada mereka berdua
"bu maya dan bu rosa lagi keluar non, bapak belum pulang dari kantor nya, kalo non Rara sama non Rika ada di kamar nya"
jawab mbak ira menjelaskan sambil lalu mengambil barang bawaan nya bersama sri untuk membantu salsa dan membawakan nya ke kamar Rafka dan salsa
"ooh, ia mbak, makasih ya"
ucap Salsa sembari naik ke kamar rafka
"ia non" jawab mereka berbarengan
kreeet.. salsa pun membuka kamar yg sudah ada Rafka tengah berbaring di atas ranjang nya,
"haaah... apa iya aku nanti harus tidur di sini sama orang gak jelas ini"
gumam salsa dalam hati saat melihat rafka yg tengah berbaring di ranjang
"mbak bisa tolong langsung masukin kedalam lemari saya ya"
pinta salsa pada mbak sri dan mbak ira, lalu kemudian dia turun ke bawah meninggalkan Rafka dan menuju kamar Rika sepupu nya
tok..tok...tok..
tak lama kemudian pun Rika membukakan pintu kamar nya
__ADS_1
"hay pengantin baru..."
ucap Rika menggoda sepupu nya itu
"hiiiiis... apaan sih"
"gimana jalan jalan nya, seru gak? "
ucap Rika kembali sembari menggoda sepupu nya itu
"sudaah kau tak usah menghina ku lagi, aku lelah mau tidur"
jawab Salsa yg langsung menghempaskan tubuh nya ke atas Ranjang
"hey pengantin baru, kenapa kamu tidak tidur di kamar pengantin mu itu? "
"terus saja kau banyak bicara, maka aku akan keluar dari kamar mu ini dan tak akan menegurmu lagi"
ucap kesal salsa pada Rika
"jangan ngambek lah.."
bujuk Rika sambil mendekati salsa yg tengah berbaring di atas Ranjang
"gimana dia, apa bersikap baik pada mu?
tanya Rika pada Salsa ingin mengetahui apakah sepupu nya ini di perlakukan dengan baik atau tidak,
"aku malas bahas tentang dia"
"aku hanya ingin tau saja, kalau sampai dia berani macam macam sama mu, akan ku habisi dia"
ucap Rika sambil menggenggam tinju nya karna dia tak ingin sepupu nya itu di sakiti oleh siapa pun
"aku baik baik saja, dia gak akan berani macam macam sama ku tenang aja"
"ya.. bagus lah, aku selalu ada di garis depan jika terjadi sesuatu terhadap mu"
"oh ya, apa nanti malam kamu tidur dengan nya? "
tanya Rika lagi
"huuft... entah lah, maka nya aku datang ke kamar mu, aku malas ada dia di sana, "
ucap Salsa menunjukan wajah lesu nya
" hayooo... hati hati saja kamu nanti malam, nanti pas kamu sedang tidur dia ..
"hiis.. jangan tambah bikin aku takut aja doong"
salsa yg tiba tiba memotong pembicaraan Rika
"hayooo.... siap siap saja kamu malam ini ya"
goda Rika sambil tertawa
"berani dia macam macam sama ku, aku jamin gak akan ada lagi masa depan dia untuk menikmati hidup"
ucap salsa lagi dengan penuh yakin
"tapi kalo di lihat lihat dia tampan, kaya, orang tua nya juga sayang sama kamu, kenapa kamu gak mau sih sama dia, aku kalo jadi kamu.. langsung ku habisin dia malam ini sampai dia loyo"
ujar Rika sambil tertawa
__ADS_1
"ya sudah kamu saja yg tidur sama dia malam ini, aku tidur di tempat mu"
"yee... kamu pikir aku bisa di tukar begitu saja, hah.."