jatuh cinta dalam perjodohan

jatuh cinta dalam perjodohan
bab. 5 menantu idaman


__ADS_3

sesampai nya di meja makan,


keluarga kecil pak BRIMA pun akhir nya Sarapan pagi bersama, suasana pagi ini sangatlah berbeda,


walau hanya nasi goreng di temani dengan kerupuk ikan khas palembang kesukaan bu MAYA, tapi terasa sangat enak dan terlihat wajah mereka di penuhi rasa kebahagiaan, kecuali RAFKA dan SALSA,


ini adalah pertama kali nya mereka sarapan pagi, jadi SALSA masih terasa canggung dengan situasi ini, berbeda dengan bu ROSA, sejak tadi dia sudah membaur bersama pak BRIMA dan Bu MAYA


nambah lagi kak makan nya


"Ucap RARA yg kini sudah jadi adik ipar nya"


enggak dek, kakak udah kenyang, "jawab SALSA"


kamu mau nambah lagi??


kakak ambilin ya, "ucap salsa lagi pada adik ipar nya yg cantik itu"


boleh kak, tp sedikit aja "jawab RARA sambil tersenyum malu"


RARA itu badan nya aja yg kecil Sa, tapi makan nya banyak, "ucap pak BRIMA"


"RARA pun hanya bisa nyengir malu yg memperlihatkan gigi putih nya yg tersusun dengan rapi, pada kakak ipar nya itu"


RAFKA, hari ini kamu gak usah masuk kerja dulu ya, "ucap pak BRIMA"


kenapa Pa?


"tanya RAFKA"


kamu kan pengantin baru, masak iya langsung masuk kerja


ya gk masalah juga kan pa, lagian mau ngapain kalo gak kerja


hari ini SALSA kan libur kuliah, jadi kamu juga harus libur, ajak dia jalan jalan, cari baju dan perlengkapan yg lain nya "sambung bu MAYA pada RAFKA"


gak perlu tan.. MAMA, pakaian SALSA juga masih banyak kok "jawab SALSA hampir menyebut kata tante, karna ia belum terbiasa dengan panggilan MAMA pada bu MAYA"


udah gk papa, pokok nya nanti SALSA harus ikut pergi sama RAFKA, "ucap bu maya"


iya kan RAFKA?


iya Ma..

__ADS_1


"jawab RAFKA singkat yg awal nya ia mau menolak, tapi karna ada bu ROSA, yg kini sudah jado menantu nya, ia pun merasa tak enak hati jika menolak nya, maka ia pun hanya menyetujui ucapan ibu nya itu"


"begitu juga dengan SALSA yg hanya bisa menuruti apa kata orang tua nya"


hiiis... males banget aku harus pergi sama orang jutek satu ini "gumam SALSA dalam hati"


karna masih pagi dan MALL pun belum ada yg buka, bu MAYA pun mengajak SALSA ke kamar RAFKA yg bakal menjadi kamar SALSA juga, sedangkan Rafka masih berada di bawah sedang asik memainkan hand phone milik nya


SALSA, ini kamar kamu sama RAFKA, Mama harap kamu mau menerima Rafka ya


"ujar bu MAYA pada SALSA setelah memasuki kamar milik RAFKA, kemudian mengunci pintu kamar tersebut karna ia tak mau jika Rafka tiba tiba masuk dan mendengar pembicaraan mereka"


mama tau, kamu sama Rafka menikah karna terpaksa, MAMA mohooon banget sama kamu, kamu mau ya, mulai sekarang menerima rafka sebagai suami kamu, mama juga yakin, rafka suatu saat juga pasti akan menerima kamu


kamu sangat cantik, pasti banyak pria di luar sana yg menginginkan mu, mama juga bisa mastiin, rafka dia pasti akan jatuh cinta sama kamu "pinta bu maya sembari mengelus kepala SALSA penuh kasih saya"


Rafka orang nya memang cuek, sikap nya kadang dingin, kayak es batu, dia juga sering keluyuran, jarang di rumah, kadang juga pulang malam terus, tapi dia gak pernah berbuat kasar kok, mama juga yakin dia gak brani nyakitin kamu, karna dia sebenar nya lemah sama wanita, "ucap bu Maya sambil tersenyum"


mama harap kamu bisa bersabar ya menghadapi kelakuan nya nanti, tapi di balik itu semua, dia adalah orang yg sangat penyayang, tapi gengsi nya terlalu besar, ia tak mau menunjukan itu, kecuali sama RARA adik nya, yg selalu di manjakan sama Rafka,


"salsa yg mendengar cerita mertua nya ini pun langsung bergidik ngeri,"


mama kok bisa bisa nya sih jodohin aku sama orang macam dia,


"gumam nya dalam hati"


kamu nyesel ya nikah sama anak mama?


"tanya bu maya lagi pada salsa dengan raut muka sedih"


enggak kok ma, ini sudah jalan hidup Salsa, yg harus terus salsa jalankan sebaik mungkin


"ucap salsa pada bu maya, namun hati nya terasa sangat sakit"


mama sayaaang banget sama kamu "memeluk salsa"


mama janji, jika sampai RAFKA membuat kamu menangis atau sakit hati, mama yg akan memarahi nya, karna sekarang, kamu adalah anak kesayangan mama,


"ucap bu maya kembali seraya mengelus elus kepala SALSA yg masih berada dalam pelukan nya, bu maya tidak menganggap salsa menantu nya, tapi ia menganggap salsa sebagai anak nya sebdiri, karna sifat dan perilaku nya yg baik, bu maya pun sangat mengidamkan memiliki menantu seperti diri nya, dan pada akhir nya, ALLAH telah mengabulkan permintaan nya, walau hanya dengan perjodohan paksa, tapi dia yakin, benih benih cinta di antara mereka, cepat atau lambat, pasti akan tumbuh"


iya ma, salsa akan mencoba belajar jadi istri dan menantu yg baik buat kalian "jawab salsa membalas pelukan hangat bu rosa yg penuh cinta"


saat pukul 10.15

__ADS_1


Rafka dan Salsa pun pergi ke mall untuk berbelanja seperti apa yg di perintahkan oleh bu maya, mereka menaiki mobil sport BMW i8 milik Rafka



keluarga Pak Brima bukan lah keluarga teratas di jakarta, tapi jika hanya membeli beberapa mobil sport seperti lamborghini, porsche, atau ferrari bukan lah hal yg sulit bagi nya, namun Rafka lebih menyukai BMW i8 yg harga nya berkisaran 4 miliar rupiah


salsa yg dari keluarga biasa saja pun merasa kagum saat ia memasuki mobil tersebut, karna baru pertama kali nya bisa merasakan mobil sport yg sangat mewah bagi nya, untuk menaiki mobil mewah seperti ini, bermimpi pun ia tidak pernah, namun hari ini dia merasakan nya, tapi ekspresi wajah nya terlihar tenang dan santai, karna ia tak mau di anggap norak oleh Rafka


saat di perjalanan, suasana di dalam mobil pun sangat sunyi karna mereka berdua saling diam satu sama lain


salsa pun jadi semakin tidak tertarik untuk melanjutkan perjalan nya karna sikap dingin Rafka yg mendiam kan nya sejak awal tadi


hiiis... orang macam apaan sih dia, ajak ngomong kek, sekedar basa basi atau apalah, ini malah diem aja, emang dia pikir bawa patung, "gumam kesal salsa dalam hati"


aku turun di depan sana saja, "ucap salsa sambil menunjuk ke arah minimarket yg ada di depan"


mau beli apa "akhir nya suara yg dingin Rafka yg dari tadi di simpan nya pun keluar"


gak ada, aku mau lanjutin naik taksi saja, biar aku sendiri aja yg belanja, "jawab ketus salsa karna merasa jengkel dengan sikap Rafka"


"Rafka pun terus melanjutkan kendaraan nya tanpa memperdulikan ucapan salsa setelah dia tau tujuan nya ingin turun"


heei...


aku kan bilang berhenti di depan, kenapa kamu terus maju?? 'ucap salsa yg semakin kesal"


mama menyuruh ku untuk mengantar kamu, bukan meninggalkan mu


"jawab Rafka kembali"


his, mau ngantar tapi gk ikhlas, dasar..


gumam salsa lirih


apa kamu bilang??


ucap Rafka yg mendengar ucapan nya tadi


aku bilang,...


kamu mau nganterin aku tapi gak ikhlas, jadi aku mohon turunin aku sekarang, biar aku jalan sendirian, sekarang...


apa kamu paham saudara Rafka nugroho yg terhormat

__ADS_1


"jawab salsa yg sedikit meninggikan nada bicara nya pada Rafka karna sudah merasa kesal, sambil bersedekap tangan"


Rafka pun hanya mengabaikan Salsa dan terus melanjutkan perjalanan nya, dan tak lama kemudia mereka pun telah sampai di salah satu mall besar yg ada di jakarta,


__ADS_2